Agar Tetap Sehat Di Usia Tua Konsumsi 5 Nutrisi Penting

Additional Image

Waktu Posting : 22-08-2014 03:53 | Dibaca : 5693x

Mempunyai badan yang sehat dan bugar tidak cuma yang dimimpikan orang yang masih tetap muda saja, bahkan juga orang yang telah tua juga pula menginginkan hal yang sama. Terlebih saat-saat tersebut malah kesehatan mereka butuh dijaga lebih kuat lantaran rawan sekali pada semua bentuk penyakit serta penurunan kesehatan dengan cara mencolok. 

Nah, ada sejumlah daftar jenis makanan yang dapat jadi konsumsi penting kaum dewasa lansia supaya terus sehat serta terlepas penyakit, diantaranya adalah :

1. Vitamin D 
Kebanyakan orang lansia bakal menjalani penurunan kandungan vitamin D serta kalsium yang akut hingga rawan diserang osteoporosis serta beragam jenis penyakit tulang serta sendi. Vitamin ini dengan cara alami dapat diperoleh dari cahaya matahari tiap-tiap hari, serta ini bakal menyebabkan badan bisa menyerap kalsium tambah baik. 
 
Baca juga : Cara Mengatasi Efek Buruk AC Pada Kulit  

Jadi, kerap berolahraga pagi seperti jogging atau mungkin jalan kaki sepanjang 30 menit sampai 1 jam dengan cahaya matahari yang sehat serta hawa yang fresh dan konsumsi makanan seperti telur, sereal, minyak ikan cod, tuna serta salmon, dapat jadi pilihan mencukupi keperluan vitamin D. Anda pula dapat mengkonsumsi suplemen vit. D. 

2. Vitamin C 
Vitamin C adalah satu diantara anti-oksidan alami yang bakal menolong melawan radikal bebas, meremajakan kulit serta melakukan perbaikan beberapa sel badan yang rusak. Waktu umur makin tua, badan menjalani penurunan dalam system imun serta pengobatan alami, hingga konsumsi vitamin C pula amat utama untuk Anda yang lansia. 

Studi sudah menunjukkan bahwasanya vitamin ini bisa menambah produksi kolagen pada badan kita, yang dibutuhkan untuk melakukan perbaikan jaringan serta mengobati luka. Vitamin C pula di kenal bisa menghindari penyakit berat seperti kanker, stroke, serangan jantung, serta lain sebagainya. Jadi, memperbanyak makan buah serta sayur ialah satu keharusan untuk orang lanjut usia. 
 
Baca juga : 5 Cara Sehat Mencegah Kolesterol dan Batu Empedu  

3. Serat makanan 
Makin banyak umur, makin melemah kemampuan kerja organ pada badan hingga diperlukan semakin banyak nutrisi. Sama seperti dengan system pencernaan yang pula melambat, dewasa lanjut usia pula membutuhkan semakin banyak serat untuk memperlancar pencernaan. Anda dapat mengkonsumsi beras merah, kacang-kacangan, buah serta sayur semakin banyak serta hindari makanan bersantan serta berlemak. 

4. Kalsium 
Kalsium pun perlu dikonsumsi orangtua lantaran kepadatan tulang makin merasakan penurunan waktu umur tua. Jadi, perlu untuk memberikan konsumsi kaya kalsium seperti keju, susu, yogurt, serta sayuran hijau ke menu harian orang lansia. 

5. Air 
Ini pula amat perlu, terlebih untuk memperlancar pencernaan serta detox badan. Air memegang peran amat utama dalam kelancaran peredaran darah serta manfaat reguler sel badan. Demikianlah kenapa orangtua pun mesti banyak minum juice buah, air putih serta minuman hangat seperti teh herbal. 

Itu dia lima daftar penting makanan yang dapat dikonsumsi orang lansia. Walau sebenarbya Anda belum termasuk lanjut usia, tetapi mengaplikasikan konsumsi 5 daftar makanan itu pula bakal berefek periode panjang melindungi kesehatan Anda. 

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke!

05-07-2016 10:25

Nih... Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke! Stroke memang menjadi momok menakutkan karena bisa menyebabkan kelumpuhan, bahkan kematian. Di Indonesia stroke menjadi penyakit utama penyebab kematian. Merujuk data Harian Kompas,tahun 2015 lalu dari 41.590 kematian sepanjang Januari sampai Desember 2014, stroke menyumbang angka kematian sebanyak 21,1 persen. Angka ini tertinggi dibandingkan penyakit lain, seperti jantung dan pembuluh darah 12,9 persen, serta diabetes melitus dan komplikasinya 6,7 persen. Angka penderita stroke di Indonesia juga meningkat. Dari data Riset Kesehatan Dasar (riskesdas) 2013, prevalensi stroke di Indonesia 12 orang per 1.000 penduduk. Jumlah itu naik dibandingkan data Riskesdas 2007 yang hanya 8 orang per 1000 warga. Baca juga : Durasi Tidur yang Tepat Cegah Diabetes   Selain karena usia lanjut, perubahan gaya hidup masyarakat yang cenderung mengonsumsi makanan tak sehat adalah salah satu faktor penyebab meningkatnya jumlah penderita stroke. Berikut ini beberapa makanan pemicu serangan stroke: Makanan manis Makanan manis memang menggugah selera, tetapi mengonsumsinya secara berlebihan dapat meningkatkan glukosa-kadar gula dalam darah. Dalam jangka panjang, kadar gula darah tinggi pada tubuh akan merusak pembuluh darah dan jaringan, menyebabkan diabetes, gangguan penglihatan serta kerusakan saraf, juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Terlalu banyak asupan makanan manis juga dapat menyebabkan obesitas atau kelebihan berat badan. Obesitas dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah yang memicu terjadi stroke. Daging merah Riset Harvard School of Public Health mengungkapkan konsumsi sajian daging merah sebanyak dua porsi atau lebih setiap hari meningkatkan risiko terkena stroke hingga 28 persen bagi pria. Satu sajian daging merah setara dengan 4-6 ons daging. Sementara itu, wanita yang tiap hari makan dua sajian daging merah berisiko terserang stroke 19 persen lebih tinggi dibanding yang makan daging lebih sedikit. Kandungan lemak jenuh di daging merah mampu menimbulkan plak protein dalam pembuluh darah. Penumpukan plak ini dapat menyumbat arteri sehingga meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung. Keripik, kerupuk dan gorengan Beragam kudapan, seperti muffin, donat, keripik, kerupuk atau camilan panggang lain biasanya menjadi makanan wajib saat menemani aktivitas Anda. Padahal semua jenis kudapan itu mengandung lemak trans tinggi yang dapat meningkatkan risiko stroke. Lemak trans memiliki beberapa sifat jahat, seperti menyumbat saluran pembuluh darah dan meningkatkan konsentrasi lipid (lemak) pada tubuh. Lemak jenis ini juga dapat meningkatkan Kolesterol jahat dalam darah serta menurunkan Kolesterol baik. Minuman soda Menurut hasil studi Institute for Health Clinic dan Harvard University Cleveland, pemanis tambahan di soda dapat meningkatkan kadar gula darah dan insulin sehingga bisa memicu terjadinya peradangan dan resistensi insulin. Bila keadaan itu terus-terusan terjadi, suplai oksiden melalui pembuluh darah ke otak bisa mengalami penyumbatan akibat zat aktif yang terdapat dalam soda. Makanan kaleng dan cepat saji Makanan kaleng dan cepat saji umumnya mengandung kadar sodium dan garam tinggi. Konsumsi berlebihan dua zat ini dapat meningkatkan risiko terkena stroke. Namun, bila Anda ingin tetap mengonsumsi makanan dengan kandungan sodium dan garam maksimal adalah 1.500 miligram (mg) perhari. Hal ini sesuai dengan rekomendasi Asosiasi jantung dan Stroke Amerika Serikat. Oleh karena itu, sebelum Anda membeli makanan kaleng dan kemasan baca dahulu label makanan dengan teliti. Anda juga wajib waspada dengan sodium dalam bentuk lain, seperti baking soda, baking powder, MSG (monosodium glutamate), disodium phosphate, sodium alginate yang biasanya ada pada ragam kue kering, roti dan snack ringan dalam kemasan. Pola makan sehat Tapi, jika ingin meminimalisir risiko terserang stroke, ada baiknya Anda segera mengubah pola makan dari tak sehat menjadi sehat. Kurangi, bahkan bla perlu, tinggalkan jenis makanan berbahaya bagi kesehatan, seperti makanan manis, daging merah, gorengan, minuman soda, dan makanan kaleng. Perbanyaklah asupan makanan sehat, seperti buah-buahan, sayuran-sayuran hijau, dan makanan berserat tinggi. Untuk asupan protein hewani sebaiknya mengonsumsi daging ikan atau ayam. Bila rindu dengan kudapan manis, sebaiknya pilih camilan dengan kandungan gula alami. Jenis gula seperti ini biasanya berasal dari buah-buahan dan jagung. Lakukan perubahan pola makan secara teratur, mulai dari sarapan pagi, makan siang, dan makan malam. Apalagi saat ini sudah ada aplikasi mobile phone yang bisa membantu Anda menjalani pola makan sehat. Beberapa aplikasi bahkan bisa memasukkan menu makanan sehat dan jadwal konsumsinya. Sehingga saat tiba waktunya makan aplikasi ini dapat mengingatkan Anda melalui fitur reminder. Baca juga : Ingin Coba? Ini Ternyata Manfaat Pakai Kaos Kaki Isi Bawang Merah   Tak hanya makanan, aplikasi itu juga memungkinkan Anda mengingat dan mengatur frekuensi minum air putih, kopi dan teh dalam satu hari. Aplikasi dengan detail seperti itu antara lain adalah Medcare. Selain membantu menjalankan pola makan sehat, aplikasi tersebut juga dapat mengatur rutinitas Anda berolahraga dan beristirahat. Aplikasi yang tersedia di Playstore dan App Store itu juga dapat memungkinkan Anda mengukur masa indeks tubuh dengan memasukkan tinggi dan berat badan.   Nah, dengan begitu, pola makan sehat bukanlah perkara susah untuk Anda jalankan. Risiko Anda terserang stroke pun dapat diminimalisir.  

Featured Image
Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran

18-06-2014 23:06

Pernahkah Anda menonton video di YouTube tentang telur yang matang lebih cepat karena pengaruh telepon genggam? Ancaman radiasi dari ponsel memang tak bisa dianggap sepele. Jika radiasi telepon genggam saja bisa membuat telur matang sempurna, apa jadinya telinga kita jika hampir setiap hari menempel dekat sekali dengan alat elektronik itu? Perdebatan mengenai bahaya gelombang elektromagnetik dan radiasi dari telepon seluler bagi kesehatan manusia sudah berlangsung sangat lama. Ada ilmuwan yang membenarkan mengenai bahaya tersebut, ada pula yang membantahnya. Dasarnya, penelitian seputar pengaruh telepon genggam terhadap manusia menunjukkan hasil yang berbeda. Namun, pada intinya semua perangkat yang mengeluarkan gelombang elektromagnetik pasti bisa mempengaruhi tubuh manusia. Eksperimen sederhana seperti menggoreng telur menggunakan radiasi dari telepon genggam yang tengah aktif menunjukkan bahwa gelombang itu mengubah sesuatu yang organik. Baca juga : Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran  Eksperimen itu cukup masuk akal karena frekuensi yang digunakan telepon genggam mirip dengan microwave yang juga mengandalkan gelombang elektromagnetik, memang digunakan untuk memanaskan makanan dalam kehidupan sehari-hari. Yang menjadi masalah adalah, penggunaan telepon genggam sangat dekat ke telinga dan otak yang sangat sensitif terhadap gelombang frekuensi tertentu. Orang yang secara rutin berdiri di dekat antena microwafe selama dua-tiga tahun dapat dipastikan akan sakit. Gelombang elektromagnetik dapat mempengaruhi struktur dalam tubuh, termasuk komposisi berbagai macam cairan dalam telinga seperti ion kalium, ion natrium, protein, serta berbagai enzim. Padahal cairan-cairan itu sangat penting dalam proses pendengaran. Penyebab gangguan pendengaran yang lebih signifikan sebenarnya adalah suara. Jangan pikir hanya suara keras seperti konser dan kegaduhan pabrik yang bisa membuat seseorang kehilangan pendengarannya. Suara musik dari pemutar musik MP3 juga berpotensi membuat pendengaran kita terganggu jika kita terbiasa menyetel volume musik di atas 60% dengan durasi lebih dari satu jam setiap hari. Paparan suara yang keras dapat merusak sensor yang berada di sel rambut dalam rumah siput telinga. Ironisnya, suara-suara itu menyerang frekuensi percakapan di atas 2.000 Hertz terlebih dahulu. Sementara itu, frekuensi percakapan itu berada pada 500 Hertz, 1.000 Hertz, 2.000 Hertz, dan 4.000 Hertz. Dengan begitu, banyak penderita gangguan pendengaran yang terlambat menyadari bahwa pendengarannya bermasalah. Baca juga : Tips Sukses Diet Sehat  Baik telepon genggam maupun suara gaduh bukanlah hal asing dalam hidup kita. Bagaimana pun harus diakui, kita tidak bisa begitu saja melepaskan diri dari kedua hal tersebut. Telepon genggam (ponsel) misalnya, mengambil peranan penting dalam kelangsungan komunikasi kita. Sementara itu, kebisingan juga tak dapat terhindarkan terutama untuk masyarakat perkotaan. Yang bisa kita lakukan mungkin menekan risiko sampai sekecil mungkin, demi menghindarkan diri dan keluarga dari segala ancaman kesehatan. Ini bisa kita  lakukan dengan aktif melakukan pencegahan. Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran Gunakan handsfree untuk menerima panggilan dari telepon genggam. Semakin dekat telepon genggam dengan telinga, semakin besar pula potensi radiasi yang akan terpaapr pada kepala kita. Usahakan tidak menerima panggilan telepon terlalu lama. Pilih jenis telepon genggam dengan tingkat radiasi terendah. Jika suhu telepon genggam terasa meningkat alias memanas, sebaiknya jauhkan dari tubuh kita. Jauhkan telepon genggam dari anak-anak karena otak dan tubuh mereka masih dalam tahap perkembangan yang sangat sensitif terhadap segala potensi gangguan. Setel volume pemutar musik MP3 atau radio maksimal 60%. Sebaiknya tidak mendengarkan musik melalui earphone lebih dari satu jam. Hindari membiarkan anak-anak berada di pusat permainan di mall selama berjam-jam. Hindari berada di tempat bising seperti konser dan klub malam dalam waktu lama. Periksakan telinga ke dokter THT setiap 3-6 bulan sekali.

Featured Image
Menjalani Protokol New Normal, Lakukan 6 Hal Ini

27-07-2020 00:27

Istilah protokol new normal memang sedang menjadi bahan perbincangan masyarakat Indonesia, karena protokol tersebut harus dilakukan menuju kondisi new normal sekarang ini. Semenjak ada peraturan lock down dan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) sebelumnya, baru sekarang inilah mulai diberlakukan lagi kondisi new normal atau pelonggaran setelah covid mewabah. Adapun protokol yang harus dijalankan oleh seluruh masyarakat tersebut adalah: Menjaga Kesehatan Diri Ini adalah awal dari protokol pribadi setiap orang, yaitu dengan menjaga kesehatan diri melalui gaya hidup sehat dan mengkonsumsi asupan bergizi dan menjaga imun tubuh. Serta menggunakan masker serta penggunaan hand sanitizer atau mencuci tangan secara rutin, terutama di tempat umum. Protokol Bekerja Di Kantor Bagi yang bekerja atau karyawan, akan sangat banyak sekali yang harus dilakukan dan diperhatikan terutama bagi perusahaan. Yaitu, dimulai dengan menyediakan semua hal yang diperlukan untuk bisa menjaga kesehatan diri dan lingkungan dengan menyediakan alat pencuci tangan di kantor, menggunakan masker menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan kantor. Pastikan area kantor selalu bersih dan higienis. Selain itu, bagi perusahaan agar mengusahakan untuk jam kerja yang tidak terlalu larut guna menjaga kesehatan para pekerja agar bisa beristirahat bahkan sebisa mungkin tidak diadakan system kerja shift. Juga tidak lupa membentuk tim penanganan covid 19 khusus di setiap perusahaan. Masih Berlakukan Physical Distancing Walaupun sudah menuju new normal, tetap berlakukan physical distancing sebagai protokol new normal yang harus dijalani. Membiasakan Menggunakan Barang Pribadi Selain menjaga kesehatan diri, kita juga harus membiasakan menggunakan barang pribadi sendiri. Seperti alat makan, mukena dan lainnya. Menyediakan Pengukuran Suhu Setiap tempat-tempat umum wajib menyediakan pengukuran suhu, agar di tempat-tempat tertentu bisa dilakukan pengecekan suhu tubuh bagi setiap orang yang masuk ke tempat-tempat umum seperti mall, bank, dan lainnya. Tata Cara Berkumpul Di Luar Rumah Untuk yang melakukan kegiatan diluar rumah, lakukanlah kegiatan dengan sebaik-baiknya. Ketika ingin berkumpul di luar rumah harus mengikuti tata caranya, yaitu tetap menggunakan masker, menjaga jarak masing-masing, serta melakukan yang sudah menjadi rutinitas yaitu sering mencuci tangan dan tidak saling bersentuhan terlebih dulu. Dalam melakukan protokol new normal ini, sebisa mungkin sangat diperhatikan aspek-aspek penting untuk menjaga kesehatan di luar rumah terutama di tempat keramaian. Seperti misalnya di pasar yang akan terjadi penumpukan orang, usahakan tetap menjaga jarak aman dan menggunakan masker.

...