Waktu Posting : 07-06-2014 20:40 | Dibaca : 2844x
28-05-2014 12:53
Penderita asam urat tinggi, memanglah mesti hati-hati pada makanan. Diet yang dikerjakan, mesti mencukupi prasyarat semacam tersebut : 1. Pembatasan purin Jika sudah berlangsung pembengkakan sendi maka penderita masalah asam urat mesti melakukan diet bebas purin. Tetapi lantaran nyaris seluruh bahan makanan sumber protein memiliki kandungan nukleoprotein maka hal semacam ini nyaris mustahil dikerjakan. Maka yang perlu dikerjakan ialah membatasi konsumsi purin jadi 100-150 mg purin /hari (diet normal umumnya memiliki kandungan 600-1.000 mg purin /hari). 2. Kalori sesuai dengan kebutuhan Jumlah konsumsi kalori mesti benar sesuai dengan keperluan badan menurut pada tinggi serta berat tubuh. Penderita masalah asam urat yang berat tubuhnya berlebihan, berat tubuhnya mesti diturunkan dengan terus mencermati jumlah konsumsi kalori. Konsumsi kalori yang terlampau sedikit dapat juga menambah kandungan asam urat lantaran ada keton bodies yang bakal menurunkan pengeluaran asam urat lewat urin. Baca juga : Inilah Rahasia Umur Panjang 3. Karbohidrat tinggi Nasi, roti, singkong, serta ubi yang termasuk ke dalam karbohidrat kompleks amat baik dikonsumsi oleh penderita masalah asam urat sebab melalui urin ini akan terjadi penambahan pengeluaran asam urat. Ada baiknya karbohidrat kompleks ini dikonsumsi tak kurang dari 100 gram /hari. Sebaiknya hindari karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, gulali, permen,sirop dan arum manis lantaran fruktosa bakal menambah kandungan asam urat dalam darah. 4. Rendah protein Protein terlebih yang datang dari hewan bisa menambah kandungan asam urat dalam darah. Sumber makanan yang memiliki kandungan protein hewani dalam jumlah yang tinggi, umpamanya hati, ginjal, otak, paru serta limpa. Konsumsi protein yang disarankan untuk penderita masalah asam urat ialah sebesar 50-70 gram/hari atau 0, 8-1 gram/kg berat tubuh/hari. Sumber protein yang dianjurkan ialah protein nabati yang datang dari susu, keju serta telur. 5. Rendah lemak Lemak bisa menghalangi ekskresi asam urat lewat urin. Makanan yang digoreng, bersantan, dan margarine serta mentega baiknya dihindari. Konsumsi lemak baiknya sejumlah 15 % dari keseluruhan kalori. Baca juga : Diet Alami dengan Jeruk Nipis 6. Tinggi cairan Konsumsi cairan yang tinggi bisa menolong mengeluarkan asam urat lewat urin. Karenanya, Anda dianjurkan untuk menggunakan minum minimum sejumlah 2, 5 liter atau 10 gelas satu hari. Air minum ini dapat berbentuk air putih masak, teh, atau kopi. Kecuali dari minuman, cairan dapat didapat lewat buah-buahan yang masih segar yang memiliki kandungan banyak air. Buah-buahan yang dianjurkan ialah semangka, melon, blewah, nanas, belimbing manis, serta jambu air. Kecuali buah-buahan itu, buah-buahan yang lain juga bisa dikonsumsi lantaran buah-buahan amat sedikit memiliki kandungan purin. Buah-buahan yang baiknya dihindari ialah alpukat serta durian, lantaran keduanya memiliki kandungan lemak yang tinggi. 7. No alkohol Menurut riset dikenali bahwasanya kandungan asam urat mereka yang mengkonsumsi alkohol lebih tinggi dibanding mereka yang tak mengkonsumsi alkohol. Hal semacam ini ialah lantaran alkohol bakal menambah asam laktat plasma. Asam laktat ini bakal menghalangi pengeluaran asam urat dari badan.
10-08-2017 10:14
Tak dapat dipungkiri jika kulit merupakan salah satu aset yang selalu dirawat agar tetap sehat dan cantik. Perawatan kulit ini dilakukan oleh semua orang tak memandang usia, baik usia muda hingga tua. Terlebih saat usia memasuki 30 tahun keatas, pasti memerlukan perawatan ekstra untuk menjaga kulit agar tetap sehat. Hal ini karena siring bertambahnya usia maka elsatisitas dan tingkat kelembaban kulit pun akan mengalami perubahan. Menjaga kesehatan kulit sejak dini sangat penting dilakukan agar kulit tetap cerah walaupun pertambahan usia terus berlangsung. Melakukan perawatan kulit dapat dilakukan dimanapun Anda berada, namun yang paling efektif adalah melakukannya sendiri di rumah karena dapat dilakukan rutin setiap hari. Lakukanlah mulai dari hal-hal sederhana seperti membiasakan mandi secara rutin dan jangan terlalu sering mandi air panas agar kelembaban kulit tetap terjaga. Hindari menggunakan sabun mengandung bahan iritan yang dapat mengikis minyak pada kulit karena akan membuat kulit kering. Beberapa kebiasaan lain yang dapat menjaga kulit agar tetap cerah dan sehat, antara lain : Menggunakan Cream Pelembap. Cream pelembap yang digunakan setiap hari dapat mengatasi masalah kulit kering. Gunakanlah cream pelembap yang mengandung SPF agar kulit tetap terlindung dari paparan sinar matahari. Orang dengan tipe kulit kering bisa menggunakan pelembap yang mengandung asam hialuronat dan dimethicone karena mampu menjaga kulit tetap terhidrasi dengan baik. Menggunakan Cream Pemutih . Menggunakan cream pemutih setiap hari dapat membantu meratakan warna gelap pada kulit. Hal ini dikarenakan produk cream pemutih mampu mengurangi produksi melanin yang dapat membuat kulit menjadi kusam. Saat memilih produk kecantikan, selalu pastikan kandungan Cream pemutih tersbeut aman digunakan. Vitamin. Vitamin dan kandungan zat lain yang mampu membuat kulit tampak lebih putih yaitu vitamin A, vitamin C, omega 3 dan 6 serta asam hialuronat. Selain itu, ada beberapa kandungan lain yang juga dapat menjaga kesehatan kulit yaitu vitamin B3, vitamin E. peptida, fitohormon, asam amino dan retinol. Tabir Surya. Tabir surya juga tak kalah pentingnya digunakan setiap hari karena mampu melindungi kulit dari paparan sinar matahari secara langsung yang dapat menyebabkan munculnya kerutan, bintik-bintik tanda penuaan kulit serta masalah kesehatan seperti kanker kulit. Disarankan untuk menggunakan tabir surya yang setidaknya mengandung SPF 24. Pengelupasan. Pengelupasan bertujuan untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan juga kotoran yang menempel dan menumpuk pada kulit. Dengan adanya pengelupasan maka regenerasi kulit secara alami akan terjadi dan kulit pun akan tampak lebih cerah.
11-06-2014 19:07
Bersamaan dengan pemanasan global yang berlangsung akhir-akhir ini, serta bikin matahari bercahaya dengan amat terik. Keadaan ini dapat bikin kulit Anda terbakar. Tetapi, apakah Anda mesti ada didalam rumah selalu untuk hindari paparan cahaya matahari yang bisa membakar kulit Anda? Pastinya tidak kan? Pasalnya Anda mesti terus bekerja serta mengerjakan sebagian kesibukan diluar rumah. Tetapi, bagaimana bila kulit Anda terbakar disebabkan terkena secara langsung cahaya matahari? Nah, sejumlah panduan di bawah ini dapat Anda kerjakan untuk menjaga kulit terbakar lantaran cahaya matahari. Air Dingin Kulit yang terbakar disebabkan terkena cahaya matahari pada intinya ialah satu reaksi inflamasi (reaksi radang) yang berlangsung pada kulit serta satu diantara langkah paling gampang untuk mengobatinya ialah dengan mendinginkan sisi yang mengalami peradangan. Anda dapat mengompresnya dengan air dingin, atau Anda dapat segera melompat ke dalam kolam renang untuk mendinginkannya. Tetapi, Anda butuh waspada bila kolam renang itu memiliki kandungan zat klorinasi, lantaran klorinasi bakal bikin kulit yang terbakar makin iritasi. Baca juga : Ini Dia Manfaat Tertawa Bagi Kesehatan Baking Soda serta Oatmeal Baking Soda serta oatmeal ialah satu diantara bahan yang bisa bikin kulit Anda yang terbakar makin membaik. Langkahnya ialah dengan menuangkan satu sendok makan baking soda kedalam bak mandi atau bathtube yang penuh air, lalu rendamlah badan Anda kira-kira 10 menit untuk menolong meminimalkan rusaknya kulit disebabkan cahaya matahari. Kecuali itu, Anda dapat juga memberikan oatmeal waktu mandi yang berperan untuk menjaga kelembapan kulit serta kurangi iritasi. Tetapi, janganlah gosok kulit dengan handuk waktu usai mandi. Usaplah dengan cara perlahan-lahan, untuk hindari gesekan yang terlampau keras pada kulit yang iritasi. Lidah Buaya Kecuali untuk menyuburkan rambut, lidah buaya nyatanya telah benar-benar populer berguna untuk menyembuhkan asam lambung. Langkahnya gampang, Anda bisa mengambil daging daun lidah buaya yang berwarna putih 3-4 kali sampai lendir yang menempel menyusut. Sesudah itu rebus daging lidah buaya sampai mendidih. Untuk menyingkirkan rasa pahit Anda bisa memberikan madu semacam pemanis. Chamomile Teh chamomile berperan untuk bikin tenang serta rileks orang yang meminumnya. Tak cuma itu saja, chamomile dapat juga menyembuhkan kulit yang iritasi disebabkan terbakar cahaya matahari. Langkahnya ialah dengan menyeduh teh chamomile, sesudah dingin rendam kain sampai menyerap air teh, lalu tempelkan kain itu di bagian kulit yang iritasi. Tetapi, bila Anda alergi pada serbuk sari kemungkinan Anda tak dapat memakai langkah tersebut, lantaran mungkin menyebabkan alergi Anda. Baca juga : Vertigo, Kenalilah Penyebabnya Pakai Baju Longgar Memakai baju longgar bisa kurangi gesekan pada kulit serta baju yang dapat bikin iritasi makin jelek. Kulit adalah sisi terluas dari badan Anda, oleh karenanya berikanlah sebagian area untuk kulit agar bisa bernafas dari baju yan terlampau ketat. Bahan baju seperti katun bisa dipakai waktu Anda keluar dari rumah, lantaran kecuali bisa membuat perlindungan kulit dari paparan cahaya matahari dengan cara segera, baju bernbahan katun bisa menyerap keringat. Konsumsi Lebih Banyak Air Putih Mengkonsumsi air putih semakin banyak dari lazimnya bakal menolong melindungi kelembapan kulit. Bila kulit sudah berjuang melawan cahaya matahari yang menyebabkan kulit jadi terbakar, maka Anda juga butuh membuat perlindungan kulit dari dalam dengan konsumsi air putih yang cukup untuk melindungi kelembapan kulit itu. Pakai Pelembab Dengan berbagai penyembuhan yang sudah dibicarakan di muka, Anda masih butuh memakai pelembab. Hal semacam ini untuk mencegah kulit terkelupas. Anda dapat memoleskan pelembab (body lotion) dengan cara teratur serta jauhi pelembab yang memiliki kandungan pewarna atau aroma yang malah bisa bikin kulit makin iritasi.