Waktu Posting : 31-05-2014 19:45 | Dibaca : 2380x
Meski tampaknya tidak serius, kram atau nyeri otot selalu tidak menyenangkan penderitanya. Biasanya muncul akibat berlebihnya aktivitas fisik saat berolahraga.
Gejala
Adapun gejala kram dan nyeri otot bisa ditengarai dengan timbulnya hal-hal berikut :
Apa Itu Kram Dan Nyeri Otot?
Ada dua tipe nyeri otot. Pertama, nyeri dan kaku akan makin parah saat beraktivitas (lari, jalan, menggali, membawa beban). Dokter menyebutnya delayed onset muscle soreness (DOMS). Tipikalnya, dimulai sehari atau dua hari setelah aktivitas, bahkan hingga seminggu.
Baca juga : Jangan Sepelekan Influenza
Bila otot tiba-tiba berkontraksi dan tidak dapat rileks, inilah nyeri tipe kedua, disebut kram. Biasanya mengenai paha, betis, telapak. Dapat terjadi setiap waktu, bahkan saat tidur sekalipun.
Penyebabnya
Meski kondisi tubuh oke, aktivitas baru bisa menyebabkan nyeri otot. Contohnya, Anda seorang pelari. Ketika menolong teman menggeser meja yang berat, nyeri pada lengan dan bahu bisa muncul.
Para ahli bilang, nyeri merupakan gejala robekan mikroskopik (sangat kecil) pada otot, yang akan membaik selama beberapa hari. Aktivitas yang menuntut otot meregang agak kuat seperti berlari menuruni bukit kerap menyebabkan terjadinya cedera.
Sebaliknya, kram otot bukanlah hasil dari cedera, meski tidak ada yang tahu tepatnya kenapa hal ini terjadi. Barangkali akibat tidak seimbangnya mineral-mineral (kalsium, megnesium, potasium, sodium) yang mengatur kontraksi dan rileksasi otot atau karena kurang air.
Latihan fisik yang terlalu berat sepanjang hari bisa jadi memunculkan kram pada bertis yang menimbulkan nyeri cukup menyakitkan saat Anda tidur nyenyak di malam hari, seperti juga bila Anda memakai sepatu bersol tinggi atau terlalu sempit.
Penanganan
Agar kebutuhan mineral menyokong kontraksi otot, asuplah kalsium dan magnesium secara rutin. Kebanyakan orang mendapatkan cukup potasium dan sodium atau natrium dari bahan makanan yang ada. Konsumsi juga vitamin E setiap hari jika Anda cenderung mudah mengalami kram saat berolahraga.
Baca juga : Jaga Kesehatan Mulut Untuk Redam Penyakit
Para binaragawan acapkali menggunakan suplemen kreatin untuk meningkatkan massa otot. Bahan ini terbukti menolong mengembalikan robekan mikroskopik saat latihan berat atau cedera terjadi.
Apalagi yang bisa dilakukan?
Atasi dengan herbal
04-05-2014 09:52
Jangan Anggap Remeh Flu - Serangan flu seringkali dianggap sepele, apalagi yang tergolong ringan. Padahal ada beberapa jenis flu yang tak bisa dipandang remeh. Bukti menunjukkan jenis flu tertentu mampu merenggut nyawa seseorang, misalnya serangan influenza di Hongkong yang ditularkan melalui hewan beberapa waktu lalu. Makanya jangan anggap remeh dan sepelekan flu, betapapun ringannya penyakit tersebut karena flu bisa berkembang menjadi komplikasi pernapasan, seperti pneumonia. Flu atau influenza disebabkan oleh virus influenza. Ia menyerang sistem pernapasan mulai hidung, tenggorokan hingga paru-paru. Flu berbeda dengan pilek. Influenza seringkali datang tiba-tiba dan memperlihatkan gejala seperti demam, sakit kepala, rasa capek, batuk kering, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, pegal-pegal. Sebenarnya flu bisa menyerang setiap orang, namun parah atau tidaknya tergantung pada fit atau tidaknya seseorang. Kebanyakan orang yang influenza akan membaik dalam satu atau dua minggu, tetapi bisa jadi flu itu justru berkembang menjadi penyakit komplikasi pernapasan, misalnya pneumonia. Baca juga : Membangun Pola Hidup Sehat Dengan Mengkonsumsi Sayur Dari jutaan orang di Amerika Serikat, setiap tahunnya sekitar 10% hingga 20% mengalami influenza. Sekira 36.000 orang per tahun di AS meninggal gara-gara influenza dan 114.000 per tahun harus dirawat di rumah sakit. Setiap orang di setiap lapisan umur, meskipun ia sedang sehat, bisa terkena flu dan berkembang menjadi penyakit serius. Seseorang yang berusia 65 tahun ke atas, seseorang yang memiliki penyakit kronik, serta anak kecil lebih rentan terkena komplikasi akibat flu. Pneumonia, bronkhitis, serta infeksi sinus dan tenggorokan merupakan tiga contoh yang sering terjadi. Flu juga dapat membuat masalah kesehatan menjadi lebih buruk. Misalnya seseorang penderita asma bisa mendapat serangan asma saat ia terkena flu. Flu bisa menyebar lewat batuk seorang penderita. Bahkan saat penderita bersin atau saat ia berbicara, virus bisa langsung menyebar. Virus masuk melalui hidung, tenggorokan kemudian ke paru-paru dan berkembang menjadi flu. Influenza pun mungkin menyebar saat orang menyentuh suatu benda yang terpapar virus flu, misalnya pegangan pintu. Saat orang yang sehat menyentuh hidung setelah memegang pegangan pintu yang tercemar virus (tanpa mencuci tangan sebelumnya), maka bisa jadi sang virus masuk ke hidungnya dan menyebar melalui sistem pernapasannya. Baca juga : Penyakit yang di Anggap Ringan, Tapi Mematikan! Seseorang dapat terkena flu sehari sebelum ia merasakan sakit. Orang dewasa dapat merasakannya dalam waktu tiga hingga tujuh hari setelah gejala muncul. Sedangkan anak-anak dapat terkena virus lebih lama dari tujuh hari. Gejalanya dimulai satu hingga empat hari setelah virus masuk ke badan. Beberapa orang yang terinfeksi bisa saja tidak merasakan gejala tersebut. Namun dalam waktu itu, dapat menyebarkan virus pada orang lain. Apa yang mesti dilakukan jika kita sedang flu? Pertama, banyak-banyaklah istirahat, kalau bisa jangan masuk kerja atau sekolah dalam beberapa hari hingga flu hilang. Selain itu Anda dianjurkan untuk minum banyak cairan, tapi hati-hati jangan minum minuman beralkohol dan merokok. Selanjutnya, jangan lupa untuk mengkonsumsi obat flu. Hal yang paling baik dilakukan untuk menghindari atau mencegah flu adalah menjalani vaksinasi influenza yang sekarang ini sudah banyak ditawarkan, namun harganya masih relatif mahal. Anda pun perlu ingat, jangan memberikan aspirin pada anak-anak atau remaja yang sedang menunjukkan gejala mirip flu dan demam yang tidak biasa. Sebaiknya hubungi dokter sebelum memberikan obat-obatan untuk mereka. Biarkan anak-anak atau remaja yang terkena flu untuk banyak beristirahat, banyak minum serta berikan obat yang tidak mengandung aspirin. Mengkonsumsi jus herbal yang terbuat dari ekstrak buah-buahan berkhasiat seperti buah naga, kulit manggis, mengkudu , daun sirsak dll merupakan langkah bijak untuk mengatasi serangan flu.
05-06-2014 22:16
Olaharaga Yoga Untuk Pemula dapat dilakukan secara baik dengan mengetahui aturan – aturan serta tatacara secara benar. Senam yoga adalah salah satu aktivitas kebugaran yang mulai diminati oleh kalangan kaum hawa saat ini. Karena senam yoga memiliki manfaat yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh baik dalam sistem imun ataupun cara kerja otot didalam organ tubuh. Diera yang penuh dengan kecanggihan teknologi olahraga bukan lagi menjadi lifestyle melainkan menjadi kebutuhan, yang sangat penting terutama pada sistem metabolisme tubuh. Seperti halnya olahraga senam kegel, yoga juga sebagai jenis senam yang difavoritkan pada akhir – akhir ini. Bagi para pemula sudah seharusnya mengetahui cara – cara untuk melakukan yoga dengan baik. Sehingga sebelum mengawali senam yoga haruslah mengetahui beberapa tips olahraga yoga untuk pemula dibawah ini. 1. Belajar mengenai yoga, dimana sebelum memulai suatu hal itu kita harus mengetahui apa yang akan kita lakukan. Seperti yang disebutkan diatas, bahwa yoga bukanlah olahraga biasa tetapi yoga lebih memberikan pelatihan terhadap keseimbangan, stamina, kekuatan dan fleksibilitas, mengurangi stress dan kecemasan. 2. Mengetahui kondisi tempat untuk latihan yoga, hal ini mengacu pad kondisi tempat yang sesuai untuk digunakan latihan yoga. Untuk melakukan latihan yoga seorang pemula haruslah mengetahui ruangan yang baik. Karena dengan kondisi ruangan yang baik akan menunjang aktivitas untuk dilakukan didalamnya. Misalnya, kondisi ruangan yoga yang bersih dengan pencahayaan secara cukup serta tidak terdapat hal – hal, yang dapat mengganggu pelaksanaan yoga. Jika perlu lakukan yoga pada tempat terbuka untuk mendapatkan manfaat oksigen secara segar. Baca juga : Trik Dongkrak Energi Tubuh dari Makanan dan Olahraga 3. Perlengkapan yoga, dimana dalam melakukan yoga membutuhkan berbagai hal dan perlu dipersiapkan seperti tikar ataupun matras sebagai alas duduk dalam melakukan yoga. Selain itu gunakan pakaian yang nyaman terutama tidak terlalu ketat. Karena pakaian yang longgar adalah pilihan terbaik untuk digunakan yoga supaya tidak membatasi gerakan – gerakan demi gerakan pada senam yoga tersebut. 4. Memperhatikan kondisi pernafasan, dimana fungsi hidung serta setiap organ dalam sistem pernafasan menjadi hal penting yang harus diperhatikan dalam senam yoga. Lakukan pernafasan yang benar dengan berbagai postur dalam gerakan yoga. Lakukan pernafasan yoga dengan menarik nafas dan mengeluarkan nafas melalui hidung supaya bisa bernafas lebih dalam. 5. Perhatikan makan dan minum, dimana latihan yoga dirasakan paling baik untuk dilakukan pada waktu perut kosong. Sehingga sebelum melakukan yoga kosongkan perut selama 2 jam sebelum pelaksanaan. Tujuannya supaya gerakan – gerakan senam yoga bisa dilakukan secara baik dan tepat. Baca juga : Tips Kesehatan Ibu Hamil Tua Selain mengetahui tips dalam melakukan yoga sebagai pemula harus mengetahui gerakan – gerakan senam yoga sehingga dapat terlaksana dengan baik. Berikut ini terdapat beberapa gerakan senam yoga. 1. Child pose, merupakan gerakan yang berfungsi untuk peregangan pinggul, paha depan dan punggung. Pada posisi seperti ini sebaiknya tidur karena, akan membuka pinggul dan membantu mengurangi sesak. 2. Tree pose, dilakukan untuk peregangan pinggul, paha bagian dalam, memperkuat kaki dan tulang belakang. Gerakan ini sangat baik pada waktu hari – hari ketika kondisi pikiran sedang kacau karena tujuan utama gerakan ini adalah memusatkan pikiran supaya lebih tenang. Senam yoga sendiri memiliki filosofi yang berarti mengontrol, menyatukan dan bergabung atau bersama. Dengan demikian pada gerakan yoga yang akan dilakukan didalamnya terdapat unsur dari semua manfaat berdasarkan dari arti yoga tersebut. Yoga sudah lama dalam peradaban manusia kurang lebih 5000 tahun lalu, serta mempunyai kelebihan yaitu tidak melatih fisik tetapi, secara mental dan spiritual. Cara melakukan olahraga yoga untuk pemula yang sudah dijelaskan diatas bisa dijadikan acuan sebelum melakukan senam ini.
13-08-2018 17:35
Banyak artikel yang mengatakan jika wanita memiliki risiko lebih tinggi terserang hipertensi dari pada pria. Apa penyebabnya? Peneliti dari Wake Forest Baptis Medical Center menemukan fakta untuk menjawab pertanyaan tersebut yang dipublikasikan dalam Therapeutic Advances in Cardiovascular Disease. Penelitian ini merupakan penelitian yang pertama yang menemukan perbedaan secara signifikan yang menjadi penyebab hipertensi banyak diderita wanita dari pada pria. Carlos Ferrario selaku pimpinan riset mengatakan "Kalangan medis berpikir jika penyebab hipertensi pada pria dan wanita sama, sehingga pengobatan dilakukan berdasarkan anggapan tersebut. Pada studi ini, gender pertama kali dipertimbangkan sebagai elemen yang sangat penting untuk mencari pengobatan anti hipertensi. Banyak hal yang dipertimbangkan seperti kenaikan tekanan darah". Ferrario juga mengatakan jika 20-30 tahun belakangan ini angka kematian pada pria akibat penyakit kardiovaskular menurun. Namun tidak dengan wanita yang justru penyakit kardiovaskular ini menjadi penyakit pembunuh utama pada wanita. Apa yang menyebabkan hasil berbeda antara wanita dan pria padahal mereka dirawat dengan cara yang sama? Para peneliti mengungkapkan perbedaan hasil berkaitan dengan gender dan juga kurangnya pengertian mekanisme bilogi dasar pada pria dan wanita. Studi ini dilakukan pada 100 orang wanita dan pria berusia 53 tahun dan lebih yang menderita hipertensi namun tidak diberikan perawatan dengan baik. Seluruh responden hanya mengalami penyakit akibat darah tinggi. Hasilnya penyakit [embuluh darah sekitar 30-40% lebih banyak diderita oleh wanita dari pada pria. Ada perbedaan fisiologis yang signifikan antara sistem kardiovaskular pria dan wanita. Banyaknya hormon juga turut mengatur tekanan darah dalam tubuh dan berperan meningkatkan risiko penyakit jantung.