Waktu Posting : 14-06-2014 21:59 | Dibaca : 2319x
03-10-2014 17:41
Apakah anda hendak meminum kopi atau cuma hendak sebatas ikuti trend sembari nongkrong bersama-sama dengan rekan-rekan? Saat ini sangat banyak kedai kopi yang bermunculan, namun anda hendak meminum kopi yang bersahabat juga dengan Anda? saat ini ada pula kopi instan dengan banyak pilihan. Namun anda pula mesti waspada apabila anda mempunyai penyakit lambung atau dapat di kenal dengan penyakit maag. Cafein yang terdapat didalam kopi sendiri bisa menyebabkan timbulnya asam lambung yang mengakibatkan rasa sakit di lambung. Menentukan kopi yang aman untuk lambung pasti amat utama terlebih untuk penderita penyakit maag, hal semacam ini pasti lantaran kopi memiliki kandungan cafein yang bisa menyebabkan kenaikan asam lambung. Pilih kopi yang jitu mesti jadi perhatian, lantaran sekarang ini minum kopi tak cuma jadi hoby, tetapi pula jadi tren pola hidup yang selalu diminati.  Baca juga : Cara Menjalankan Pola Hidup Sehat Menurut pakar kopi yaitu Adi W. Taroepratjaeka, sesungguhnya apabila meminum kopi tak senantiasa beresiko jelek pada lambung anda, pada intinya kopi itu memiliki karakter yang asam. Pada kopi yang berjenis espresso biasanya memiliki kandungan keasaman seputar 5 – 5, 5. Walau sebenarnya juice jeruk memiliki kandungan pH 4 serta pula pada makanan rujak yang memiliki kandungan pH 3, 5. Apabila anda makan dengan kandungan asam yang umum, kenapa ini tak berlaku pada kopi? Ini lantaran kandungan asam kopi memiliki penyebab yang cepat yang menyebabkan timbulnya asam lambung terlalu berlebih. Kopi tipe arabika, menurut sesungguhnya cukup aman untuk lambung penderita maag lantaran memiliki kandungan cafein yang lebih rendah. Hal semacam ini sudah dibuktikan dengan berbagai orang yang memiliki sakit maag, namun masih tetap aman saat konsumsi kopi Arabika. Kandungan cafein yang tinggi pada kopi memanglah bisa berbentuk toksin, serta lambung memiliki batas spesifik untuk mentolerir cafein yang dikonsumsi. Adapun batas normal minum kopi ialah dua cangkir satu hari, yang memiliki kandungan cafein setara dengan tiga shot espresso. Batasan itu dinilai aman, bahkan juga dapat menyehatkan untuk tubuh.  Baca juga : ALS dan Permasalahannya Bagi Kesehatan Sekarang ini beberapa orang yang bikin kopi dari biji yang pecah serta kecil. Dengan jalan ini, jadi seorang bakal memerlukan jumlah kopi yang semakin banyak untuk secangkir kopi, serta nyatanya hal semacam ini pula bakal membuahkan kandungan cafein yang semakin banyak pada secangkir kopi, dibanding dengan kopi yang di buat dari bubuk kopi halus. Tentang banyak buatan kopi putih instan yang di jual, baiknya tak dikonsumsi terlalu berlebih. Lantaran walau aman untuk lambung, tetapi kandungan gulanya terlampau tinggi. Tidak sama dengan kopi hitam yang walau manis, tetapi terbagi dalam komposisi kopi yang semakin banyak dibanding dengan gula yang dipakai. Sedang kopi putih instan, memiliki kandungan gula serta krimer yang lebih tinggi dibanding gulanya.
25-04-2014 03:15
Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke - Seakan sudah dilumrahkan awam kalau setiap tekanan darah atas atau sistolik di atas 120 dan tekanan bawah distolik di atas 80 serta merta dianggap sudah darah tinggi (hipertensi). Tak soal kapan diukur, bagaimana mengukurnya, dan dalam kondisi apa orang diukur. Kita tahu tekanan darah berfluktuasi dari waktu ke waktu, bahkan dari jam ke jam. Emosi, kondisi bergiat, efek hormonal dan faktor stres ikut mempengaruhi tekanan darah. Vonis bahwa seseorang hipertensi tidak dihasilkan oleh keputusan selewat sambil lalu. Sekali seseorang divonis hipertensi, mungkin harus berurusan dengan terus minum obat. Sikap seperti itu tidaklah bijak. Karena bila keputusan itu ternyata tidak tepat, orang merugi karena harus minum obat untuk sesuatu yang belum perlu. Baca juga : Obat Hipertensi dari Jus Buah-buahan Sejatinya, tekanan darah diukur pada saat baru bangun tidur pagi hari. Belum melakukan apa-apa, misal belum mengomel pada pembantu, belum merasa jengkel, dan belum juga bergiat fisik, di saat itulah tekanan darah langsung diukur. Tekanan darah saat itu mencerminkan kondisi semurninya tekanan darah. Tentu akan menjadi berbeda hasilnya bila diukur sudah melakukan aktivitas. Seseorang baru dipastikan hipertensi bila diukur tiga kali berturut-turut selang waktu beberapa hari dengan alat yang sama memberikan hasil yang sama-sama lebih tinggi dari normal. Hanya dari pemeriksaan tensi satu kali saja, dan hanya karena melihat lebih tinggi dari 120/80 mmHg, lalu langsung memastikan kalau itu hipertensi, bisa jadi belum tentu diagnosis yang betul. Optimalnya tekanan darah itu kurang atau sama dengan 120/80 mmHg. Menurut WHO International Society of Hypertension, tensi 130/85 mmHg masih tergolong normal dan 139/89 mmHg tergolong normal atas (high normal). Seseorang baru dikategorikan hipertensi (ringan) setelah tensinya 140/90 mmHg. Tentu dengan catatan, pengukuran dilakukan dengan kondisi seperti sudah disebut di atas dan alat tensimeternya sudah ditera normal. Baca juga : Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi Jadi kalau kondisi pengukuran tidak menghasilkan nilai tensi yang sesungguhnya dan tensinya belum berkategori hipertensi, tak bijak kalau terlalu cepat langsung diintervensi dengan obat. Mengapa? Bila tensi ternyata bukan yang sesungguhnya langsung diberi obat, bisa jadi tensi darah malah jadi anjlok. Kita tahu, tubuh punya mekanisme otoregulasi tekanan darah. Waspadai bila tak ada riwayat darah tidak pernah tinggi mendadak jadi tinggi. Perlu lebih kritis untuk bertanya ulang kalau dokter masih memberi resep, apa obat memang sudah diperlukan. Bila suatu saat tensi meninggi, ada sistem tubuh yang mengatur untuk menurunkannya. Sebaliknya, kalau tensi menurun, tubuh akan menaikkannya. Biarkan dulu mekanisme itu berjalan tanpa perlu diintervensi dengan obat. Kelewat cepat memberi obat, berarti mengacaukan mekanisme otomatisasi tubuh melakukan keseimbangan tekanan darah (homeostasis). Bisa jadi, malah bisa anjlok akibatnya. Kejadian anjloknya tensi darah akibat kelewat cepat atau mungkin kelewat tinggi pemberian dosis obat darah tinggi, bukan peristiwa yang jarang. Acap oleh ulah pasien sendiri yang memutuskan minum obat begitu merasa tekanan darah yang diukurnya sendiri di rumah meningkat, bisa-bisa fatal akibatnya. Baca juga : Tak Semua Obat Medis Cocok Untuk Hipertensi Tekanan darah yang mendadak anjlok buruk akibatnya pada otak dan jantung, selain ginjal. Pasokan darah ke organ-organ tubuh penting itu mendadak berkurang. Kita tahu otak paling rentan terhadap kekurangan pasokan oksigen yang dibawa oleh darah. Kasus stroke berisiko terjadi kalau tensi darah mendadak anjlok. Stroke bisa terjadi lantaran tensi darah kelewat tinggi, bisa juga bila kelewat rendah.
06-06-2014 18:23
Kita semua paham bahwasanya diet sehat ialah kunci menuju gaya hidup sehat. Tetapi, tengok beberapa bahan makanan tersebut. Ia ada di sekeliling kita, serta kerapkali jadi santapan keseharian. Lalu, bagaimana caranya memisahnya supaya jadi lebih sehat? Daging Juga bila Anda mengambil keputusan tak jadi vegetarian, Anda tetap dapat bikin rutinitas menyantap daging jadi lebih aman. Langkahnya, kurangi konsumsi bagian-bagian yang berlemak dari daging sapi, kambing, ataupun babi, seperti iga, jeroan (usus, babat, limpa, paru), otak, buntut, sosis ataupun ham. Sebaliknya, pakai daging tiada lemak (has dalam). Plus, batasi diri Anda untuk cuma makan daging 2 x dalam satu minggu. Baca juga : 15 Langkah Memperlambat Proses Penuaan Ayam Bagusnya, daging putih pada ayam mempunyai kandungan lemak yang tambah lebih rendah dari pada daging merah. Tetapi, Anda dapat membuatnya tambah baik lagi lewat cara buang kulit ayam sebelum saat dimasak. Lalu, daripada menyantap paha atau sayap, jatuhkan pilihan pada dada ayam lantaran ia mempunyai kandungan lemak lebih rendah. Ikan Ikan memanglah satu diantara primadona dari penganut diet sehat. Konsumsilah ikan semakin banyak dari pada hewani lain. Ikan ini terlebih ikan laut, seperti tuna, kakap, tenggiri dsb. Namun, janganlah juga hingga tergiur seafood lantaran beberapa hidangan, seperti cumi, udang, kerang serta kepiting, mempunyai kolesterol yang tinggi. Baca juga : Agar Sehat Pelari Pemula Perlu Tahu Lima Hal Ini Telur Ketahuilah bahwasanya kolesterol telur ada di bagian berwarna kuning. Sesaat, putih telur sekalipun tak memiliki kandungan lemak serta kolesterol. Untuk mengoptimalkan diet sehat, batasi konsumsi telur sampai 2-3 butir per minggu. Beberapa fakta lain yang butuh diperhitungkan ialah dua butir putih telur dapat menukar satu butir telur utuh. Lalu, telur yang masak tambah baik dari pada telur mentah atau 1/2 masak. Susu Diet sehat umumnya memasukkan susu ke dalam menu. Supaya lebih diet sehat lebih maksimal, pakai susu tiada lemak atau yang rendah lemak, dan beberapa produk olahan seperti yogurt tiada lemak. Jauhi pemakaian susu full krim atau keju. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi Anda yang tengah membangun diri dengan pola hidup yang sehat.