Waktu Posting : 14-06-2014 19:22 | Dibaca : 2705x
11-06-2014 10:45
Penyakit hipertensi (tekanan darah tinggi) adalah penyakit yang diam-diam membahayakan. Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah satu diantara persoalan yang datang dari pembuluh darah. Terdapatnya hipertensi, menambah resiko penyakit jantung, penyakit ginjal, stroke, serta problem yang lain. Hipertensi juga lazim dimaksud silent killer lantaran penyakit itu kadang-kadang tak menyebabkan tanda-tanda sekalipun. Yang Anda dapat kerjakan adalah dengan cara teratur memeriksakan tekanan darah Anda ke dokter atau pusat medis paling dekat. Kecuali itu Anda dapat juga melakukan diet hipertensi, yakni semakin banyak makan makanan yang kaya dengan kalium, kalsium, magnesium dan protein rendah lemak, biji-bijian, buah-buahan serta sayuran. Di bawah ini sebagian makanan yang baik untuk mengendalikan tekanan darah Anda. Baca juga : Gaya Hidup Buruk yang Berakibat Obesitas Sayuran Hijau Kembang kol, brokoli, asparagus, kacang hijau, serta sayuran hijau yang lain ialah sebagian jenis makanan yang bisa menurunkan kenaikan asam lambung Anda. Kecuali itu, sayuran hijau juga direferensikan untuk beberapa orang yang tengah melakukan diet di saat asam lambung kambuh. Buah Berry Satu diantara riset yang dinyatakan oleh The American Journal of Clinical Nutrition menyampaikan bahwasanya konsumsi jenis buah berry ini bisa, mencegah terjadinya hipertensi serta akan menolong menurunkan tekanan darah yang tinggi. Sebagian jenis berry seperti blueberry, raspberry, serta strawberry benar-benar baik untuk diet hipertensi Anda. Kentang Kentang adalah sayuran yang juga kaya dengan kandungan kalium serta magnesium, ke-2 kandungan itu benar-benar berguna dalam menurunkan tekanan darah Anda. Kecuali itu, kentang juga tinggi dengan serat yang dibutuhkan dalam diet sehat dengan cara menyeluruh. Anda dapat merasakan kentang yang dimasak lewat cara dipanggang dengan ditambahkan yogurt untuk memberikan rasa. Baca juga : Kenali Penyebab Maag Akut Umbi-Umbian Kelompok peneliti dari Queen Mary University of London temukan umbi-umbian bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Kelompok peneliti itu menyimpulkan bahwasanya nitrat yang terdapat dalam umbi-lah yang menurunkan tekanan darah pasien. Umbi-umbian yang dibakar atau dikonsumsi dalam wujud sari buah (jus) bisa jadi alternatif. Oatmeal Anda bisa memilih oatmeal semacam satu diantara menu sarapan Anda waktu asam lambung tengah meningkat. Hal itu disebabkan oatmeal bisa kurangi kenaikan asam pada lambung Anda. Pisang Pisang adalah satu diantara buah yang baik untuk memberikan potasium dalam diet hipertensi yang Anda lakoni. Kecuali bisa dikonsumsi dengan cara segera, pisang dapat juga dipadukan berbarengan sereal atau oatmeal semacam sarapan Anda.
11-06-2024 23:54
Dari dulu hingga kini, stroke termasuksalah satu penyakit yang paling ditakuti. Penyakit ini terjadi ketika jaringan otak tidak berfungsi dengan baik dan aliran darah serta oksigen ke dalamnya kurang. Hingga saat ini, diketahui setidaknya ada beberapa hal yang dapat menyebabkan dan meningkatkan risiko stroke, di antaranya : 1. Tingginya Tekanan Darah Penyebab paling umum terjadinya stroke adalah tingginya tekanan darah, atau dalam dunia medis disebut hipertensi. Sebaiknya kamu waspada akan ancaman stroke jika memiliki tekanan darah lebih dari 140/90. 2. Kebiasaan Merokok Memiliki kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko terkena stroke. Pasalnya, nikotin yang terkandung di dalam rokok dapat meningkatkan tekanan darah (penyebab paling umum dari stroke). Selain itu, asap rokok juga dapat menyebabkan lemak di arteri leher utama menumpuk, darah menjadi lebih kental, dan lebih rentan membeku. Bahaya rokok ini juga perlu diwaspadai oleh mereka yang sering terpapar asap rokok, lho. 3. Mengidap Penyakit Jantung Penyakit jantung dan stroke memang bisa dibilang memiliki hubungan yang erat. Pasalnya, orang yang mengidap penyakit ini lebih rentan terserang stroke, dibanding yang tidak. Hal ini tak terlepas dari fungsi jantung yang sangat vital, yaitu memompa darah ke seluruh tubuh. Berbagai gangguan pada jantung yang dimaksud dalam hal ini termasuk fibrilasi atrium, kerusakan katup jantung, detak jantung yang tidak teratur, dan arteri yang tersumbat karena timbunan lemak. 4. Genetik Faktor ini cukup berpengaruh pada risiko stroke seseorang. Artinya, jika kamu memiliki anggota keluarga dengan riwayat stroke, risiko kamu untuk bisa mengalami kondisi serupa akan meningkat. Oleh karena itu, penting untuk membiasakan diri dan keluarga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. 5. Obesitas Jika obesitas disebut-sebut bisa sebabkan stroke, jawabannya tentu iya. Hal ini diperkuat dengan pernyataan yang tertuang dalam Obesity and Stroke Fact Sheet dari Obesity Action Coalition, yang menjelaskan bahwa peluang untuk terkena stroke dapat meningkat pada orang yang kelebihan berat badan, tak peduli pria ataupun wanita. Selain itu, obesitas juga menjadi faktor risiko untuk hipertensi, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan stroke. 6. Kolesterol Tinggi yang Tak Terkontrol Kolesterol yang kadarnya terlalu tinggi akan membentuk lapisan pada dinding-dinding pembuluh darah. Akibatnya, pembuluh darah menjadi sempit, sehingga sel-sel darah pun menjadi sulit mengalir ke seluruh tubuh. Jika aliran darah terhambat, risiko penyakit berbahaya seperti stroke pun meningkat. 7. Mengidap Diabetes Diabetes bisa dibilang penyebab tidak langsung terjadinya stroke. Hal ini karena orang yang mengidap penyakit ini biasanya lebih rentan mengalami tekanan darah tinggi dan cenderung obesitas. Kedua kondisi itu dapat meningkatkan risiko stroke. Terlebih, diabetes dapat membuat pembuluh darah menjadi rusak, sehingga stroke jadi lebih mungkin terjadi. 8. Usia Meski bukan faktor penentu utama (karena siapapun bisa mengalami stroke), usia nyatanya dapat meningkatkan risiko. Secara umum, peluang seseorang untuk terserang stroke akan meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah berusia lebih dari 55 tahun. 9. Gender Pada usia yang sama, jika dibandingkan, wanita memiliki risiko yang lebih kecil ketimbang pria, untuk mengalami stroke. Namun, bukan berarti wanita terbebas dari risiko stroke, lho. Mengingat penyakit ini dapat menyerang siapa saja, tanpa pandang bulu. Hanya saja, kemungkinan stroke pada wanita baru meningkat ketika telah menginjak usia lanjut. Itulah beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya stroke. Cegah penyakit ini dengan menerapkan gaya hidup sehat. Jika kamu merasa berisiko mengalami penyakit ini, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter maupun mengonsumsi obat sesuai petunjuk ahli farmasi. Kunjungi websitenya di https://pafisorongkab.org/.
14-08-2018 13:38
Ketiak dan selangkangan merupakan bagian tubuh yang tertutup dan kurang mendapat perhatian tidak seperti bagian tubuh yang terbuka. Namun, kedua bagian tubuh ini harus tetap dirawat agar bersih, wangi, sehat serta tidak menghitam. Ketiak dan selangkangan sangat rentan menghitam diakibatkan adanya gesekan dengan kain atau pun akibat deodoran, selain itu bakteri yang berasal dari keringat juga dapat membuat kulitberubah warna menjadi hitam. Saat kulit ketiak dan selangkangan menghitam, pasti tidak akan percaya diri saat menggunakan baju yang terbuka. Namun tak perlu khawatir karena ada cara yang sangat ampuh untuk memutihkan ketiak dan selangkan dengan praktis yang dapat dilakukan di rumah. Simak ulasannya di bawah ini : Alat dan Bahan 1. Baking soda 2. Lemon 3. Sendok teh 4. Mangkuk kecil Cara Membuat 1. Tuangkan baking soda dalam mangkuk kecil. (penggunaan baking soda sesuai kebutuhan) 2. Peras lemon sedikit demi sedikit pada baking soda. 3. Aduk perasan lemon dan baking soda hingga menjadi pasta. Cara Pemakaian 1. Ambil pasta secukupnya menggunakan jari. 2. Aplikasikan pada ketiak ataupun selangkangan. 3. Lakukan scrubbing secara perlahan dengan gerakan memutar selama 3 menit. 4.Bersihkan menggunakan air bersih.