Waktu Posting : 05-07-2016 05:07 | Dibaca : 1993x
Imunisasi merupakan salah satu cara mencegah penyakit berat pada anak. Infeksi yang bisa dicegah dengan imunisasi antara lain polio, campak, difteri, tuberkulosis, dan hepatitis B.
Vaksin dibuat dengan melemahkan virus atau bakteri, namun dalam bentuk yang tidak membahayakan tubuh. Malah, bagian dari virus atau bakteri yang sudah dilemahkan itu akan membantu tubuh membentuk antibodi yang membuat anak menjadi kebal terhadap penyakit tertentu.
Pada kasus peredaran vaksin palsu yang baru diungkap oleh kepolisian, diduga para tersangka pemalsuan vaksin mencampur cairan infus dengan antibiotik atau vaksin tetanus.
Baca juga : Ingin Coba? Ternyata Ini Manfaat Pakai Kaos Kaki Isi Bawang Merah
Menurut ahli vaksin, dr.Dirga Sakti Rambe Msc-VPCD, ada dua efek negatif pemberian vaksin palsu pada bayi.
"Yang pertama dampak keamanan vaksin palsu itu dan yang kedua dampak proteksi atau kekebalan, yakni bayi yang diberi vaksin palsu tentu tidak memiliki proteksi atau kekebalan," kata Rambe seperti dikutip Antara.
Ahli vaksin dari Universitas Siena, Italia itu, menambahkan, terkait dampak keamanan, kata dia, tergantung dari larutan yang dicampurkan pembuat vaksin palsu.
Saat ini, kandungan yang terdapat dalam vaksin palsu masih diteliti lebih lanjut oleh Pusat Laboratorium Forensik Kepolisian Indonesia dan Badan POM.
"Yang jelas proses pembuatan vaksin palsu tentu tidak steril bisa tercemar virus, bakteri, dan lain sebagainya yang tidak baik bagi kesehatan," katanya.
Dia menambahkan, kemungkinan jangka pendek yang dapat terjadi adalah timbulnya infeksi.
"Infeksi bisa bersifat ringan bisa juga infeksi sistemik. Infeksi berat bisa berupa demam tinggi, laju nadi meningkat, laju pernafasan meningkat, leukosit meningkat, anak sulit makan minum hingga terjadinya penurunan kesadaran," katanya.
Menurut Kementrian Kesehatan RI dalam twitnya melalui akun @KemenkesRI, karena vaksin palsu dibuat dengan cara yang tidak baik, maka kemungkinan timbulkan infeksi.
Baca juga : Waspada, Ini 5 Penyakit yang Sering Salah Diagnosis!
Gejala infeksi ini bisa dilihat tidak lama setelah diimunisasikan. Jadi kalau sudah sekian lama tidak mengalami gejala infeksi setelah imunisasi bisa dipastikan aman. Bisa jadi anak Anda bukan diimunisasi dengan vaksin palsu, tetapi memang dengan vaksin asli.
Sementara itu, untuk dampak proteksi tujuan vaksinasi tidak tercapai, yaitu membentuk kekebalan tubuh sebelum seseorang jatuh sakit.
Misalnya, seorang anak mendapat vaksinasi Hepatitis B sebanyak 3 kali. Setelah terpenuhi, anak ini kebal bila kelak terpapar oleh virus Hepatitis B. Ia sudah kebal tanpa harus jatuh sakit.
Sementara anak yang tidak divaksinasi, harus sakit dulu baru dapat memiliki kekebalan. Bila ternyata anak ini mendapatkan vaksin yang palsu, tentu kekebalan itu tidak pernah ada.
27-05-2014 23:00
Usus buntu (Apendistis) adalah suatu penyakit yang dipicu oleh meradangnya usus buntu, mengalami luka, serta pecah. Bila telah demikian maka usus buntu akan jadi sakit selama kurun waktu yang tak sebentar sehingga sering kali membuat badan Anda jadi lemah terbaring di rumah sakit di atas tempat tidur perawatan. Biasanya, penyakit usus buntu diatasi dengan jalan operasi. Bila Anda belum mengetahui atau tak memahami tentang penyakit ini, mari kita ulas satu persatu tentang tanda-tanda usus buntu, pemicu usus buntu, serta langkah mencegah usus buntu. Di bawah ini akan dibahas satu persatu tiap-tiap subtopik dari penyakit usus buntu supaya Anda dapat melaksanakan beragam aksi pencegahan sesudah tahu apapun pemicu usus buntu. Tanda-tanda Penyakit Usus Buntu Sebelum saat terlambat, ketahui tanda-tanda awal penyakit usus buntu yang seringkali di rasakan oleh seorang yang barangkali akan diserang penyakit usus buntu. 1. Sakit pada bagian sebelah pusar Tanda-tanda paling umum yang dirasakan oleh pasien ialah di bagian pusat teras sakit (bukan hanya sakit perut) sehingga membuat badan dalam keadaan tidak nyaman disebabkan rasa sakit itu. Tiada disadari rasa sakit ini akan menjalar ke sisi perut bawah dengan cara perlahan-lahan. Baca juga : Kenali Sakit Perut, Gejala, Penyebab dan Solusinya 2. Rasa sakit yang makin parah Mulanya dirasa umum sakitnya, tetapi lama kelamaan akan jadi makin kronis sakitnya. Di waktu seperti ini si pasien akan kesusahan untuk mengerjakan beragam kesibukan lantaran rasa sakit yang amat kronis di bagian perut. 3. Demam Banyak penyakit yang ditandai dengan demam, demikian pula dengan usus buntu. Dengan cara berbarengan demam akan Anda alami di saat perut juga kesakitan. Dalam kondisi serta keadaan yang makin kronis, suhu badan Anda yang disebabkan demam juga akan makin tinggi. 4. Mual serta muntah Saat demam sering kali Anda juga terasa mual serta mengalami muntah-muntah. Memanglah tampak normal pada awalnya, tetapi bila hal semacam ini berjalan melebihi selama 12 jam, Anda mesti ke dokter untuk menanyakannya. 5. Diare Dari sebagian studi masalah usus buntu yang dirasakan orang tertentu, rasa sakit perut juga diimbangi dengan diare. Kotoran yang dikeluarkanpun berupa lendir, apabila Anda telah mengalami ini, secepatnya periiksakan pada dokter. Pemicu Penyakit Usus Buntu Tiap-tiap penyakit pasti ada tanda-tanda serta pemicunya, jadi saat ini Anda juga mesti tahu apapun pemicu usus buntu yang pada akhirnya dapat menyerang tiap-tiap orang, termasuk dokter. Baca juga : Inilah Rahasia Umur Panjang Infeksi pada usus disebabkan bakteriBerlangsung penyumbatan pada susunan lumen (saluran) appendiks yang dikarenakan oleh tumpukan tinja/feces yang keras (fekalit). Berlangsung pembesaran atau hyperplasia pada jaringan limfoid. Terus-terusan mengkonsumsi cabai berbarengan dengan bijinya, atau dapat pula disebabkan mengkonsumsi jambu klutuk dengan bijinya sehingga susah diolah badan, mengakibatkan sampah ini akan dimanfaatkan oleh bakteri untuk berkembang biak serta mengakibatkan infeksi yang berbuntut pada radang usus buntu. Ada cacing yang masuk ke dalam usus buntu sehingga mengakibatkan penyakit usus buntu. Langkah Menyembuhkan Penyakit Usus Buntu Langkah penyembuhan telah pasti mesti melaksanakan operasi, tetapi sesungguhnya ada juga langkah mencegah penyakit usus buntu, yakni memakai ramuan tradisional yang diminum secara langsung oleh kita, ramuan ini terbuat dari sebagian bahan alami yang gampang ditemukan di pasar. Di bawah ini langkah membuat ramuan tradisional untuk mencegah penyakit usus buntu : Bahan : ï¬ Satu gelas air panas ï¬ 2 ruas kunyit ï¬ 2 sdm air perasan jeruk nipis ï¬ Gula merah seperlunya, dan ï¬ Garam dapur secukupnya Langkah membuat ramuan : 1. Kupas kulit kunyit, bersihkan serta parut seluruhnya. 2. Peras tiap-tiap ruas kunyit supaya sarinya keluar, serta pisahkan sarinya pada suatu wadah. 3. Diamkan sebagian menit hingga sari kunyit mengendap. 4. Pakai air bening (bukan hanya yang mengendap) lewat cara diminum satu hari sekali selama 7 hari berturut-turut. Sebelum saatnya meminum, yakinkan untuk mencampurkan seluruhnya bahan yang belum di proses pada ramuan. Selain cara di atas, sebenarnya masih ada cara yang lebih praktis, aman dan nyaman, yakni dengan mengkonsumi jur herbal seperti Ultra Mangosteen, DragonNoni, dan Ultra Noni. Semoga berkat adanya tulisan ini, Anda lebih terbantu untuk melaksanakan gaya hidup sehat supaya badan tidak terkena penyakit beresiko sejenis ini.
12-06-2014 10:27
Gigi yang didapatkan kawat untuk maksud medis ataupun kosmetik adalah pusat berkumpulnya bekas makanan serta plak yang bisa menodai gigi serta bikin warna alami gigi beralih. Gigi memanglah jadi lebih rapi, tetapi dibarengi dengan munculnya persoalan baru pada gigi. Untuk yang memilki gigi berkawat, benar-benar utama untuk terus melindungi kebersihan gigi sesudah makan dengan pasta gigi yang memiliki kandungan fluoride. Sesudah menyikat gigi, terus kerjakan penelusuran jika tetap ada bekas makanan yang menyangkut di sela-sela kawat. Pakai juga obat kumur fluoride yang bisa meraih sela-sela gigi berkawat yang tak bisa dijangkau sikat gigi. Petunjuk Menyikat Gigi Berkawat Pastikan sikat gigi dengan bulu lembut umum untuk memulai kebiasaan menyikat gigi. Sikat dengan gerakan dari atas ke bawah serta dari bawah ke atas pada tiap-tiap area yang berkawat. Lalu, awalilah menyikat gigi dengan proxabrush atau sikat gigi yang berupa seperti pohon Natal. Sikat gigi tipe ini dengan cara spesial didesain untuk bersihkan diantara dua kawat. Gerakkan sikat dari atas ke bawah serta dari bawah ke atas diantara ke-2 jalur kawat. Gerakkan sekian kali sebelum saat beralih ke area lain sampai gigi bersih. Baca juga : Yuk Mengenal Hepatits A Petunjuk Makan dengan Gigi Berkawat Menggunakan kawat bermakna kurangi sedikit kebebasan dalam mengunyah serta melahap apapun. Memanglah banyak tipe makanan terus dapat di nikmati sepanjang makanan bisa dipotong kecil-kecil, tetapi terus ada tipe makanan yang baiknya dihindari sekalipun supaya kawat tak kendur atau jadi lepas. Tipe makanan itu ialah : 1. Makanan yang keras serta susah digigit seperti apel serta kue yang keras. 2. Makanan yang kenyal seperti karamel. 3. Jagung. 4. Kacang-kacangan yang keras serta wortel. 5. Es serta permen karet. Aktivitas lain yang harus diwaspadai oleh orang yang memakai kawat gigi ialah aktivitas olahraga. Ada kemungkinan terpukul di muka untuk mereka yang hoby olahraga hingga melukai mulut, gigi, atau juga muka. Gunakan pelindung mulut yang didesain sesuai sama ukuran serta wujud mulut serta terbuat dari plastik keras serta mampu membuat perlindungan jaringan lunak dalam mulut. Bila Kawat Terlepas atau Kendur Persoalan yang umum dihadapi ialah saat kawat rusak, karet mengendur, atau jalur kawat yang mencuat pada tempat yang tak semestinya. Hal semacam ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan untuk pemakai kawat gigi meskipun bukan situasi yang darurat. Tetapi, baiknya terus menghubungi dokter gigi yang mengatasi pemasangan kawat. Baca juga : Ada Apa Di Balik Terapi Pijat? Tersebut aksi pertolongan pertama saat berlangsung persoalan dengan posisi kawat. 1. Kawat terlepas. Gunakan sedikit lilin ortodontis untuk tempelkan kawat ke posisi awal mulanya untuk sesaat saat. Umumnya, lilin ortodontis (lem) bakal diberikan waktu pertama kali menempatkan kawat. 2. Karet terlepas. Bila hal semacam ini berlangsung, taruh karet serta selekasnya jadwalkan kontrol dengan dokter gigi yang mengatasi. 3. Kawat yang mencuat serta rusak. Pakai ujung pensil yang mempunyai penghapus untuk meggerakkan kawat yang mencuat ke posisi yang lebih aman serta tak mengganggu. Bila tak sukses, gunakan sedikit lilin ortodontis (lem) di ujung kawat yang mencuat. Janganlah coba memotong kawat lantaran ada resiko kawat tertelan atau terhirup e paru-paru. Bila berlangsung sariawan atau luka disebabkan kawat yang mencuat, kumur dengan air gara atau obat kumur antiseptik. Resiko lain memakai kawat ialah ada kerentanan bibir serta mulut merasakan sariawan. Umumnya, sariawan yang diakibatkan oleh kawat gigi bisa diobati dengan salep yang meredakan rasa sakit serta menolong mengobati lukanya.
30-04-2022 01:14
 Di Indonesia, tradisi mudik kerap diidentikkan dengan Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini merupakan aktivitas pulang atau kembali ke kampung halaman yang dilakukan oleh para perantau atau pekerja migran. Selain Indonesia, sejumlah negara di luar negeri tampaknya juga memiliki tradisi mudik menjelang lebaran. Dilansir dari pssat.ugm.ac.id, aktivitas mudik ini mulanya menjadi sangat populer setelah kemerdekaan RI, tepatnya pada 1960-an. Kala itu, masyarakat berbondong-bondong ke Jakarta untuk mengais rejeki ke ibu kota baru Indonesia tersebut. Ketika menjelang lebaran tiba, mereka merasa rindu dengan kampung halamannya dan memutuskan untuk kembali. Sejak saat itu, fenomena mudik menjadi tradisi khas saat menjelang lebaran. Namun, tak hanya di Indonesia saja yang punya tradisi mudik. Di luar negeri pun terdapat tradisi mudik ini dengan pemaknaan dan istilahnya masing-masing. Dirangkum Tempo dari berbagai sumber, berikut lima negara yang memiliki tradisi mudik: 1. China Di China, tradisi mudik tidak hanya berlangsung saat Lebaran, melainkan terjadi pada saat perayaan tahun baru Imlek. Mengutip ibtimes.co.uk, perayaan Imlek di China jauh lebih meriah ketimbang Hari Raya Idul Fitri. Momen tersebut banyak dimanfaatkan warganya untuk pulang ke kampung halaman atau mudik agar dapat merayakan bersama keluarga. 2. India Tradisi mudik di India yang terbesar berlangsung saat perayaan Festival of Lights alias Diwali. Perayaan yang terjadi setiap Oktober atau November itu sama meriahnya dengan perayaan Idul Fitri di sejumlah negara-negara Islam. Warga India akan beramai-ramai kembali ke kampung halaman mereka. Bahkan, fenomena mudik di India ini lebih heboh ketimbang di Indonesia, seperti dikutip dari rediff.com. 3. Bangladesh Seperti halnya di Indonesia, sebagian besar warga Bangladesh merantau ke kota-kota besar untuk bekerja dan memperbaiki nasib. Setiap menjelang perayaan hari besar, seperti Idul Fitri mereka akan pulang ke kampung halaman untuk merayakannya bersama sanak keluarga. Aktivitas mudik ini menjadi agenda tahunan yang wajib dilakukan para warga Bangladesh yang merantau. 4. Pakistan Menjelang Hari Raya Idul Fitri, biasanya jalur-jalur utama penghubung antar wilayah di Negara Pakistan akan terlihat penuh sesak. Tentunya, hal itu dipenuhi oleh kendaraan para pemudik serta angkutan umum yang hendak melangsungkan perjalanan ke kampung halaman. Melansir newspakistan.pk, pemerintah Pakistan akan melibatkan pihak kepolisian untuk bersiaga melancarkan arus mudik ini. 5. Arab Saudi Fenomena mudik juga dilakukan oleh warga muslim di Arab Saudi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Sama halnya dengan di Indonesia, keluarga di kampung halaman akan mendekorasi rumahnya seindah mungkin dan menyiapkan aneka masakan khas lebaran guna menyambut anggota keluarga lain yang akan berkunjung. Â