Jangan Terlalu Sering Pegang Payudara dan Vagina Pacar

Additional Image

Waktu Posting : 15-07-2016 23:17 | Dibaca : 4631x

Perempuan harus menunjukkan sikap tidak suka bila pacar sampai berani memegang payudara apalagi bagian vagina.

Terlalu sering memegang payudara, jelas Dr Boyke, bisa merangsang terjadinya kanker payudara. "Bila terlalu kencang pegangnya, bisa menimbulkan trauma," kata Boyke.

Baca juga : Penyakit Akibat Telat Makan

Sementara kalau mereka sampai berani memegang vagina pasangannya, bisa menimbulkan keputihan karena jari belum tentu bersih. Tak jarang sampai terjadinya infeksi, dan berisiko sulit punya anak.

"Kalau jari sampai masuk bisa merobek selaput darah. Belum berhubungan seks sudah sobek, bayangkan saja. Bahkan ada sampai yang berdarah," kata Dr Boyke.

"Di sinilah perempuan harus berani tegas mengatakan 'tidak'," kata Dr Boyke.

Baca juga : Pikir Dulu Sebelum Pasang Tato

Dr Boyke menyarankan agar perempuan menggunakan celana panjang jeans agar tangan pasangannya tidak ke mana-mana.

"Kalau cuma pegang tangan, peluk sayang, itu merupakan ungkapan dari bahasa cinta. Kalau lebih dari itu, perempuan yang harus tegas. Bilang saja geli atau jujur bilang tidak suka," Dr Boyke menekankan. 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Jaga Kesehatan Mulut Untuk Redam Penyakit

31-05-2014 01:02

Dari hasil penelitian dan situasi konkret masyarakat Indonesia terungkap, kesadaran memelihara kesehatan gigi-mulut di berbagai tingkatan usia masih sangat rendah. Dibutuhkan edukasi terus-menerus agar masyarakat lebih memperhatikan kesehatan mulut dan giginya. Minimnya perhatian terhadap kesehatan mulut harus diwaspadai. Pasalnya, mulut merupakan cerminan tubuh. Secara keseluruhan, kondisi kesehatan mulut dan gigi yang buruk menunjukkan ancaman terhadap kesehatan seluruh tubuh. Ada bukti kuat mengenai hubungan antara kesehatan gigi dengan organ tubuh, terutama jantung. Infeksi yang berawal dari gusi sangat mungkin menyebar ke organ tubuh lainnya. Parahnya, selama ini banyak orang merasa gigi merupakan bagian yang berbeda dari tubuh. Sejatinya, ada pembuluh darah menuju ke gigi dan juga ke seluruh bagian tubuh. Baca juga :Atasi Kram dan Nyeri Otot dengan Suplemen Herbal  Selain masalah gigi dan gusi, gangguan kesehatan mulut yang sering terjadi adalah sariawan atau seriawan. Rata-rata satu dari lima orang rutin terserang gangguan sariawan. Bukan hanya merepotkan dan mengganggu saat makan, minum, maupun sikat gigi, sariawan dapat menjadi masalah serius. Meski begitu, karena dianggap hanya gangguan biasa, sariawan sering disepelekan. Di dunia kedokteran, sariawan disebut stomatitis afiosa rekuren. Luka kecil ini bisa bersarang di sekitar pipi, lidah, langit-langit, gusi, bibir, bahkan sampai di belakang tenggorokan. Meski demikian, sariawan tidak menular dengan cara apapun pada orang lain. Dalam satu keluarga ada satu kecenderungan untuk sama-sama punya kebiasaan menderita sariawan. Jika Anda sering sariawan, 90 persen kemungkinan anak Anda rentan menderita sariawan. Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab utama sariawan. Namun, ada beberapa hal yang diduga kuat menjadi pemicunya. Di antaranya berhubungan dengan kebiasaan makan seseorang dan terganggunya daya tahan tubuh. Pola makan harian kita cenderung kurang vitamin B12 dan zat besi sehingga timbul sariawan. Mereka yang alergi makanan juga rentan menderita sariawan. Baca juga : Obat Herbal Ampuh Untuk Mengobati Epilepsi  Luka di mulut yang disebabkan bibir atau lidah tergigit atau kebiasaan menyikat gigi terlalu keras sehingga melukai gusi, juga bisa menjadi pemicu. Kondisi kejiwaan, terutama stres, potensial sebagai pemicu sariawan. Sariawan sering menimpa remaja dan orang dewasa yang berusia sekitar 20-an. Perempuan lebih rentan terhadap sariawan ketimbang pria. Banyak wanita mengalami sariawan pada hari-hari awal datang bulan. Sebenarnya sariawan bisa sembuh dengan sendirinya jika faktor pemicu dapat dikendalikan. Saat ini beberapa obat dapat digunakan untuk mempercepat proses penyembuhannya, baik obat tetes, kapsul, tablet, atau suntikan seperti nistatin, ketokonasol, flukonasol, itrakonasol, dan amfoterisin-B. Sebagai pencegahan sekaligus membantu penyembuhan sariawan, obat kumur sangat berguna. Selain mengatasi peradangan, obat kumur bisa membantu menghilangkan bau mulut. Upaya menjaga kesehatan mulut untuk meredam datangnya penyakit, memang tepat. Meningkatkan kesadaran akan kesehatan mulut dan kepedulian untuk merawatnya sejak dini menjadi kunci utamanya.

Featured Image
Merawat Kecantikan Kulit Sesuai Dengan Jenis Kulitnya

16-08-2014 06:50

Tak susah dilukiskan, untuk memperoleh kulit sehat serta indah sesungguhnya gampang. Hal yang pertama kali mesti di ketahui ialah apa tipe kulit Anda. Hal semacam ini mempunyai tujuan untuk mengenal perawatan serta produk kecantikan apa yang sesuai serta pas untuk Anda. Pada intinya, jenis kulit bergantung dari berbagai aspek seperti kandungan air di kulit yang berpengaruh pada kenyamanan serta keelastisan kulit, kandungan minyak yang punya pengaruh pada kelembutan kulit, dan tingkat sensitivitas kulit. Pada umumnya, jenis kulit dibagi 5, yakni normal, berminyak, kering, peka, serta campuran. Bersamaan dengan bergulirnya waktu, jenis kulit Anda bisa mengalami perubahan. Umpamanya, saat remaja, Anda bertipe kulit berminyak namun saat Anda telah dewasa jadi jenis kulit normal.   Baca juga : Kenali Posisi Tidur yang Terbaik Bagi Anda   Di bawah ini panduan kecantikan yang dapat Anda kenali serta praktikan perawatannya sesuai tipe/jenis kulit : Kulit Jenis Normal Kulit jenis normal mempunyai karakteristik tak terlampau berminyak serta tak terlampau kering. Ciri-cirinya : · Pori-pori tak tampak besar. · Tak terlampau sensitif · Keseluruhannya, kulit normal tampak halus Untuk menjaga kulit tipe normal, manfaatkanlah pembersih muka yang lembut. Dinginkan kulit dengan menyajikan toner yang menawarkan kesegaran. Paling akhir, berikan pelembab serta pijat dengan jemari. Kulit Jenis Campuran Kulit jenis campuran mempunyai karakteristik kering atau mungkin normal di bagian khusus serta berminyak di bagian yang lain seperti bagian T (hidung, kening, serta pipi). Umumnya orang mempunyai jenis kulit campuran. Ciri-cirinya : · Pori-pori melebar · Komedo · Kulit mengkilat Apabila Anda mempunyai jenis kulit campuran, cucilah muka saat pagi hari dengan pembersih muka untuk bersihkan kulit serta menghindari komedo. Saat malam, berikan cream pembersih pada bagian yang kering untuk menyeimbangkan minyak yang berlebihan. Kulit Jenis Kering Kulit jenis ini umumnya dikarenakan oleh berbagai aspek seperti genetik, hormon, dampak cahaya UV, penyembuhan serta lain-lainnya. Kulit kering dapat tampak dari kulit yang pecah-pecah, terkelupas, gatal, atau mungkin inflamasi. Ciri-cirinya : · Pori-pori kulit tak terlihat · Kulit kemerahan · Tak elastis · Garis kulit tampak terang Kulit kering dapat diatasi dengan berbagai langkah ; mandi janganlah terlampau lama serta terus-terusan, memakai sabun yang lembut di kulit, janganlah menggosok-gosok kulit terlampau keras, serta menggunakan pelembut usai mandi.   Baca juga : Cara Mengelola Marah dengan Baik Kulit Jenis Berminyak Pada umumnya, kulit berminyak dapat dikarenakan oleh masa puber, hormon yang tak seimbang, stress atau mungkin kerap terpapar cahaya matahari serta terlampau lembab. Ciri-cirinya : · Pori-pori kulit membesar · Kulit mengkilat · Banyak komedo serta jerawat Untuk menjaga kulit jenis berminyak bisa dikerjakan dengan beberapa langkah gampang seperti janganlah terus-terusan bersihkan muka, menggosok-gosok muka janganlah terlampau keras, serta janganlah memencet atau mungkin memecahkan jerawat. Kulit Jenis Sensitif Bila Anda mempunyai jenis kulit ini, coba mencari tahu pemicunya. Kulit peka dapat disebabkan berbagai sebab, tetapi biasanya ialah disebabkan pemakaian produk kulit yang tak sesuai yang mengakibatkan keringnya kulit, hingga mempermudah timbulnya gatal-gatal. Ciri-cirinya ialah : · Kulit kemerahan · Gatal · Sensasi terbakar · Kering Janganlah membersihkan muka dengan sabun apabila Anda mempunyai kulit peka. Manfaatkanlah lotion pembersih ringan dengan kandungan hipoalergenik. Terapkan pelembab untuk memperkuat kulit serta menghindari iritasi.

Featured Image
Cerita Pendek yang Menyentuh Hati Jutaan Orang

22-07-2016 01:01

Berikut adalah dua cerita pendek yang memberi kesadaran baru dan jarang kita perhatikan, namun kini telah kami sampaikan kepada Anda. Cerita pertama: Ada seorang anak, yang mempunyai ibu berusia lanjut, giginya sudah tanggal semua, sehingga membuat anaknya ingin membawa ibunya untuk memasang gigi palsu. Begitu masuk ke klinik gigi, dokter pun mulai mempromosikan gigi palsu mereka, namun si ibu maunya gigi palsu yang paling murah. Mendengar itu, sang dokter tidak mau menyerah begitu saja, sambil memandangi si anak, dengan sabar ia menjelaskan perbedaan kualitas antara gigi yang bagus dan buruk. Namun, yang sangat mengecewakan dokter adalah, anak yang tampaknya berduit itu acuh tak acuh, hanya sibuk merokok sambil telepon, sama sekali tidak peduli dengannya. Dokter gagal meyakinkan si ibu, hingga akhirnya memenuhi permintaannya. Saat itu, dengan tangan bergetar, si ibu mengambil sebuah kain bungkusan, lalu membukanya selapis demi selapis, kemudian mengambil dan menyerahkan uangnya kepada dokter sebagai uang muka, dan semingu kemudian akan kembali lagi untuk memasang gigi palsunya. Baca juga : Tips Agar Hubungan dengan Suami/Istri Semakin Harmonis   Setelah si ibu dan anaknya meninggalkan klinik, orang-orang yang ada di klinik mulai jengkel dan marah-marah terhadap anak berduit tersebut, berpakaian necis, rokonya pun cerutu kualitas tinggi, tetapi tidak rela mengeluarkan uang untuk sepasang gigi palsu yang bagus bagi ibunya. Tepat di saat mereka masih memendam rasa jengkel dan amarah itulah, tak diduga anak berduit itu pun kembali ke klinik dan berkata : “Dok, tolong buatkan gigi porselen yang terbaik buat ibu saya, biayanya saya yang tanggung, tidak masalah berapa pun harganya. Tapi, saya minta anda jangan mengatakan hal yang sebenarnya kepada ibu saya, ibu saya orang yang sangat hemat, dan saya tidak ingin membuatnya sedih karena hal ini.” Cerita kedua: Saya ke pembaringan biasanya pada pukul 23:00 malam, di luar jendela sana tampak hujan salju. Saya menyusutkan diri di balik selimut, mengambil jam alarm, namun alarmnya tidak berfungsi, karena sudah saatnya ganti baterai baru dan saya lupa membelinya. Cuaca yang begitu dingin seperti itu, membuat saya malas untuk bangun lagi. Rasa malas membuat saya menelepon ibu, “Bu, jam alarm saya belum diganti dengan baterai baru, sementara besok pagi saya harus ke kantor untuk rapat, dan saya harus bangun pagi, jadi, besok jam 6 pagi, ibu bangunkan saya ya melalui telepon.” Suara ibu di ujung sana terdengar agak serak, mungkin sudah tertidur, kemudian terdengar ucapanya, “Ya, baiklah”. Saat telepon berdering, saya sedang bermimpi indah, langit di luar sana tampak gelap gulita. Sementara di seberang sana, ibu berkata, “Xiao-ju, ayo bangun, hari ini ada rapat.” Aku melihat jam di pergelangan tanganku, baru jam lima pagi. Lalu dengan jengkel, aku berteriak, “Bukankah aku bilang jam enam pagi? Aku kan masih mau tidur beberapa saat lagi, tapi ibu ganggu!” Tiba-tiba di seberang sana, ibu terdiam, dan aku pun menutup telepon. Setelah bangun, aku pun merapikan diri, dan siap berangkat ke kantor. Dingin sekali cuacanya, tampak hamparan salju di mana-mana. Di halte bis, aku terus menginjak kakiku saking dinginnya. Di sekeliling tampak gelap gulita, sementara di sampingku berdiri dua orang tua yang sudah senja. Aku mendengar si kakek berkata pada nenek itu, “Coba lihat kau, semalaman tidak tidur dengan nyenyak, waktu masih pagi juga kau mulai mendesakku, dan coba lihat sekarang harus menunggu begitu lama di sini.” Ya, bis pertama baru akan tiba lima menit lagi. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya bis yang ditunggu-tunggu itu pun datang, aku bergegas naik ke atas bis. Supir bis adalah seorang pemuda tanggung, sang supir segera tancap gas setelah menunggu aku naik ke dalam bis. Aku berkata kepadanya, “Hei, sopir, di bawah sana masih ada dua orang tua, cuaca begitu dingin, mereka sudah lama menunggu di sana, mengapa kau langsung tancap gas tidak menunggu mereka ?” Dengan bangga pemuda tanggung itu berkata, “Tidak apa-apa, mereka itu ayah ibu saya. Hari ini adalah hari pertama saya menarik (sebagai supir) bis umum, mereka datang hanya sekadar melihat saya.” Baca juga : Akhlaq Suami Terhadap Istri   Tiba-tiba mataku berkaca-kaca dan meneteskan air mata, aku membaca pesan pendek dari ayah, “Nak, ibu bilang, ibu yang salah, ibu selalu tidak bisa tidur dengan nyenyak, sebenarnya sejak awal ibu sudah bangun, dan ibu khawatir kamu akan terlambat rapat.” Tiba-tiba aku teringat sebuah pepatah Yahudi : “Ketika ayah memberikan sesuatu untuk anaknya, sang anak pun tersenyum. Namun, ketika si anak memberikan sesuatu untuk ayahnya, sang ayah menangis.” Setelah membaca cerita ringkas dan sarat dengan makna ini, mengingatkan kita untuk menjadi seorang anak yang berbakti kepada orang tua. Seumur hidup ini, orang yang memungkinkan kita berutang terlalu banyak dan tidak mengharapkan balasan jasa serta tanpa pamrih hanyalah Ayah dan Ibu, yakni orang tua kita. Jadi janganlah berkeluh kesah hanya karena mendengar ocehan mereka, sebaiknya maklumi dan pahami mereka, bersyukur dan terima kasih kepada mereka, serta peduli dengan mereka. Hidup ini singkat, jangan pernah merasa bosan untuk melihat orang tua kita selagi sempat, walau hanya sekejap. (secretchina/jhon/ran)

...