Waktu Posting : 13-03-2016 10:52 | Dibaca : 1968x
31-05-2014 10:23
Kelebihan berat badan tak cuma mengganggu penampilan tapi juga membuat badan tak terjamin kesehatannya. Aneka penyakit akan dengan mudah datang dan bersarang. Tapi bukan berarti semua itu tak dapat diatasi. Dengan bantuan olahraga, diet, dan motivasi serta disiplin yang kuat, niscaya berat badan yang berlebih bisa diatasi. Secara mudah, kegemukan dapat diartikan sebagai adanya kelebihan lemak di bagian tubuh tertentu sehingga antara lain menyebabkan berat badan melebihi normal. Kelebihan lemak bisa dijumpai di lipatan perut, paha, pantat, lengan bagian atas, leher, dan sebagainya. Selain itu, jantung dan pembuluh darah juga sering diselimuti lemak. Dan kegemukan bukan saja menurunkan nilai penampilan serta daya tarik, tapi juga mendekatkan kita pada beragam penyakit yang menurunkan nilai kesehatan. Ini berbeda dengan penampilan tubuh atlet body building (binaraga). Walau mereka kelebihan berat badan, tapi tidak dapat dikatakan gemuk sebab yang berkembang adalah otot, bukan lemak tubuh. Baca juga : Membincang Perawatan Kesehatan Wanita Untuk menilai berat badan tersebut antara lain dapat diketahui dengan menghitung indeks massa tubuh atau Body Mass Index (BMI). Yaitu perbandingan berat badan (kg) dengan kuadrat tinggi badan (meter). Anda dengan berat 64 kg dan tinggi 1,5 m misalnya, nilai BMI-nya adalah 28,4. Nah, berdasar perhitungan tadi, Anda bisa dikategorikan bertubuh gemuk sebab BMI tubuh yang ideal adalah berkisar antara 20-25. Bila nilainya di atas 27, sudah dikategorikan gemuk. Angka BMI ini hampir sama pada pria maupun wanita. Begitulah, kegemukan mau tidak mau pasti akan menambah berat badan dan menimbulkan gangguan kesehatan. Antara lain gangguan pada sistem pembuluh darah dan jantung. Sebab sebagian kandungan lemak itu terdapat di sepanjang pembuluh darah. Akibatnya, kerja jantung untuk memompa darah semakin berat. Di sisi lain, sebagian lainnya juga akan melapisi bagian luar jantung. Ini pun akan mempersulit kerja jantung. Adanya lemak di sepanjang pembuluh darah dapat pula menurunkan elastisitas pembuluh darah balik yang pada gilirannya akan mempermudah timbulnya varises, khususnya di betis. Kaki jadi mudah mengalami kelelahan karena beban kaki sebagai penyangga tubuh tambah berat akibat berat badan bertambah. Akibat lain, tulang dan sendi bisa mengalami gangguan. Ya, ibarat mobil sajalah. Bila terlalu sering kelebihan muatan akan mempercepat kerusakan. Orang yang menderita kegemukan juga cenderung rentan terhadap gangguan penyakit. Misalnya saja penyakit gula (diabetes). Orang yang mengalami kegemukan biasanya suka makan sehingga hormon insulin tidak mampu lagi mengolah gula. Akibatnya gula menumpuk. Ginjalnya pun akan cepat rusak. Baca juga : Jangan Sepelekan Influenza Dari beragam risiko tersebut, jelas sulit untuk mengatakan, orang gemuk dapat sehat dalam jangka waktu panjang. Mungkin untuk sementara waktu mereka dapat sehat. Tapi 4-5 tahun kemudian berbagai gangguan kesehatan tadi akan muncul, meskipun yang bersangkutan berusaha agar tetap sehat. Karena kegemukan tidak sehat, maka sedini mungkin ia harus dihindari. Yaitu pada usia 18-20 tahun. Berat badan harus senantiasa terkontrol agar mencapai sekitar berat badan ideal. Setelah usia 20 tahun sudah mendapat berat badan ideal. Ini yang harus dipertahankan. Naik, boleh-boleh saja, tapi tak lebih dari 10 persen. Berat badan ideal (BBI) dapat dihitung dengan rumus: tinggi badan dikurangi 100. Kalau tingginya 160 cm, berat idealnya sekitar 60 kg. Kalaupun mau naik, ya, cukup 2-3 kg saja. Untuk mempertahankan berat ideal, olahraga adalah jawaban utamanya. Bagaimana upaya agar tetap sehat kendati menderita kegemukan? Ada dua hal yang harus diperhatikan. Antara lain melakukan aktivitas tubuh secara teratur. Sedapat mungkin harus selalu melakukan olahraga. Misalnya jalan kaki, naik tangga, lari, renang, senam, atau melakukan gerakan tubuh secara teratur dan seimbang.
02-07-2014 10:47
Bukan hanya pakaian saja lho yang bisa warna warni, rambut juga saat ini semakin bermacam warnanya. Pewarna rambut saat ini makin akrab serta jadi sisi dari tren fashion terbaru. Tetapi konon kabarnya pemakaian pewarna rambut bisa menyebabkan kanker . Apakah benar? Seluk Beluk Pewarna Rambut Tiap-tiap tahun, mode senantiasa berubah-ubah. Lebih tepaynya lagi berganti. Tidak cuma mode baju, style serta potongan rambut juga turut berganti. Juga bukan hanya potongan rambut saja yang utama, sekarang ini warna rambut juga sering dihubungkan dengan tren saat ini. Walau sebenarnya mulanya, pewarnaan rambut ditujukan untuk menutupi uban yang telah bermunculan di kepala. Dulu saat, pada tahun 1938, FDA (Food & Drug Administration, Badan POM-nya Amerika Serikat) sudah temukan bahwasanya pewarna rambut yang di produksi pada waktu itu, dengan bahan aktif utama coal-tar, dapat dibuktikan mengakibatkan reaksi alergi pada berbagai pemakainya. Tetapi FDA tak melakukan larangan, cuma mensyaratkan ada peringatan alergi pada label. Pada tahun 1978, FDA kembali mensyaratkan ada peringatan pada label pewarna rambut yang memiliki kandungan 4-methoxy-m-phenylenediamine (4MPPD) atau 4-methoxy-m-phenylenediamine sulfate (4MPPD sulfate), yakni dua bahan aktif pewarna rambut yang terhitung kelompok coal-tar. Kriteria peringatan ini semacam tindak lanjut temuan kaum peneliti di National Cancer Institute di Rumah Sakit Bethesda, MD., perihal munculnya kanker pada tikus percobaan yang pakannya digabung dengan ke-2 zat itu. Kaum peneliti itu memanglah berniat mempelajari dampak zat tersebut di pakan tikus serta bukan hanya menerapkannya di kulit, lantaran mereka hendak mempelajari efek zat aktif itu dalam badan (menurut riset, ada beberapa kecil zat aktif yang diterapkan pada rambut dapat terserap ke dalam darah lewat kulit kepala). Tetapi hasil riset ini diragukan oleh peneliti lain yang menyampaikan bahwasanya hasil uji ini tak dapat dengan cara akurat tunjukkan ada jalinan pada zat aktif pewarna rambut itu dengan kemungkinan kanker, lantaran jumlah yang dapat terabsorbsi melalui kulit kepala kecil kemungkinan sekali. Terlebih pada komponen pewarna rambut, tetap ada beragam zat kimia lain yang pula ditambahkan untuk memperoleh 'adonan' pewarna rambut yang di idamkan, serta bukan hanya terbagi dalam zat tunggal semata. Sesudah FDA menyebutkan peringatan pada 4MPPD serta 4MPPD sulfat, kaum produsen pewarna rambut menghentikan pemakaian zat-zat kimia itu dalam formula pewarna rambutnya. Semacam penambahan, industri pewarna rambut juga menghentikan pemakaian berbagai zat penambahan lain yang menurut riset menyebabkan kanker pada hewan percobaan. Tetapi berbagai peneliti terus terasa bahwasanya selama zat pengganti untuk zat penambahan itu mempunyai susunan kimia yang serupa, maka potensi pemicu kankernya bakal sama juga dengan zat yang digantikan. Baca juga : Cara Mudah Untuk Hidup Sehat dan Lebih Lama Apakah benar Timbul Kanker? Pada tahun 2004, peneliti dari Yale, Thongzhang Zheng, ScD temukan ada jalinan pada pewarna rambut permanen, terlebih yang berwarna gelap, dengan kanker kandung kemih serta non-Hodgkin's lymphoma. Riset itu menyimpulkan bahwasanya wanita yang memakai pewarna rambut dalam periode panjang sebelum saat tahun 1980 alami penambahan kemungkinan terkena non-Hodgkin's lymphoma dibanding yang tak memberi warna rambutnya atau yang memakai pewarna rambut semi permanen. Mereka yang memberi warna rambut dengan pewarna rambut permanen berwarna gelap lebih dari 25 tahun, juga resikonya meningkat 2 kali lipat. Riset Zheng ini dilaporkan dalam American Journal of Epidemiology edisi 15 Januari 2004. . Tetapi Cosmetic, Toiletry and Fragrance Association di Amerika Serikat mengacu 2000 hasil riset ilmiah perihal jalinan pewarna rambut serta kanker yang dikerjakan oleh kaum peniliti Johns Hopkins. Hasil-hasil riset itu tunjukkan bahwasanya susah untuk menyimpulkan ada jalinan yang pasti, serta perlu riset selanjutnya untuk dapat menunjukkan bahwasanya pewarna rambut dapat mengakibatkan kanker. Lantaran hasil riset yang amat bermacam, Direktur program Pewarna serta Kosmetik FDA, John Bailey, Ph. D menyampaikan bahwasanya FDA tak mempunyai basic yang kuat untuk menyebutkan bahwasanya apakah pewarna rambut memanglah menyebabkan kemungkinan kanker. Pemakai diinginkan mempunyai pertimbangan-pertimbangan yang masak dalam menentukan pewarna rambut, umpamanya dengan menerapkannya dengan cara benar serta sesuai sama panduan yang tercantum pada paket. Kurangi frekuensi pewarnaan (umpamanya, janganlah memberi warna rambut satu minggu sekali) dapat dikerjakan untuk hindari ada kemungkinan kanker disebabkan pewarnaan rambut. Baca juga : Kesemutan, Jangan Anda Anggap sepele Yang 'Alami' Belum Pasti Aman Bila pemakaian pewarna rambut memiliki bahan basic kimia menyajikan keragu-raguan dari segi keamanannya, mengapa tak coba memakai henna? Henna ialah pewarna rambut yang datang dari alam, Lawsonia inermis. Tetapi warna alami henna yang dipakai untuk pewarna rambut ialah merah-jingga, yang bila diterapkan ke rambut warnanya jadi lebih 'transaparan', cuma membuahkan warna rambut asli bersemu merah. Henna yang berwarna-warni seperti blonde, cokelat, mahogany, kemungkinan ada menambahkan garam logam atau juga barangkali ditambah pewarna rambut sintetis. Henna yang mengklaim dapat menyebabkan warna hitam (black henna) besar kemungkinan ialah pencampuran henna dengan para-phenylenediamine (PPD). Henna dengan menambahkan PPD sudah diklaim beresiko di beberapa negara, lantaran senyawa PPD dilaporkan menyebabkan beragam masalah dimulai dari hipersensitivitas hingga kanker. Henna asli tak sempat menyebabkan warna hitam, sedang henna hitam (black henna) yang kerap dipakai untuk rajah atau tato ialah Indigofera tinctoria yang menyebabkan warna indigo (biru tua), serta bukan hanya hitam. Yang Utama : Hati-hati Selanjutnya, apa pun pewarna rambut yang Anda pakai, yakinkan Anda senantiasa waspada dalam pemakaiannya. Selama Anda memakainya sesuai sama panduan, sejauh itu juga pewarna rambut cukup aman untuk Anda pakai. Yang perlu diingat waktu memakai pewarna rambut sintetik ialah : 1. Saat menerapkan pewarna rambut, janganlah membiarkannya ada di rambut anda lebih lama dari saat yang diputuskan dalam paket. 2. Bersihkan rambut hingga kulit kepala Anda dengan air hingga bersih. 3. Gunakan sarung tangan waktu menerapkan pewarna rambut. 4. Ikuti panduan penggunaan yang tercantum dalam paket dengan jeli. 5. Jangan sempat mencampuradukkan buatan pewarna rambut dengan merk atau tipe buatan yang tidak sama, lantaran dapat menambah kemungkinan terjadinya reaksi kimia yang tak di idamkan. 6. Usahakan tak terus-terusan ganti warna rambut, lantaran makin tidak sering Anda memberi warna rambut Anda, makin kecil juga kemungkinan kanker - atau masalah lain yang terkait dengan pewarnaan rambut - menghantui Anda. 7. Sangat dianjurkan, sebelum saat menerapkannya ke rambut Anda, coba untuk melakukan tes alergi terlebih dulu. Langkahnya dengan tempelkan sedikit saja adonan cat rambut ke daerah belakang telinga Anda, serta janganlah dicuci dahulu hingga 2 hari. Bila tiada rasa gatal, sensasi terbakar, kemerahan atau reaksi-reaksi alergi yang lain, barulah Anda dapat menerapkannya ke rambut Anda.
16-06-2014 16:26
Ada beberapa hal yang menjadi penyebab munculnya kolesterol tinggi dalam darah. Meningkatnya kandungan kolesterol paling banyak diakibatkan oleh konsumsi makanan yang banyak memiliki kandungan lemak jenuh, gaya hidup yang tak sehat serta seimbang, , pola hidup yang salah serta rutinitas jelek sebagai kebiasaan harian. Kolesterol tinggi adalah satu diantara penyebab timbulnya beragam jenis penyakit dalam badan manusia. Sebagai usaha pencegahan penyakit jantung serta penyumbatan pembuluh darah, mengenali kandungan kolesterol dalam darah ialah hal yang amat perlu. Umumnya, kontrol dilaksanakan dengan tes darah di laboratorium. Kontrol sederhana ini bisa memperlihatkan angka kolesterol keseluruhan, sedang kontrol yang lebih kompleks, bisa memperlihatkan keterangan ekstra berbentuk angka high density lipoprotein (HDL), low density lipoprotein (LDL), serta trigliserida. Kandungan kolesterol keseluruhan yang dianjurkan ialah tak melebihi 200 mg/dL, dengan komposisi LDL 150 mg & HDL 50 mg/dL. Pengujian kandungan kolesterol ada baiknya dilaksanakan dengan cara berkala untuk tetap mengawasi kesehatan dengan cara total. Tetapi kecuali lewat pengujian darah, ada ciri-ciri fisik yang bisa diamati untuk mendeteksi tingginya kandungan kolesterol keseluruhan dalam darah. Baca juga : Makanlah Makanan Sehat Untuk Tubuh Sehat Di bawah ini ialah ciri-ciri atau tanda-tanda fisik dari seseorang yang memiliki kadar kolesterol tinggi : 1. Terasa pegal pada pundak dan tengkuk Implikasi dari aliran darah yang tak lancar pada pembuluh darah di pundak menyebabkan pegal di tengkuk dan pundak. Aliran darah yang tak lancar juga dikarenakan ada penyumbatan pembuluh darah yang disebabkan oleh tingginya kandungan kolesterol. 2. Kaki dan tangan sering kesemutan Nyaris sama juga dengan pegal, kesemutan adalah implikasi dari aliran darah yang tak lancar di area tertentu pada badan. Kesemutan ini ada hubungannya dengan saraf yang tak memperoleh aliran darah. 3. Belakang kepala sering pusing Pusing di belakang kepala timbul sebab ada penyumbatan pembuluh darah di seputar kepala. Penyumbatan ini muncul karena kolesterol yang mulai membuat plak di pembuluh darah. Pembuluh darah pun akhirnya akan pecah dan mengakibatkan stroke jika hal ini terus dibiarkan. 4. Dada bagian kiri seperti tertusuk Dada bagian kiri memiliki hubungan dengan jantung yang bertindak seperti pemompa darah. Penyumbatan pembuluh darah di seputar jantung dapat mengakibatkan rasa nyeri seperti tertusuk. Rasa nyeri ini juga bisa menjalar sampai ke sisi leher. Nyeri dada dapat pula menjadi pertanda terjadinya serangan jantung. Keadaan ini dapat merupakan sebuah gejala bahwasanya kandungan kolesterol dalam darah sangat tinggi. Baca juga : Kiat Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan 5. Kaki dan tangan sering pegal Pembuluh darah di tangan & kaki dapat juga mampat disebabkan penumpukan kolesterol. Pegal di tangan serta kaki yang disebabkan penumpukan kolesterol umumnya berlangsung secara terus-terusan walaupun beraktivitas ringan. 6. Mudah mengantuk Hal semacam ini umumnya berlangsung lantaran kurangnya konsumsi oksigen ke otak disebabkan pembuluh darah yang menyempit lantaran ada timbunan lemak disebabkan kolesterol. Walaupun tidur Anda pada saat yang seharusnya serta mencukupi keperluan tidur 8 jam, Anda terus terasa kantuk yang berlebihan, nyaris setiap waktu terserang oleh rasa kantuk. Bila Anda kerap mengalami tanda-tanda seperti itu, periksakanlah diri Anda ke dokter untuk mengenali kandungan kolestrol dalam darah. Kunci utama dalam mengelola kadar kolesterol dalam badan ialah dengan mengatur pola makan & akitvitas fisik. Adapun cara-cara yang dapat dilaksanakan untuk mengatur kadar kolesterol dalam badan antara lain : 1. Penataan pola makan dengan mengonsumsi makanan yang rendah lemak 2. Memperbanyak makanan yang mengandung serat 3. Memperbanyak makanan yang banyak memiliki kandungan antioksidan seperti sayur & buah 4. Jauhi rokok & minuman yang mengandung alkohol 5. Laksanakan olahraga dengan cara teratur