Waktu Posting : 30-05-2014 17:06 | Dibaca : 2308x
05-07-2016 16:52
Kamu mungkin merasa aneh ketika mendengar bahwa ada beberapa orang yang memakai kaos kaki pada malam hari dan menaruh irisan bawang merah di dalamnya. Kamu pasti bertanya, BUAT APA?, benar kan? Ternyata hal ini bukan lah suatu hal aneh lho. Ada manfaat mengejutkan di balik kebiasaan unik ini. Dan setelah membaca ini, kamu mungkin justru ingin mencobanya. Baca juga : Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke 1. Membunuh bakteri di kaki penyebab bau Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kulit dapat menyerap nutrisi (vitamin dan mineral) dari bawang merah jika kamu meletakkannya di kaki saat akan tidur. Termasuk salah satunya mendapatkan manfaat antibakterial dari bawang merah. Sifat antibakterial karena adanya kandungan sulfur ini membantu membunuh bakteri penyebab bau kaki. 2. Melembutkan kaki Jika kamu memiliki kulit keras atau sering juga disebut "kapalan" di kaki, bawang merah juga bisa membantu melembutkan kulit kaki tersebut. Caranya, rendam potongan bawang merah di dalam cuka. Campuran asam dan sulfur dari kedua bahan ini ampuh melembutkan kaki kasar dan keras. Baca juga : Efek Terburuk Jika Bayi Diberi Vaksin Palsu Untuk menyingkirkan bau kaki, kamu cukup menempelkan irisan-irisan bawang merah di telapak kaki, dan sepanjang punggung kaki, baru pakai kaos kaki. Jika pun kamu tak punya bawang merah, bisa juga digantikan dengan bawang bombay, karena khasiatnya dan kandungannya hampir sama. Bagaimana, tertarik mencoba tidur pakai kaos kaki yang diisi bawang merah?
25-07-2024 04:22
Nahdlatul Ulama (NU) merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia yang memiliki peran yang sangat penting dalam sejarah perkembangan agama Islam di Nusantara. Berdiri di awal abad ke-20, NU lahir sebagai respons terhadap ancaman dari berbagai pihak yang berusaha menyerap tradisi Islam dari luar Nusantara dan menghilangkan kearifan lokal yang telah berkembang selama berabad-abad. Sebelum NU didirikan, pada akhir abad ke-19, datanglah kolonialisme Belanda yang memberikan tekanan terhadap keberadaan Islam di Indonesia. Pemerintah kolonial Belanda mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang bertujuan untuk mengisolasi masyarakat Muslim dari akses terhadap tradisi Islam yang sejati, serta menciptakan ideologi baru yang lebih sesuai dengan kepentingan mereka. Hal ini membuat ulama-ulama dan masyarakat mulai merasa khawatir akan keberlangsungan agama Islam di tanah air. Pada tahun 1926, para ulama dan tokoh masyarakat yang peduli terhadap keberadaan agama Islam berkumpul di Surabaya dan mendirikan Nahdlatul Ulama. Organisasi masyarakat ini bertujuan untuk mempertahankan tradisi Islam Nusantara dengan prinsip-prinsip agama yang membawa rahmat bagi alam semesta. NU pun mulai menggalang kekuatan dalam pergerakan dakwah dan mendidik masyarakat tentang kodrat agama yang lembut serta damai. Seiring berjalannya waktu, Nahdlatul Ulama tumbuh menjadi kekuatan yang sangat kuat dalam masyarakat Indonesia, terutama di pulau Jawa. Melalui organisasinya, NU berhasil menjaga kearifan lokal dan mengintegrasikannya dengan ajaran Islam, menjadikan Islam Nusantara sebagai representasi dari harmoni antara ke-Islaman dan ke-Indonesiaan. Dengan demikian, berdirinya Nahdlatul Ulama menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam di Indonesia. Ormas Islam terbesar ini tidak saja berhasil mempertahankan tradisi Islam Nusantara, tetapi juga menjadi pelopor dalam membumikan ajaran agama yang menciptakan damai dan toleransi di Indonesia. NU hadir sebagai benteng penjaga ke-Islaman dari ancaman-ancaman luar yang ingin merusak tradisi dan kearifan lokal yang telah lama melekat pada masyarakat Indonesia. Dengan demikian, melalui perjuangan keras mereka, NU telah membuktikan bahwa keberadaan Islam di Nusantara bukanlah tanpa identitas lokal, melainkan sebuah warisan yang kaya akan tradisi dan nilai-nilai yang harus dijunjung tinggi. Semangat perjuangan NU dalam mempertahankan tradisi Islam Nusantara membawa inspirasi bagi perjalanan agama Islam di Indonesia hingga saat ini.
25-05-2014 14:06
Leukemia ialah keadaan beberapa sel darah putih yang semakin banyak dari pada sel darah merah namun beberapa sel darah putih ini berbentuk abnormal, leukemia berlangsung lantaran sistem pembentukan sel darahnya tak normal. Sel induk darah tidak berhasil terbentuk serta tak sempurna pas pada waktunya. Mengakibatkan dua jenis sel darah putih jumlahnya berlebihan serta berkembang yaitu sel myeloid serta lymphoid, bila jumlah sel abnormal itu makin banyak, maka manfaat sel darah putih yang semula bertugas membuat perlindungan serta melawan infeksi, beralih jadi sel ganas yang mengakibatkan tanda-tanda yang menyimpang. Tak seperti kanker pada orang dewasa yang biasanya berlangsung lantaran pola hidup tak sehat, kanker pada anak belum di ketahui pemicu tetapnya. Hal semacam ini membuat kanker pada anak tidak bisa dihindari, kanker pada anak berlangsung sejumlah dua sampai tiga % dari keseluruhan masalah kanker di Indonesia. Jumlah itu tetap belum meliputi kasus-kasus yang belum di ketahui, hingga kemungkinan jumlahnya tetap semakin banyak lagi. Diprediksikan saat ini ada kira-kira 4100 masalah baru kanker anak. Nyaris 60 % kanker yang dihadapi anak-anak ialah kanker darah atau leukemia. Leukemia ialah satu diantara kanker yang hingga saat ini ialah kanker nomor satu yang membunuh anak-anak. Oleh karenanya, kenalilah gejalanya dengan jitu. Dengan cara umum kanker pada anak itu dibagi dua grup besar, yakni cair serta padat. Leukemia ialah kanker wujud cair yang ada didalam darah, leukemia paling banyak didapati pada anak umur 2-6 th.. Tetapi kanker ini dapat berlangsung pada seluruhnya grup usia dengan grup paling banyak ialah anak-anak serta orangtua diatas umur 50 th. Baca juga : Vertigo, Jangan Abaikan Pusing di Kepala Masalah kanker anak yang paling banyak berlangsung ialah kanker darah (leukimia), serta kanker bola mata (retinoblastoma). Kecuali itu ada juga kanker tulang, kanker kelenjar getah bening, kanker hati, ginjal, indung telur, otak, dan sebagainya. Penyakit Leukemia (kanker darah) ialah kanker yang sering menyerang anak-anak serta ini adalah tipe kanker yang menyerang beberapa sel darah putih. Leukemia biasanya nampak pada diri seorang dari dimasa kecilnya, Sumsum tulang tiada di ketahui dengan terang pemicunya sudah menghasilkan sel darah putih yang berkembang tak normal atau abnormal. Wajarnya, sel darah putih me-reproduksi lagi apabila badan memerlukannya atau ada tempat untuk sel darah itu sendiri. Badan manusia bakal berikan sinyal/signal dengan cara teratur kapankah sel darah diinginkan be-reproduksi kembali. Pada masalah Leukemia (kanker darah), sel darah putih tak merespon pada sinyal/signal yang didapatkan. Pada akhirnya produksi yang terlalu berlebih tak termonitor (abnormal) bakal keluar dari sumsum tulang serta bisa ditemukan didalam darah perifer atau darah pinggir, jumlah sel darah putih yang abnormal ini apabila terlalu berlebih bisa mengganggu manfaat normal sel yang lain, Seorang dengan keadaan seperti ini (Leukemia) bakal tunjukkan gejala-gejala seperti ; gampang terkena penyakit infeksi, anemia serta perdarahan. Baca juga : Kiat Agar Anak Pandai Sejak Dalam Kandungan Leukemia pada anak ini ada yang berbentuk tahunan ada juga yang akut (kritis). Bila tak selekasnya dikerjakan, leukemia akut ini bisa jadi penyakit yang fatal dalam sebagian bln.. Tanda-tanda yang pertama ialah gampang lelah serta mucah pucat. Saat kecil, semestinya manusia tengah ada pada fase yang benar-benar aktif bergerak. Hingga, keadaan gampang lelah serta mudah pucat tidaklah keadaan yang normal. Anda kenal pemicunya? Kanker darah ialah terjadinya kelainan pada sel darah putih, hingga sel darah putih membunuh sel darah merah serta sel darah yang lain. Jadi, sel darah putih yang semestinya berperan membunuh organisme parasit, jadi membunuh sel darah. Hal semacam itu mengakibatkan kurangnya pasokan sel darah merah pada pasien leukimia. Walau sebenarnya, sel darah merah berperan mengedarkan nutrisi, serta oksigen ke semua badan. Bila sel darah merah kurang, tak heran penderitanya gampang capek serta mudah pucat. Tanda-tanda yang ke dua ialah infeksi dibarengi demam yang tidak kunjung pulih. Pada anak yang sehat serta normal, pemberian antibiotik berbarengan dengan sel darah putih normal dapat menangani infeksi. Pada anak dengan leukimia, walau sel darah putihnya ada dalam jumlah yang benar-benar banyak, namun sel darah putih itu tak berperan memerangi infeksi. Jadi, pemberian antibiotik juga bakal sia-sia.