Mengenal, Mencegah, dan Mengobati Penyakit Kanker

Additional Image

Waktu Posting : 28-04-2014 01:43 | Dibaca : 2371x

Kanker adalah suatu penyakit yang di timbulkan oleh sel liar (Tumor) yang tumbuh tidak terkendali dan terus menerus membesar. Akibat pembesaran itulah akan muncul benjolan yang biasa disebut sebagai tumor. Jika tidak di obati secara baik dan benar maka tumor akan berubah menjadi kanker. Sel pada kanker akan membelah diri dengan cepat dan tidak terkontrol, karena sifatnya ini. Sel kanker mudah 
menyebar ke beberapa bagian tubuh. Sel kanker akan terus menyusup kedalam jaringan yang ada di sekitarnya. Sehingga menjadi ganas dan dapat merusak sel atau jaringan sehat. 
Kanker merupakan salah satu jenis penyakit yang paling ditakuti banyak orang, sehingga ada baiknya kita mencegah agar kanker tidak tumbuh didalam tubuh kita. 
 
Kanker akan tumbuh dan berkembang dengan subur apabila mendapatkan asupan zat-zat yang didapat dari makanan atau kegiatan berikut ini : 
 
1. Ketergantungan terhadap rokok yang banyak mengandung nikotin dan zat-zat adiktif lainnya. 
 
2. Mengkonsumsi minuman beralkohol 
 
3. Terlalu banyak minum kopi, coklat dan teh yang memiliki kandungan kafein tinggi. 
 
4. Terlalu banyak makan-Makanan yang manis seperti gula, dan pemanis buatan, itu disukai oleh kanker serta dapat merusak kesehatan apabila dikonsumsi tidak sesuai dengan batasan atau berlebihan. 
 
5. Hati-hati dengan meminum susu hewani yang dapat menghasilkan zat mucus yang sangat disenangi oleh kanker. 
 
6. Hindari menggunakan garam meja untuk makanan dan minuman kita, sebaiknya menggunkan garam laut yang mengandung yodium. 
 
7. Benzene dan zat kimia lain yang berada di lingkungan, diserap oleh darah sehingga meracuni seluruh jaringan tubuh. 
 
8. Gaya hidup yang tidak sehat. 
 
9. Obesitas (kegemukan) 
 
10. Masalah genetis 
 
11. Akibat radiasi 
 
12. Sinar radiasi matahari yang tidak mampu di tahan oleh jaringan kulit hingga menembus ke dalam dan 
membuat karakteristik kulit menjadi berubah.
 
Berikut beberapa jenis kanker dan gejalanya : 
 
1. Kanker Mulut 
Sering mengalami sariawan pada lidah, mulut dan gusi yang tidak kunjung sembuh sampai jangka waktu yang cukup lama. 
 
2. Kanker paru-paru 
Batuk secara terus menerus, sering keluar dahak yang bercampur darah, mengalami sakit pada daerah dada.
 
3. Kanker Tenggorokan
Ditandai dengan gejala batuk yang terus menerus, suara serak dan payau 
 
4. Kanker payudara 
Kanker payudara ditandai dengan adanya benjolan di sekitar payudara, mengalami perubahan bentuk, 
penebalan pada kulit payudara, terasa gatal, sering berwarna kemerahan, dan rasa sakit yang tidak ada 
hubungannya dengan menyusui atau menstruasi. 
 
5. Kanker otak 
Ditandai dengan rasa sakit di bagian kepala secara terus menerus di pagi hari, dan mulai berkurang pada siang hari, epilepsi (ayan), badan menjadi lemah, mati rasa pada bagian lengan dan kaki, sulit untuk berjalan, perubahan tidak normal pada penglihatan dan sering mengantuk, kepribadian berubah, perubahan pada daya ingat, dan terasa sulit untuk berbicara. 
 
6. Kanker saluran pencernaan 
Kanker saluran pencernaan ditandai dengan adanya darah dalam kotoran, biasanya warna merah terang atau hitam pekat, rasa tidak enak secara terus menerus di bagian perut, adanya benjolan di sekitar perut, rasa sakit setelah makan dan adanya penurunan pada berat badan. 
 
7. Kanker Kolon (Indung Telur) 
Adanya pendarahan pada rectum, ada darah pada kotoran, adanya perubahan saat buang air besar (diare yang terus menerus atau mungkin sulit untuk buang air besar). 
 
8. Kanker buah zakar (Testis) 
Ada benjolan asing pada testis, sakit pasa perut bagian bawah, dada membesar atau menjadi lembek, ukuran penampungan testis yang membesar dan menebal secara mendak. 
 
9. Kanker Darah (Leukemia) 
Wajah sering pucat, mudah terkena infeksi, mudah terluka, sering mengalami mimisan, penurunan berat 
badan, kelelahan kronis, dan sering sakit pada tulang dan persendian. 
 
10. Kanker Kulit 
Ada benjolan pada kulit yang menyerupai kutil (mengeras seperti tanduk), adanya bintik-bintik yang berubah warna dan ukuran, timbul rasa sakit pada daerah tertentu, perubahan warna kulit dan mengalami infeksi yang tak kunjung sembuh dalam waktu yang cukup lama. 
 
11. Kanker Kandung Kemih 
Keluar darah dan disertai rasa sakit pada saat buang air kecil, sering atau sulit untuk buang air kecil, dan terasa sangat sakit pada daerah kandung kemih. 
 
12. Kanker Prostat
Buang air kecil tidak lancar, rasa sakit yang terus menerus pada daerah pinggang bagian belakang, daerah 
penis, dan paha bagian atas (Selangkangan). 
 
13. Kanker Rahim 
Kanker Rahim terjadi pada saat periode datang bulan, saat menstruasi keluar darah yang tidak seperti biasanya dan rasa sakit yang luar biasa. 
 
14. Kanker Limfoma Maglinum (kanker kelenjar getah bening) 
Kanker yang berasal dari jenis jaringan yang membentuk darah. Misalnya jaringan limfe, limfa, lacteal, berbagai kelenjar limfe, timus, dan sumsung tulang. Jenis kanker limfoma yang lebih spesifik adalah penyakit Hodgkin yaitu kanker kelenjar limfe dan limfa. 
 
Mencegah kanker jauh lebih baik dibandingkan mengobatinya, untuk mencegahnya diperlukan pengetahuan mengenai apa saja penyebab kanker sehingga kita bisa mencegah kemungkinan timbulnya sel-sel kanker sedini mungkin. Berikut beberapa tips untuk mencegah penyakit kanker. 
 
  • Memeriksa resiko karena keturunan 
Salah satu penyebab kanker berasal dari faktor keturunan. Jika ada orangtua atau saudara kita ada yang menderita kanker, kemungkinan besar kanker akan menyerang anggota keluarga yang lainnya. untuk itu kita harus memeriksakan semua anggota keluarga agar kita tahu siapa saja yang terkena dan tidaknya. Bila ada yang belum terkena kanker, maka disarankan harus merubah pola hidupnya. 
 
  • Menghindari Makan Makanan yang berlemak 
Lemak menyebabkan banyak masalah di dalam tubuh. Termasuk sebagai pemicu penyakit kanker. Untuk 
mencegahnya hindarilah makan makanan yang berlemak tinggi. 
 
  • Makan makanan yang kaya akan serat 
Sayuran dan buah-buahan merupakan makanan yang kaya akan serat. Banyak mengkonsumsi makanan tersebut sangat baik untuk mencegah kanker. 
 
  • Rutin berolahraga 
Berolahraga merupakan cara yang terbaik untuk mencegah kanker. Pasalnya pada saat berolahraga, lemak yang ada di dalam tubuh akan terbakar dan mempercepat metabolisme. Hal ini akan mencegah terjadinya kanker. Tidak harus berolahraga yang berat, lari di pagi dan sore hari itu sudah bisa untuk mecegah kanker. 
 
  •  Perbanyak konsumsi vitamin A, C, dan E
Vitamin A, Vitamin C, dan vitamin E memiliki kandungan antioksidan yang sangat berguna untuk mencegah 
penyakit kanker. 
 
  • Menghindari Rokok 
Rokok adalah sumber berbagai jenis penyakit tak terkecuali untuk penyakit kanker, berupaya menjauhi dan 
meninggalkan kebiasaan merokok adalah upaya baik untuk mencegah kanker. 
 
  • Perilaku seks yang sehat 
Tidak berganti-ganti pasangan dalam hubungan seks adalah cara yang jitu untuk mecegah kanker, pasalnya timbulnya penyakit kanker karena perilaku seksual yang tidak sehat. 
 
Jadi bila anda tidak ingin terkena penyakit kanker maka ubahlah pola atau gaya hidup anda sekarang juga karena penyakit tidak mudah datang pada orang yang kondisinya sehat. Bila ada teman, saudara, keluarga atau bahkan anda sendiri sudah terkena penyakit kanker, tetapi anda takut untuk operasi atau anda tidak memiliki dana karena biaya operasinya yang begitu mahal. Saya sarankan untuk mengkonsumsi obat herbal ini, karena harganya yang begitu terjangkau dan bebas dari bahan kimia. Berikut beberapa obat herbal yang bisa menyembuhkan penyakit kanker. Diantaranya : sarang semut, sari mengkudu, kulit manggis, dan daun sirsak dapat menjadi solusi yang anda butuhkan. 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Obat Hipertensi dari Jus Buah-Buahan

25-04-2014 22:28

Obat Hipertensi dari Jus Buah-Buahan  - Alhamdulillah, Indonesia kaya dengan obat-obatan herbal, mulai dari madu sampai macam-macam apotek hidup ada. Dari sakit pusing biasa sampai sakit kanker bisa disembuhkan oleh tanaman-tanaman dari tanah Indonesia. Tidak perlu lagi mengacu pada produk herbal dari China. Karena produk herbal asli Indonesia sudah mulai mendunia. Dengan dibukanya Open Market 2015, produk herbal buatan Indonesia akan mempengaruhi market share penjualan dari herbal China. Baca juga :  Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke Obat hipertensi juga ada dari produk herbal. Banyak sekali tanaman ataupun buah-buahan yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Misalnya mengkudu dan kulit manggis. Buah-buahan ini sudah tumbuh dan berkembang di Indonesia, jadi tidak ada istilah mahal. Jika repot untuk mengolahnya menjadi jus, bisa saja langsung membeli jadi produk jus tersebut. Hipertensi dikarenakan tekanan darah sistol/diastolnya naik melebihi normal.  Jika tekanan darah terlalu tinggi bisa terjadi stroke dan bisa pula terjadi kematian dengan pecahnya pembuluh darah. Jadi untuk lebih amannya, bagi siapapun yang berumur 40 tahun keatas, lebih baik sudah mulai mengkonsumsi jus buah penurun hipertensi. Minimal untuk antidepresant, agar pikiran lebih tenang dan tekanan darah menjadi normal. Baca juga : Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Obat Herbal Hidup sehat dengan produk herbal, kelebihannya tanpa efek samping dan aman dikonsumsi jangka panjang. Apalagi kalau berbentuk cairan, cepat diserap oleh tubuh. Hindarkan dari sekarang penyakit hipertensi, agar hidup lebih nyaman dan tanpa masalah dengan penyakit.

Featured Image
Lensa Kontak, Amankah?

17-06-2014 08:40

Lensa kontak adalah alat medis yang dipergunakan sebagai alat bantu penglihatan, penggunaan terapeutik, dan kosmetikal. Penggunaan lensa kontak kebanyakan untuk menggantikan fungsi kacamata, mengatasi beberapa kekurangan dari kacamata itu sendiri, seperti meningkatkan kemampuan penglihatan perifer dan menghindari buramnya kacamata akibat hujan atau keringat. Namun, tak jarang lensa kotak dipakai hanya untuk mengubah penampilan mata seseorang. Lensa kontak dapat diklasifikasikan menurut beberapa aspek, termasuk kegunaan primer, material bahan, durasi penggunaan, dan penggantian lensa kontaknya. Menurut kegunaannya, lensa kontak terbagi atas lensa kontak untuk memperbaiki penglihatan, kosmetik, dan terapeutik. Dari material bahannya, bisa berupa lensa kontak rigid (berbahan PMMA/polymethyl methacrylate) yang tidak dapat mengantarkan oksigen dan RGP (rigid gas permeable) yang sekarang lebih populer karena dapat menghantarkan oksigen dengan baik) dan lensa kontak lunak, lebih dikenal dengan softlens yang menyediakan kemampuan penghantaran oksigen yang lebih baik, wetability dan nyaman.Ada juga berbahan campuran lensa kontak rigid dan lunak. Baca juga : Rahasia Kulit Sehat  Lensa kontak dapat dikenal dari penggunaannya, beberapa istilah yang sering terdengar, seperti daily wear, yaitu lensa kontak yang hanya dapat digunakan untuk kegiatan sehari-sehari dan harus dilepas pada saat tidur dan extended wear atau continues wear yaitu lensa kontak yang dapat dipakai overnight, sampai enam hari bahkan dengan bahan yang terbaru dapat dipakai sampai 30 hari karena tingginya kemampuan penghantaran oksigen, tentunya dengan syarat-syarat yang sangat ketat, seperti tidak dipakai dalam lingkungan yang berdebu dan kotor sebelumnya. Dikenaljuga lensa kontak dari berapa lama ia dapat dipakai. Lensa kontakl unak single use atau sekali pakai yang dapat dipakai oleh orang-orang dengan riwayat alergi atau mudah terkena infeksi. Lensa kontak lunak lainnya, lensa kontak 2 mingguan atau 4 mingguan, bahkan ada yang setengah atau satu tahun. Lensa kontak rigid, biasanya dapat dipakai sampai beberapa tahun. Jika seseorang ingin menggunakan lensa kontak, sebelumnya harus memikirkannya secara matang. Selain itu, dalam keputusan itu memerlukan kerja sama yang baik antara fitter (biasanya seorang dokter mata atau di luar negeri dapat dilakukan oleh optometris) dan pengguna lensa kontak. Beberapa hal penting yang harus diperhatikan yaitu seorang fitter harus dapat menentukan apakah mata pengguna dalam keadaan sehat dan mampu menggunakan lensa kontak, bahkan harus bisa mengajarkan cara menggunakan dan memelihara lensa kontak yang akan dipakai. Baca juga : Waspadai, Dampak Komputer Bagi Kesehatan Anda  Nah, sebagai pengguna lensa kontak, yang paling penting adalah mengetahui secara baik dan disiplin dalam hal penggunaan lensa kontak. Misalnya saja, selalu mencuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun sebelum memegang lensa kontak. Lensa kontak sebaiknya secara rutin dibersihkan, dicuci dengan pencuci lensa kontak (harus selalu terjaga kebersihan cairannya), dan selalu mengecek apakah lensa kontak rusak atau tidak. Cairan pencuci lensa memegang peranan penting dalam pemeliharaan lensa kontak. Mengapa dapat terjadi komplikasi akibat lensa kontak? Tentunya hal ini terjadi akibat ketidaktahuan, kelalaian, dan ketidakmampuan dalam penggunaan lensa kontak secara baik dan disiplin. Hal yang dapat dilakukan adalah mengkonsultasikan kepada seseorang yang kompeten mengenai lensa kontak, jangan memaksakan memakai lensa kontak apabila sudah terjadi mata merah dan iritasi. Pakailah kacamata untuk sementara dan segerakan melakukan konsultasi ke dokter spesialis mata untuk mengatasi keluhannya. Jangan berusaha mengobati keluhannya tersebut dengan membeli obat tanpa resep dari dokter. Ternyata menggunakan lensa kontak itu tidak mudah. Banyak hal yang harus diperhatikan untuk memutuskan apakah kita sudah mampu memulai hidup dengan lensa kontak. Jagalah kesehatan mata Anda karena mata adalah jendela untuk melihat dunia ini.

Featured Image
Pentingnya Memahami Istilah Kuretase dan Resikonya

17-12-2019 16:08

Pastinya pernah mendengar istilah kuretase terutama bagi anda kaum hawa,kata kuret ini berkaitan dengan keguguran. Di mana setelah seorang wanita mengalami kehamilan kemudian keguguran maka ibu ini akan dikerut untuk membersihkan rahim. Agar dapat mengetahui lebih dalam mengenai kuret ini, simak yuk penjelasannya berikut ini.  Di dalam bahasa medis kuret yang dikenal dengan nama D&C (dilation and curretage) atau di dalam bahasa Indonesia disebut dengan dilasi dan kuretase. Tindakan kuretase merupakan suatu prosedur operasi dilasi yang dilakukan sesudah wanita mengalami keguguran ketika usia kandungan pada trimester pertama. Kuretase ini mengacu pada pembukaan atau pelebaran leher rahim karena leher rahim tidak dapat trebuka dengan sendirinya setelah mengalami keguguran. Lain halnya ketika proses melahirkan maka tubuh ibu secara otomatis akan merangsang pelebaran leher rahim dan juga dengan bantuan dari dorongan kepala bayi. Tetapi pada saat keguguran tidak mengalami pelebaran leher rahim sehingga perlu adanya tindakan dilasi untuk mebuka leher rahim. Sesudah dilasi tersebut barulah dilakukan tindakan kuretase yang bertujuan untuk membersihkan isi rahim dari jaringan abnormal. Dan ternyata tindakan kuretase tidak hanya dilakukan setelah mengalami keguguran tetapi juga diperlukan pada saat :   Aborsi atau sesudah melahirkan   Tindakan dilasi dan kuretase dibutuhkan untuk membuang jaringan di dalam rahim selama atau setelah terjadinya keguguran atau aborsi. Sedangkan sesudah melahirkan, dilasi serta kuretase perlu dilakukan untuk membuang sisa-sisa dari placenta. Dilakukannya pembersihan ini untuk mencegah infeksi atau pendarahan hebat.   Pengobatan untuk kelainan rahim   Dilasi serta kuretase dapat membantu untuk mendiagnosis dan juga untuk mengobati adanya pertumbuhan kelainan jaringan pada rahim seperti polip, fibroid, endometriosis, ketidakseimbangan hormonal atau[un kanker rahim. Contoh atau sampel dari jaringan rahim tersebut akan diperiksa untuk mengetahui ada atu tidaknya kelainan sel rahim. Tindakan kuretase pada prosedur yang paling awal dilakukan adalah dilasi baru kemudian kuretase. Untuk semua prosedur tersebut pada umumnya membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit. Langkah-langkah yang dilakukan saat proses kuret biasanya adalah sebagai berikut :   Dilatasi   Yaitu pelebaran yang dilakukan untuk bisa mencapai rahim. Dokter ahli obgyn akan membuka vagina anda dan kemudia melebarkan rahim dengan secara perlahan sehingga dapat mencapai rahim. Setelah leher rahim melebar kemudian diberikan obat agar leher rahim dapat lunak. Dokter juga akan memberikan obat mati rasa agar pasien tidak merasa kesakitan.   Kuretase   Sesudah proses dilasi selesau maka dokter akan mencapai rahim dan melakukan tindakan kuretase yang fungsinya untuk membersihkan rahim.  Adakah resiko atau terjadi komplikasi setelah dilakukan kuretase?  Kasus terjadinya resiko atau komplikasi setelah kuretase sangat jarang ditemukan namun sekitar 16% wanita yuang pernah menjalani tindakan kuret ini dapat membentuk jaringan parut di dalam rahim atau di sekitar leher rahim. Hal tersebut dikenal sebagai sindrom asherman yang dapat menyebabkan ketidaksuburan serta perubahan siklus menstruasi. Sindrom ini dapat disembuhkan dengan melakukan operasi lagi untuk menghilangkan jaringa parut tersebut. Namun bila mengalami keguguran pada usia kehamilan di atas 20 minggu maka kemungkinan besar dapat terjadi komplikasi lainnya seperti infeksi, pendarahan berat, perforasi dinding rahim. Ini akibat dari rahim yang mengembang lebih besar dan lebih tipis selama kehamilan.   Tentunya setelah penjelasan di atas, tindakan kuret perlu dilakukan pada klinik yang terjamin legalitasnya. Klinik Raden Saleh  adalah salah satunya, klinik legal yang telah tersertifikasi dan memiliki dokter ahli spesialis kandungan (SP.oG) yang akan membantu proses kuret lebih aman dan meminimalisir dampak dari tindakan kuret tersebut. Apalagi saat ini tersedia informasi mengenai prosedur kuret yang beredar di dunia maya tetapi proses kuret yang salah. Seperti menggunakan obat sebagai cara menggugurkan kandungan  tetapi tidak menggunakan dosis yang tepat, justru tindakan yang demikian dapat berdampak buruk. Karena tidak semua ibu hamil dapat menggunakan metode ini apalagi bila :   Alergi terhadap obat tersebut Mengalami kehamilan ektopik Memiliki gangguan perdarahan Memiliki penyakit ginjal, paru-paru, penyakit hati Sedang menggunakan KB Telah minum obat kortikosteroid   Bahaya dari penggunaan obat tersebut tentunya tidak bisa dianggap sebagai seuatu yang sepele. Maka pertimbangkan dan lakukan dengan cara yang aman dan sempurna agar terhindar dari terjadinya komplikasi atau resiko akibat dari obat tersebut. Selain itu juga dapat menimbulkan resiko seperti pendarahan yang hebat sehingga jika tidak segera ditangai oleh dokter kandungan akan dapat menyebabkan pendarahan dan bahkan kematian akibat kehabisan darah. Jangan gunakan obat aborsi atau jamu aborsi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan dan menimbulkan resiko kesehatan lainnya.       

...