Mengobati Gusi Bengkak Secara Alami

Additional Image

Waktu Posting : 04-09-2014 22:13 | Dibaca : 3235x

Gusi bengkak umumnya berlangsung disebabkan ada pembusukan pada gigi. Gusi bengkak atau yang dalam istilah medis disebut parulus dapat menandakan bengkak kecil ataupun bengkak mengandung nanah yang terletak pada jaringan lunak gigi atau gusi, lantaran terjadinya peradangan (infeksi).

Akumulasi plak pada gusi jadi pemicu paling utama gusi yang membengkak. Bila muncul rasa nyeri jadi ini mengisyaratkan tanda-tanda penyakit gusi telah lebih kronis semacam akibatnya karena hilangnya tulang di seputar gigi serta mengarah pada pembentukan kantong gusi dalam. Bakteri dalam kantong mengakibatkan infeksi gusi, bengkak, nyeri, serta rusaknya tulang selanjutnya.

Gusi bengkak, termasuk juga penyakit-penyakit gusi yang lain, dapat dikarenakan oleh berbagai aspek, seperti seperti kebersihan mulut yang jelek, kisah keluarga penyakit gusi, merokok, serta histori keluarga diabetes.
 
Baca juga : Cara Menangkis Serangan Asma

Jalan Menangani serta Menyembuhkan Gusi Bengkak

gusi bengkakSebagai langkah awal, kurangi tingkat infeksi serta peradangan pada gusi, sekalian sedikit meredakan rasa sakitnya. Ini dapat dikerjakan dengan berbagai langkah simpel, yakni :

Air larutan garam
Larutkan satu sendok garam pada satu gelas air hangat, lantas manfaatkanlah larutan itu untuk berkumur. Langkah ini bisa kurangi pembengkakan pada gusi. Kerjakan proses itu sepanjang berbagai kali dalam satu hari.

Teh celup atau kantong teh
Dengan letakkan kantong teh celup yang kering (baiknya teh hitam) pada gusi yang membengkak bisa kurangi infeksi, bahkan juga keluarkan nanah yang ada di gusi. Letakkan kantong teh diantara dinding pipi sisi dalam serta gusi bengkak sepanjang berbagai jam, atau bila dapat biarlah selama malam. Jalan ini semestinya dapat kurangi bengkak serta rasa sakit yang dihadapi.

Mengkonsumsi vitamin C
Tingkatkan mengkonsumsi vitamin C 1000 mg, sampai 3 kali satu hari. Vitamin itu nanti bakal berperan dengan cara alami semacam antibiotik untuk melawan infeksi pada gusi.

Ketiga jalan diatas hanya cara penyembuhan rumahan (home remedy) untuk kurangi bengkak pada gusi serta meredakan rasa sakitnya.
 
Baca juga : Mengenal Manfaat dan Efek Samping Antibiotik
 
Untuk menyembuhkan penyakit gusi bengkak tersebut secara detail, tiada jalan lain kecuali berkunjung ke dokter gigi. Gusi yang bengkak memerlukan perawatan medis supaya kondisinya kembali normal. Kecuali itu, dokter mungkin saja bakal bertindak penyembuhan lanjut untuk menyembuhkan serta menghindar gusi bengkak di saat yang bakal datang.

Anda dapat meminta untuk dikerjakan X-ray pada mulut. Tiada jalan tambah baik untuk mendiagnosa gusi bengkak dengan cara akurat kecuali dengan lakukan X-raypada daerah yang terdampak. Akhirnya kelak bakal mempermudah dokter anda lakukan diagnosis dengan tambah baik.

Janganlah terperanjat bila dokter merekomendasikan supaya gigi anda dicabut, lantaran proses itu bakal bikin gusi mengempis serta menolong proses pengobatan dengan cara prima.

Tanyakan pula dengan dokter anda jalan paling baik untuk menjaga kebersihan gigi serta gusi, dan melindungi kesehatan mulut keseluruhannya. Dengan senantiasa memerhatikan kebersihan serta kesehatan mulut, anda bisa kurangi kemungkinan terjadinya gusi bengkak di masa datang.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Penyakit Akibat Telat Makan

15-07-2016 07:24

Padatnya kegiatan, kerap membuat orang menunda jadwal makan, atau bahkan lupa untuk mengisi perut. Sebaiknya kurangi atau hentikan kebiasaan tersebut. Jika telat makan terus menerus akan buruk bagi kesehatan Anda.  1. Mood memburuk, mudah murung dan lesu  Hal ini terjadi karena tubuh kekurangan glukosa yang seharusnya disuplai dari makanan. Baca juga : 20 Cara Berciuman, Biar Ahli dalam Berciuman   2. Metabolisme melambat Dengan tidak adanya asupan makanan maka proses metabolisme melambat, yang berakibat pada berkurangnya kemampuan fisik dan mental anda. 3. Kram perut Makan teratur sangat bermanfaat bagi tubuh. Selain untuk asupan nutrisi, juga bisa mengatur sistem pencernaan untuk lebih aktif. Jika Anda selalu menangguhkan makan, apalagi keseringan, maka sistem pencernaan akan terkejut, dan meresponnya tidak bagus. Akibatnya perut pun akan kram. Baca juga : Jangan Terlalu Sering Pegang Payudara dan Vagina Pacar   4. Maag  Sekalipun anda tidak makan, lambung tetap dapat menghasilkan asam. Normalnya asam ini tidak akan membahayakan jaringan lambung. Tapi itu akan berubah jika Anda sering telat makan. 5. Nutrisi kurang, tubuh jadi kurang fit Akibatnya tubuh bisa terserang bakteri seperti H Pylori yang dapat meningkatkan kadar asam lambung. Jika berlebihan dapat merusak jaringan lambung dan mengakibatkan maag. 

Featured Image
Cara Cek Kesehatan Menurut Indikator Darah Sewaktu Menstruasi

17-07-2022 21:04

Macan macam darah wanita  sejatinya tidak hanya merah terang saja namun setiap wanita bisa memiliki warna darah haid yang berbeda-beda. Hal tersebut bisa menjadi indikator kondisi kesehatan kamu. Setiap menstruasi, kamu mungkin akan melihat darah berwarna merah tua, merah terang, cokelat tua, hingga orange. Sebagian besar warna darah haid itu memang bisa dibilang normal. Tapi, warna lain bisa saja menjadi “alarm” agar kamu memeriksakan diri ke dokter. Menurut American Academy of Obstetricians and Gynecologists, darah menstruasi dapat digunakan sebagai tanda kesehatan yang vital.  Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui arti dari tiap warna darah haid. Berikut macam-macam warna darah haid yang bisa kamu temukan. Merah Tua Ketika kamu terbangun pada pagi hari dan melihat darah menstruasi berwarna merah gelap, jangan khawatir. Hal ini terjadi karena darah tersebut tersimpan cukup lama di uterus, sehingga teroksidasi. Hal tersebut tidaklah berbahaya. Selain itu, warna merah gelap juga dapat menjadi tanda bahwa menstruasi kamu di bulan itu akan selesai. Hal ini seiring dengan berkurangnya jumlah darah yang keluar.   Merah Terang   Warna merah terang dalam darah menstruasi umumnya terjadi pada hari-hari awal. Artinya, darah tersebut masih segar dan mengalir dengan cepat. Warna merah terang ini dapat bertahan selama periode menstruasi atau dapat berubah warna menjadi lebih gelap ketika menstruasi akan selesai. Hal tersebut diiringi jumlah darah yang semakin berkurang. Akan tetapi, warna merah terang juga dapat menjadi tanda adanya infeksi tertentu, seperti klamidia atau gonore. Kedua jenis infeksi tersebut dapat menyebabkan perdarahan di tengah siklus menstruasi. Misalnya saja, flek atau perdarahan di luar jadwal haid kamu.   Merah Muda   Penyebab warna haid berubah menjadi warna merah muda salah satunya akibat siklus haid lebih singkat atau jumlah darah lebih sedikit. Rendahnya tingkat hormon estrogen dalam tubuh juga dapat menyebabkan warna darah menjadi merah muda. Selain itu, faktor-faktor seperti stres dan perubahan fisik yang drastis juga dapat membuat warna darah menstruasi menjadi merah muda.   Orange   Jika darah menstruasi berwarna jingga, tak perlu khawatir. Hal ini terjadi karena percampuran darah menstruasi warna merah dengan cairan jernih di mulut rahim. Warna orange bisa terjadi di awal menstruasi. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa warna ini menjadi tanda adanya infeksi menular seksual di daerah vagina atau mulut rahim.   Cokelat Tua   Biasanya, warna darah menstruasi cokelat tua menandakan bahwa menstruasi akan segera dimulai atau segera berakhir. Darah bercampur dengan cairan lendir vagina, sehingga berwarna coklat tua. Oleh karena itu, kamu tidak perlu panik ketika mengalaminya. Warna darah haid coklat tua juga bisa menandakan awal kehamilan atau disebut perdarahan implantasi. Darah cokelat tua ini bisa keluar lebih awal dari jadwal haid atau di sekitar jadwal haid.   Hitam   Walaupun mungkin tampak agak mengerikan, darah haid berwarna hitam umumnya menandakan darah butuh waktu lama untuk keluar. Darah yang tersimpan dalam rahim akan mengalami oksidasi, sehingga perlahan-lahan berubah warna dari merah menjadi merah tua, kecokelatan, kemudian hitam. Akan tetapi, waspadalah jika darah berwarna hitam disertai keluhan, seperti bau busuk, demam, kesulitan BAK, gatal, atau bengkak pada area sekitar vagina. Bisa jadi, hal tersebut menandakan adanya sumbatan pada saluran reproduksi tersebut.   Abu-abu   Warna abu-abu pada darah menstruasi merupakan warna yang harus kamu waspadai. Warna tersebut rupanya dapat menjadi pertanda adanya infeksi, seperti vaginosis baktrealis.  Apalagi kalau warna darah menstruasi itu muncul bersamaan dengan gejala tertentu, misalnya demam, gatal, serta bau amis pada cairan vagina. Sebaiknya, kamu langsung memeriksakan kesehatan ke dokter untuk mengetahui dan menanggulangi risiko infeksi. Selain warna darah haid, banyak karakteristik lain yang bisa dijadikan patokan untuk mengecek kesehatan wanita, seperti frekuensi, durasi, volume darah, dan gumpalan yang terbentuk saat haid.  Setiap wanita harus mengetahui bagaimana warna darah haid yang normal dan mana yang berbahaya. Jika menemukan ada yang berbeda, kamu bisa langsung mencari tahu penyebabnya dengan memeriksakan diri ke dokter ahli.

Featured Image
Mengapa Minum Antibiotika Harus Dihabiskan?

29-05-2014 03:43

Nanang sudah setahun ini mengidap amandel. Hampir setiap bulan amandelnya kumat. Menurut dokternya, sudah derajat tiga dan belum perlu dioperasi. Namun setiap kali serangan amandelnya datang, Nanang mesti minum antibiotika. Kalau tidak, amandelnya meradang hebat, bernanah dan tak sembuh-sembuh. Linggar juga begitu. Bahkan ia sudah sering sekali sampai tak bisa bernapas kalau sedang serangan. Tapi Linggar tak mau dioperasi. Ia takut, dan lebih suka memilih minum kapsul antibiotika saja. Nanang dan Linggar memang sudah sejak kecil minum obat antibiotika, obat untuk memusnahkan kuman penyakit. Namun menurut pengakuan ibunya, obat antibiotikanya sering tidak pernah dihabiskan. Selain minumnya kurang teratur, begitu terasa membaik, ia langsung menyetop sendiri minum antibiotikanya. Padahal dokternya memberinya sampai 5 hari. Ia minum cuma 2 sampai 3 hari saja. Tapi apakah karena minum antibiotika yang tak habis, dapat menimbulkan amandel? Oh, tidak. Bukan karena antibiotika yang tak dihabiskan amandel muncul, tapi karena kelenjar pertahanan tubuh di rongga mulut itu yang kalah perang melawan bibit penyakit. Dan kebiasaan minum antibiotika yang setengah-setengah itu dapat membuat kuman penyebabnya menjadi kebal (resisten) terhadap antibiotika tersebut. Dan kalau kumannya sudah kebal begitu, ia akan menyerang ulang penderita, dengan demikian penyakit akan menahun. Amandelnya sering terserang, dan tak sembuh jika diberikan jenis antibiotika yang sama. Perlu dicari jenis antibiotika yang lain. Baca juga : Inilah Herbal Penangkal Bau Mulut   Terlalu Bebas Berantibiotika Obat antibiotika tergolong obat daftar G. Artinya hanya dapat dibeli dengan resep dokter. Namun di kota-kota besar, toko-toko obat menjualnya tanpa resep dokter, dan digunakan secara bebas, bahkan tanpa aturan yang benar. Mudah dipahami, akibat dari pemakaian antibiotika yang tidak tertib ini, maka populasi berjenis-jenis kuman menjadi bertambah merajalela. Ia bukan saja menurunkan generasi yang kebal terhadap beberapa jenis antibiotika yang digunasalahkan, tapi juga semakin sukar menciptakan jenis antibiotika baru untuk memusnahkan generasi kuman yang baru. Banyak kuman sudah resisten sehingga pemakaian antibiotika semakin terbatas untuknya. Kita perlu melakukan uji kebal (resistensi tes) untuk memilih jenis antibiotika mana yang cocok untuk kuman yang sedang diidap seorang penderita penyakit infeksi. Dengan demikian tembakan kita lebih terarah. Sekarang sedikit-sedikit orang membeli kapsul sendiri, lalu meminumnya dengan aturan sendiri, dan tak tahu kapan obat harus dihentikan. Pemakaian antibiotika yang berkepanjangan juga bukan tanpa efek sampingan. Organ hati, ginjal dan darah adalah bagian dari tubuh kita yang paling sering dipengaruhinya. Sejak penisilin ditemukan, generasi kuman sudah semakin beraneka dan antibiotika pun kian bermunculan untuk membasminya. Masing-masing mempunyai peluru sendiri untuk menembak bagian kuman yang mana, dan tidak setiap antibiotika mampu membunuh semua kuman yang pernah kita kenal. Ada jenis yang bisa menyeluruh, ada yang hanya untuk beberapa jenis saja. Tetrasiklin tidak untuk anak kurang dari 10 tahun Sekarang terdapat banyak anak-anak yang mengeluh karena gigi-geliginya berwarna tidak seperti mutiara. Kuning keruh keabuan, bukan karena malas menggosok gigi, tapi karena memang mutu giginya yang buruk akibat pemakaian antibiotika dari golongan tetrasiklin (tetracycline). Jenis antibiotika ini berpengaruh terhadap pembentukan gigi-geligi sejak janin. Jadi memang tidak boleh diberikan bagi anak-anak, sekurang-kurangnya sampai anak mencapai usia 8 tahun. Baca juga : Atasi Jerawat Membandel Dengan Bahan Alami  Celakanya, karena setelah gigi (benihnya) terbentuk buruk, tidak ada cara untuk memutihkannya, dengan mengasah atau mengikisnya sekalipun, kecuali melapisinya dengan mantel gigi pada seluruh permukaan gigi, terutama yang tampak dari luar. Obat jenis ini pun paling sering digunakan karena amat umum dan cukup tua selain golongan kloramfenikol (chloramphenicol). Di puskesmas, poliklinik, di balai pengobatan, tetrasiklin banyak digunakan, dan kini saatnya kita perlu pandai memilih jenis antibiotika mana yang boleh dan mana yang tidak. Bisa Suntikan Untuk jenis tertentu, antibiotika hanya dapat diberikan melalui suntikan. Antibiotika streptomisin (streptomycine) untuk penderita penyakit TBC atau Lepra, diberikan hanya lewat suntikan. Biasanya, penderita lebih tertib karena harus mengunjungi dokternya, dibanding yang harus diminum sendiri. Jika ada satu orang yang tidak tertib menggunakan antibiotika, berarti akan tumbuh jutaan kuman yang sedang dibasmi yang mewariskan generasi baru yang kebal terhadap antibiotika tersebut. Dapat dihitung, berapa banyak jenis kuman yang melahirkan generasi baru yang kian kebal terhadap antibiotika yang ada, harus menjadikan kita semakin takut. Iya, kan?!  

...