Waktu Posting : 17-09-2014 02:03 | Dibaca : 2691x
26-05-2014 00:52
Postmatur ialah kebalikan dari premature, bayi dimaksud postmatur apabila baru lahir sesudah melebihi 42 minggu dalam rahim. Insiden kelahiran postmatur tambah lebih umum dari pada premature, kira-kira 7 Persen bayi dilahirkan postmatur, walau faktanya barangkali tak seluruhnya benar-benar postmatur. Beberapa bayi yang disangka postmatur sesungguhnya lantaran kekeliruan dalam mengkalkulasi awal kehamilan, cuma kira-kira 2-3% yang benar-benar postmatur. Resiko bayi postmatur Seperti bayi premature, bayi postmatur mempunyai potensi persoalannya sendiri yang dapat beresiko untuk kesehatan serta keberlangsungan hidupnya. Sesudah melalui 42 minggu kehamilan, plasenta umumnya sudah berkurang hingga lebih sedikit nutrisi serta oksigen yang tersalurkan ke bayi. Bayi yang selalu tumbuh juga bikin cairan ketuban makin menyusut. Saat hal semacam ini berlangsung, tali pusat bisa terjepit waktu bayi bergerak atau rahim berkontraksi. Hal ini dapat juga mengganggu pasokan nutrisi serta oksigen ke bayi. Semacam kompensasi, bayi mulai memakai lemak serta karbohidrat sendiri untuk sediakan daya. Baca juga : Cuaca Panas Bisa Picu Serangan Jantung Tingkat pertumbuhannya jadi lambat serta terkadang berat tubuhnya juga barangkali terjadi penurunan. Bayi postmatur rawan untuk meningkatkan kandungan gula darah rendah (hipoglikemia) lantaran mereka sudah kehabisan simpanan lemak serta karbohidrat. Potensi persoalan pada bayi postmatur diantaranya :1. Sindrom dismaturitas (dysmaturity syndrome) Bayi mempunyai karakteristik insufisiensi plasenta seperti kulit yang kering, terkelupas, keriput, kuku serta rambut panjang serta badan tampak kurus lantaran kurang gizi. 2. Sindrom masukan mekonium Bayi keluarkan tinja (mekonium) ke dalam cairan ketuban serta lalu menghirupnya ke dalam paru-paru, hal semacam ini bisa mengakibatkan bayi kesusahan bernapas serta berisiko meningkatkan komplikasi seperti infeksi paru-paru serta hipertensi polmunar persisten. 3. Makrosomia Bayi tumbuh terlampau besar hingga lebih susah untuk lahir dengan cara normal lewat jalan lahir. Keadaan ini berlangsung apabila plasenta tetap berperan dengan baik walau telah melalui 42 minggu. 4. Kelahiran mati Bayi meninggal ketika dalam rahim. Aspek pemicu bayi lahir terlambat : Ada kisah kelahiran terlambat dalam keluarga atau pada kehamilan pada mulanya. Sang bayi berjenis kelamin laki-laki. Kehamilan ini ialah kisah anak yang pertama. Berat tubuh ibu yang berlebihan atau kegemukan. Kesalahan estimasi penghitungan umur kehamilan, yang umumnya berlangsung lantaran menstruasi paling akhir tak di ketahui dengan cara pasti. Baca juga : Inilah Tanda Lahir Anak Kembar Untuk menurunkan tingkat kekhawatiran, kontrol terus mesti dikerjakan. Terlebih lantaran ibu yang hamil tua bakal merasakan kelelahan fisik yang lebih. Kewaspadaan pada kemungkinan pre-eklamsia juga terus mesti dijaga. Jika memanglah ada kisah keluarga yang pernah menjalani kelahiran terlambat, tak lalu bermakna pasangan bisa mengendorkan kewaspadaan. PerawatanBila kehamilan Anda sudah mencapai ke 41-42 minggu, benar-benar perlu untuk Anda guna memeriksa kesehatan bayi Anda. Terdapat banyak pengontrolan yang dapat dikerjakan, yang meliputi pemantauan janin dengan cara fisik serta dengan Doppler atau USG. Bila kontrol memperlihatkan bahwasanya bayi aktif serta sehat serta volume cairan ketuban normal, dokter atau bidan bisa mengambil keputusan untuk meneruskan pemantauan dengan cara berkala hingga persalinan Anda diawali dengan cara alami. Bila hasil kontrol memperlihatkan bahwasanya bayi barangkali punya masalah, ada pilihan apakah bakal menginduksi supaya persalinan secepatnya dilakukan atau menjalani bedah caesar. Umumnya bayi yang dilahirkan postmatur mempunyai keadaan yang sehat tidak dengan komplikasi. Pada bayi yang menderita kekurangan oksigen, resusitasi barangkali dibutuhkan. Bila mekonium muncul dalam cairan ketuban serta bayi baru lahir lesu, tabung dibiarkan lewat ke batang tenggorokan (trakea) untuk menghisap mekonium yang barangkali menghalangi saluran pernapasan. Bila mekonium sudah masuk ke paru-paru, ventilator barangkali dibutuhkan untuk menunjang pernapasan. Pemberian larutan glukosa lewat vena (infus) kerapkali butuh dikerjakan untuk menghindari hipoglikemia.
23-05-2014 08:48
Dewasa ini dengan perkembangan dunia yang semakin menggila khususnya dalam hal teknologi telah membawa banyak sekali perubahan dalam pola hidup masyarakat. Pola hidup masyarakat modern tersebut sebagian memang terlihat baik dan bermanfaat, namun ketika kita tinjau lebih jauh lagi maka beberapa di antarannya ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Seperti salah satu contoh yang paling nyata adalah penggunaan komputer. Banyak orang saat ini memilih untuk bekerja di depan komputer berlama-lama. Hal ini membuat mobilitas yang mereka lakukan sangat terbatas, dan peredaran darah menjadi kurang lancar. Dan bahkan kebiasaan duduk yang terlalu lama tersebut dapat mengakibatkan penyakit yang lebih serius seperti penyakit ginjal. Ginjal merupakan salah satu organ yang dimiliki oleh manusia yang memiliki fungsi yang sangat penting. Sakit ginjal ini menjadi penyakit yang sangat ditakuti oleh pria yang memiliki usia di atas 40 tahun, karena pada fase tersebut tubuh mulai mengalami penurunan kinerja sehingga berbagai penyakit seperti sakit ginjal pun akan lebih mudah terjadi. Perlu untuk anda ketahui bahwasanya penyakit ginjal ini hampir tidak diketahui oleh para penderitannya ketika pertama kali atau awal terserang penyakit ginjal. Hal tersebut terjadi karena kekurangpahaman gejala yang terjadi, alhasil penyakit ginjal yang diketahui pun telah berada dalam tahapan kronik, dan bahkan sering kali berujung pada kematian. Berdasarkan hal tersebutlah maka pada ulasan di bawah ini saya akan menjelaskan banyak tentang gejala yang bisa dijadikan indikator bahwa seseorang terkena sakit ginjal. Sehingga penting bagi anda untuk membaca beberapa ulasan berikut ini dengan seksama.  Baca juga : Mengenal Lebih Jauh Tentang Stroke Ringan  1. Gejala pertama yang dialami oleh orang yang mengalami penyakit ginjal dan juga penyakit lainnya biasanya diawali dengan penurunan nafsu makan yang berdampak pada penurunan berat badan. Hal tersebut dapat dipicu oleh berbagai macam hal, salah satunya adalah karena sibuk bekerja. Tanpa anda sadari, ketika tubuh kekurangan asupan makanan yang cukup ini dapat berdampak buruk bagi ginjal. 2. Terjadi pembengkakan secara berkala pada bagian-bagian tubuh. Ginjal merupakan salah satu organ ekskresi yang berfungsi untuk mengeluarkan cairan yang tidak diperlukan bagi tubuh kita. Nah ketika kinerja organ ini mengalami gangguan seperti yang diakibatkan oleh kerusakan organ maka yang terjadi adalah cairan yang semakin banyak di dalam tubuh tersebut akan menyebabkan pembengkakan. Biasanya sering terjadi di pergelangan kaki.  Baca juga : Manfaat Puasa Bagi Kesehatan 3. Pada penderita tertentu penyakit ginjal ini juga sering kali disertai dengan penyakit anemia atau kekurangan darah merah. Hal tersebut berdampak pada orang yang mengalami gagal ginjal akan kelelahan sepanjang hari walaupun dia tidak sedang atau habis melakukan sebuah pekerjaan yang berat. Pada orang tertentu biasanya juga akan mengalami sesak napas. Jika anda atau keluarga anda mengalami gejala ini maka sebaiknya segera melakukan konsultasi ke dokter terkait, pasalnya gejala ini bukan hanya dijadikan gejala sakit ginjal saja tetapi juga penyakit berbahaya lainnya. Berbagai gejala yang saya sebutkan di atas memang masih terasa sebagai gejala umum. Karena berbagai penyakit lainnya terkadang juga memiliki gejala yang serupa. Namun tentunya jika anda menjumpai berbagai gejala yang saya sebutkan di atas maka sebaiknya anda segera melakukan pemeriksaan diri ke dokter terkait untuk memastikan keadaan anda. Dan jika memang anda terkena sakit ginjal, maka pengobatan awal jauh lebih baik dari pada pengobatan dalam tahap kronik. Pastikan anda selalu menjaga jumlah minuman air putih yang anda konsumsi dalam jumlah yang cukup setiap harinya sehingga anda terhindar dari penyakit ginjal ini. Demikian beberapa ulasan yang dapat saya sajikan, semoga bermanfaat.
02-06-2014 15:34
Obat herbal kencing manis merupakan cara alternatif yang bisa ditempuh untuk mengobati kencing manis. Pengobatan medis untuk kencing manis memang memmbutuhkan biaya yang tidak sedikit, apalagi jika penyakitnya tergolong sudah cukup parah. Butuh waktu dan proses yand tidak sebentar untuk menyembuhkannya. Selain itu, dalam proses penyembuhan Anda juga harus telaten dalam mengonsumsi obatnya. Tak bisa dipungkiri bahwa untuk menjaga kesehatan tubuh itu mahal harganya. Namun, jika hal ini dialami oleh orang menegah ke bawah maka akan terasa berat sekali melakukan pengobatan medis untuk kencing manis ini. Sebenarnya Anda tak perlu khawatir karena banyak sekali tanaman-tanaman di sekitar kita yang bisa kita gunakan sebagai obat herbal penyembuh kencing manis. Baca juga : Cara Tepat Gunakan Krim Malam untuk Dapatkan Kulit Sehat Brotowali untuk mengeluarkan glukosa berlebih      Ada beberapa bagian tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal kencing manis. Salah satunya adalah brotowali. Tanaman yang sering digunakan sebagai salah satu bahan untuk membuat ramuan jamu ini, ternyata bisa digunakan untuk mengobati kencing manis. Tanaman yang sangat mudah dijumpai di daerah beriklim tropis ini memiliki kandungan bernama tinokrisposid yand dipercaya oleh banyak orang untuk mempercepat penyembuhan kencing manis. Zat yang terkandung di dalam brotowali ini dapat membantu mempercepat pengeluaran glukosa dari dalam tubuh penderita kencing manis. Tanaman dengan nama latin Tinaspora crispa ini akan membantu mengeluarkan glukosa dengan meningkatkan metabolisme yang terjadi di dalam tubuh penderita. Bagian yang sering dimanfaatkan dari tanaman brotowali ini terutama untuk obat kencing manis adalah batangnya. Biasanya brotowali ini dikonsumsi sebagai obat herbal dengan direbus. Sedangkan untuk obat herbal kencing manis bisa dengan cara mengambil 6 cm ruas batang brotowali dan dicampur dengan sepertiga genggam daun sambiloto dan juga sepertiga genggam daun kumis kucing. Rebus semua bahan dengan tiga gelas air. Setelah mendidih dan airnya berkurang, saringlah air rebusan dan bisa langsung diminum. Ramuan ini akan lebih cepat khasiatnya jika dikonsumsi dua kali sehari secara rutin. Lamtoro untuk menyembuhkan kencing manis       Selain brotowali Anda juga bisa menggunakan lamtoro untuk mengobati kencing manis. Lamtoro yang juga biasa dikenal orang dengan sebutan petai cina ini memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Selain itu, bijinya juga mengandung tanin. Kandungan inilah yang dipercaya dapat menyembuhkan kencing manis. Cara membuat ramuan dengan lamtoro ini sangat mudah sekali. Yang perlu Anda lakukan hanya mengambil beberapa batang lamtoro yang sudah tua. Kemudian, keluarkanlah biji lamtoro dari kulitnya dan sangrai biji-biji tersebut. Setelah matang, tumbuk hingga halus. Seduhlah tumbukan lamtoro tersebut dengan air panas dan minumlah ramuan ini tanpa harus menyaringnya terlebih dahulu. Mengonsumsi ramuan dari lamtoro ini dengan rutin sebanyak dua kali sehari sangat ampuh sebagai obat herbal kencing manis. Baca juga : Manfaat Olahraga Pagi untuk Kebugaran Tubuh Mengkudu  Sari mengkudu sudah digunakan sejak dahulu oleh orangtua kita, yang dianggap mampu menurunkan kadar gula darah. Sekarang banyak jus mengkudu, yang sudah jadi, tidak perlu repot untuk memeras, dan memilih mengkudu yang matang.Â