Waktu Posting : 03-07-2024 12:16 | Dibaca : 189x
Bidang kesehatan merupakah salah satu ranah pekerjaan yang memiliki banyak peminat. Alasannya karena berbagai profesi dalam bidang ini memiliki prospek yang menjanjikan di masa depan. Salah satu profesi yang mungkin Anda minati adalah profesi apoteker.
Apoteker adalah lulusan Sarjana Farmasi yang bertugas menginformasikan dan memberikan obat-obat yang sedang Anda konsumsi. Selain tugas itu, apoteker juga memiliki kewajiban pokok lainnya. Jika Anda berminat untuk menggeluti profesi ini, berikut adalah beberapa tugas dan keahlian apoteker yang perlu Anda ketahui.
Apoteker adalah profesi yang berhubungan dengan pengelolaan obat dan berkaitan dengan kesehatan. Mereka bertanggung jawab untuk mengatur, menyimpan, dan menyediakan obat-obatan sesuai dengan resep dokter. Apoteker juga berperan dalam memberikan informasi dan saran tentang obat-obatan kepada pasien. Mereka juga dapat memberikan konsultasi kesehatan dan mengevaluasi efektivitas terapi obat bagi pasien.
Sebagai seorang apoteker, Anda memiliki kewajiban untuk melayani pasien yang meminta informasi terkait obat-obatan yang mereka konsumsi. Selain itu, Anda juga perlu memberi obat yang telah diresepkan oleh dokter kepada pasien.
Dalam melakukan tugas ini, Anda harus memastikan bahwa obat-obatan yang diberikan tidak saling berinteraksi. Selain memberikan obat pada pasien, apoteker juga memiliki tanggung jawab untuk meracik obat-obatan. Bersama dengan profesional kesehatan lain, apoteker juga merencanakan dan mengevaluasi efektivitas obat-obatan terhadap pasien. Setiap pasien harus mendapatkan penanganan kesehatan yang tepat.
Jika Anda mengalami penyakit-penyakit ringan seperti batuk, pilek, dan sakit tenggorokan, Anda dapat meminta saran klinik ataupun obat-obatan yang dijual bebas kepada apoteker. Terakhir, apoteker juga bertanggung jawab dalam memastikan bahwa apotek telah mengikuti peraturan pemerintah tentang penjualan obat.
Keahlian atau Skill yang Perlu Dikuasai Apoteker
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, seorang apoteker adalah lulusan Sarjana Farmasi dan lulus ujian kompetensi untuk bisa bekerja sebagai di posisi ini. Selama masa pendidikan, apoteker perlu menguasai bidang ilmu kesehatan serta kimia. Selain itu, ada beberapa keahlian lain yang dibutuhkan untuk menjadi seorang apoteker.
Berikut adalah berbagai keahliannya :
Setelah mengetahui berbagai tanggung jawab dan keahlian yang perlu dimiliki oleh seorang apoteker, Anda mungkin akan bertanya-tanya proses apa saja yang harus dilewati untuk mendapatkan posisi ini? Ada beberapa tahap yang perlu Anda lewati jika ingin memiliki pekerjaan ini. Adapun tahapan-tahapannya adalah sebagai berikut :
1. Lulus SMA Jurusan IPA atau SMK Farmasi
Pertama-tama, Anda perlu lulus dari pendidikan SMA jurusan IPA atau SMK Farmasi. Jurusan saat SMA/SMK berpengaruh dalam lolos tidaknya Anda ke pendidikan sarjana S1 Farmasi. Sebab, ada beberapa kampus yang mengharuskan pendaftar S1 Farmasi berasal dari jurusan IPA atau SMK Farmasi. Selain itu, banyak juga yang menyarankan agar Anda mengambil SMK Farmasi karena akan lebih mudah saat berkuliah nantinya. Ini karena SMK Farmasi akan mempelajari dasar-dasar yang dibutuhkan dalam S1 Farmasi.
2. Lulus Pendidikan Sarjana (S1) Farmasi
Tahap kedua, Anda perlu menjadi lulusan jurusan Farmasi di pendidikan S1. Selama pendidikan, Anda akan banyak belajar teori dan praktik terkait obat-obatan. Di samping itu, Anda juga dapat mengikuti program magang selama 2-3 bulan Pastikan Anda lulus pendidikan S1 Farmasi dengan menyelesaikan seluruh mata kuliah dan tugas akhir skripsi agar dapat mendapatkan ijazah S1.
3. Melakukan Sumpah Profesi Apoteker
Sama seperti perawat dan dokter, untuk mewujudkan profesi ini, Anda perlu mengambil sumpah profesi. Sumpah ini akan diambil di waktu yang sama dengan para lulusan jurusan farmasi lainnya.
4. Menyelesaikan Pendidikan Profesi Apoteker
Agar dapat menjadi apoteker profesional, Anda bisa mengambil pendidikan lagi selama 2 tahun. Mirip seperti pendidikan sebelumnya, Anda akan mendapatkan teori dan praktik yang lebih mendalam terkait ilmu farmasi dan perlu menyelesaikan tesis untuk dapat dinyatakan menjadi apoteker profesional.
5. Menerima Surat Tanda Registrasi (STR)
Di tahap berikutnya, Anda perlu mengurus Surat Tanda Registrasi setelah menjadi lulusan S1 maupun selesai menjalankan pendidikan profesi. Surat ini berfungsi sebagai persyaratan untuk menjadi apoteker profesional dan membuka apotek sendiri. Untuk mendapatkan STR, Anda perlu mengerjakan uji kompetensi dan dinyatakan lulus. Ujian untuk mendapatkan STR dilakukan setiap setahun sekali dan diselenggarakan secara serentak. Jika tidak lulus, Anda dapat mengambil kembali ujian tersebut di tahun depan.
6. Menerima Izin Usaha
Terakhir, untuk membuka usaha sendiri, Anda perlu menyiapkan berbagai berkas dan surat izin yang dibutuhkan, seperti surat izin profesi, surat izin usaha, dan masih banyak lagi. Tak lupa, Anda perlu memiliki modal yang cukup dan kemampuan bisnis serta manajemen yang baik.
Setelah menjadi apoteker profesional, ada beberapa tempat yang dapat menjadi pilihan Anda untuk mulai bekerja sebagai profesi ini, di antaranya adalah :
Pada akhirnya apoteker adalah profesi mulia yang bertanggung jawab dalam memberikan obat beserta informasinya agar pasien dapat sembuh. Jika Anda ingin menjadi apoteker, penting sekali untuk memahami tugas, kompetensi yang harus dimiliki, serta cara untuk menjadi apoteker agar Anda dapat meraih cita-cita bekerja menjadi apoteker dengan mudah. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai apoteker, kunjungi https://pafikotameureudu.org/
25-04-2014 22:28
Obat Hipertensi dari Jus Buah-Buahan - Alhamdulillah, Indonesia kaya dengan obat-obatan herbal, mulai dari madu sampai macam-macam apotek hidup ada. Dari sakit pusing biasa sampai sakit kanker bisa disembuhkan oleh tanaman-tanaman dari tanah Indonesia. Tidak perlu lagi mengacu pada produk herbal dari China. Karena produk herbal asli Indonesia sudah mulai mendunia. Dengan dibukanya Open Market 2015, produk herbal buatan Indonesia akan mempengaruhi market share penjualan dari herbal China. Baca juga : Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke Obat hipertensi juga ada dari produk herbal. Banyak sekali tanaman ataupun buah-buahan yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Misalnya mengkudu dan kulit manggis. Buah-buahan ini sudah tumbuh dan berkembang di Indonesia, jadi tidak ada istilah mahal. Jika repot untuk mengolahnya menjadi jus, bisa saja langsung membeli jadi produk jus tersebut. Hipertensi dikarenakan tekanan darah sistol/diastolnya naik melebihi normal. Jika tekanan darah terlalu tinggi bisa terjadi stroke dan bisa pula terjadi kematian dengan pecahnya pembuluh darah. Jadi untuk lebih amannya, bagi siapapun yang berumur 40 tahun keatas, lebih baik sudah mulai mengkonsumsi jus buah penurun hipertensi. Minimal untuk antidepresant, agar pikiran lebih tenang dan tekanan darah menjadi normal. Baca juga : Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Obat Herbal Hidup sehat dengan produk herbal, kelebihannya tanpa efek samping dan aman dikonsumsi jangka panjang. Apalagi kalau berbentuk cairan, cepat diserap oleh tubuh. Hindarkan dari sekarang penyakit hipertensi, agar hidup lebih nyaman dan tanpa masalah dengan penyakit.
15-05-2014 08:47
Kesehatan merupakan salah satu aset berharga yang Anda miliki dalam kehidupan Anda. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk menjaga kesehatan tubuh Anda secara optimal. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh Anda mulai dari memilih pola makan yang berimbang hingga berolahraga secara teratur. Di lain pihak, ada berbagai masalah kesehatan yang bisa mengganggu kondisi tubuh Anda. Beberapa masalah kesehatan dapat diatasi dengan menggunakan metode sederhana sementara beberapa masalah kesehatan lainnya mengharuskan Anda untuk mendapatkan penanganan yang lebih serius. Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan mengenai kesehatan Anda adalah kinerja tubuh Anda atau proses metabolisme yang terjadi dalam tubuh Anda. Bila Anda bisa menjaga kinerja serta metabolisme tubuh Anda secara baik, Anda akan memiliki peluang yang lebih besar untuk memiliki kondisi kesehatan yang baik pula. Untuk meningkatkan kinerja serta metabolisme tubuh Anda, ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan. Baca juga : Tanda-tanda serta Penyembuhan Penyakit Rematik dengan Cara Herbal Secara umum, kinerja atau metabolisme tubuh Anda dapat Anda tingkatkan bila Anda memperhatikan pola makan serta jenis makanan yang Anda konsumsi. Bila Anda mengkonsumsi makanan sehat, Anda bisa meningkatkan kinerja serta metabolisme tubuh Anda secara lebih optimal. Salah satu faktor yang bisa mempengaruhi kinerja serta metabolisme tubuh Anda adalah tingkat kekebalan tubuh Anda terhadap penyakit. Untuk meningkatkan kekebalan tubuh, Anda bisa mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung nutrisi serta elemen penting yang dibutuhkan tubuh Anda. Jenis makanan pertama yang bisa membantu Anda dalam meningkatkan kekebalan tubuh adalah ikan. Ikan adalah sumber protein yang baik. Selain itu, ikan juga mengandung asam lemak omega-3 yang terbukti memiliki peranan yang efektif dalam membangun kekebalan tubuh. Selain ikan, jenis makanan lain yang bisa membantu meningkatkan kekebalan tubuh Anda adalah buah-buahan. Buah-buahan merupakan sumber serat serta vitamin yang sangat bagus untuk tubuh Anda. Beberapa jenis buah-buahan bahkan memiliki kandungan mineral serta enzim yang tinggi yang bisa membantu kinerja serta metabolisme tubuh Anda untuk bekerja secara lebih baik. Selain menjaga kekebalan tubuh Anda, cara lain yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kinerja serta metabolisme tubuh Anda adalah dengan beristirahat secara cukup. Pada dasarnya, tubuh Anda membutuhkan istirahat yang cukup sehingga tubuh dapat bekerja secara lebih baik. Pada saat beristirahat, tubuh akan mengganti sel-sel yang rusak dengan sel-sel baru. Proses ini dikenal dengan regenerasi sel. Bila Anda kurang istirahat, proses regenerasi sel akan terganggu yang akan menyebabkan kinerja serta metabolisme tubuh ikut terganggu. Selain itu, menghindari stress juga termasuk cara yang cukup efektif dalam meningkatkan kinerja serta metabolisme tubuh Anda. Bila Anda mengalami stress, kinerja tubuh Anda bisa terganggu dan menjadi tidak optimal. Salah satu cara mengatasi stress yang paling efektif adalah dengan latihan pernapasan. Di lain pihak, terlalu sering diam dan kurang beraktivitas juga terbukti dapat menurunkan kinerja serta metabolisme tubuh Anda. Istirahat memang penting, namun bila Anda kurang beraktivitas, hal ini justru dapat menjadi pemicu terganggunya kinerja serta metabolisme tubuh. Usahakan untuk selalu beraktivitas sesuai dengan kemampuan tubuh Anda. Bila perlu, Anda bisa mengkonsumsi multivitamin sehingga Anda bisa memiliki energi yang lebih banyak untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Baca juga : Mari Basmi Kanker Dengan Daun Sirsak Mengkonsumsi multivitamin serta suplemen penambah tenaga mungkin merupakan salah satu cara yang paling umum digunakan untuk meningkatkan kinerja serta metabolisme tubuh. Meski demikian, beberapa jenis multivitamin atau suplemen penambah tenaga yang tersedia di pasaran saat ini mungkin dapat menimbulkan efek samping yang justru dapat menggangu kesehatan Anda secara keseluruhan. Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal dan mencegah timbulnya efek samping yang merugikan kesehatan tubuh Anda, Anda bisa menggunakan berbagai jenis tanaman yang berkhasiat dalam meningkatkan kinerja serta metabolisme tubuh secara alami. Salah satu jenis tanaman yang bisa Anda konsumsi untuk meningkatkan kinerja serta metabolisme tubuh secara alami adalah jahe. Jahe dikenal akan khasiatnya sebagai tanaman herbal yang dapat membantu proses detoksifikasi tubuh serta memperlancar pencernaan. Selain jahe, jenis tanaman lain yang berkhasiat meningkatkan kinerja serta metabolisme tubuh adalah ginseng. Ginseng sudah digunakan sejak lama dan dipercaya memiliki kandungan yang dapat meningkatkan kinerja serta stamina tubuh Anda. Selain itu, minum air putih secukupnya juga merupakan salah satu cara efektif dalam meningkatkan kinerja serta metabolisme tubuh Anda.
02-06-2014 03:29
Gaya hidup mengonsumsi makanan sehat kian digandrungi. Tren mengunggah gambar dan cerita di media sosial juga dipercaya memiliki andil besar dalam menyebarluaskan gerakan ini. Mengunggah foto makanan sehat yang dihias atau dibnetuk khusus agar eye catchy menjelma sebagai keasyikan tersendiri. Salah satu metode yang semakin diakrabi, yaitu mengonsumsi makanan mentah (raw food). Diet raw food adalah penatalaksanaan cara makan dengan cara cuma mengkonsumsi makanan mentah. Biasanya makanan ini dimasak dengan menggunakan panas yang rendah. Diet ini sangat baik bagi kesehatan tubuh manusia karena dipercayai para pelaku diet bisa mencegah penuaan dini, menangkal penyakit degeneratif seperti kanker, menurunkan berat badan, dan lain-lain. Beberapa selebritis Hollywood berhasil melakukannya. Sebut saja Cher, Uma Thurman, Lisa Bonet, Natalie Portman, Sting, Jason Mraz, sampai Alicia Silverstone. Selebriti tanah air pun tak kalah gencar. Ada Sophie Navita yang kini bergelut dengan kampanye #indonesiamakansayur, juga penyanyi Andien dan Titi DJ yang terlihat gemar mengunggah foto gaya hidup sehatnya di Instagram. Beberapa tag familiar seperti #rawfood, #eatclean, dan #youarewhatyoueat juga tampak berseliweran di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan Path. Baca juga : Apakah Minum Susu Bikin Tubuh Gemuk? Beberapa dekade lalu, Artturi Virtanen, seorang ahli biokimia asal Finlandia, menciptakan teori diet raw food. Teori itu juga menyebutkan, dalam pemanasan makanan secara berlebihan akan terbentuk beragam senyawa asing pada makanan yang tak dapat dicerna dengan baik. Selain merangsang terbentuknya zat kimia yang berpotensi menimbulkan kanker, pengolahan makanan modern juga bisa melenyapkan agen-agen antikanker. Pengikut raw food diet (raw foodist) memiliki anggapan bahwa memasak makanan akan menghancurkan nilai atau daya kehidupan yang dimiliki makanan itu. Untuk itu, pengikut diet ini tidak akan makan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang dipanaskan lebih dari 46 derajat Celcius. Untuk memulainya secara konsisten, tentu tak sembarangan. Seseorang harus membekali diri dari pengetahuan tentang cara mengolah dengan benar berbagai bahan mentah yang akan dikonsums. Sebab jika tidak, malah akan berakibat buruk bagi kesehatan. Pakar Gizi Klinik dari Universitas Padjadjaran Bandung, Gaga Irawan Nugraha, menyebutkan ada plus minus yang didapatkan saat seseorang menerapkan gaya hidup diet raw food. Beberapa syaratnya adalah makanan mentah itu bebas dari bahan kimia dan bersih. Selain itu, seseorang yang menerapkan metode ini harus tahu benar kebutuhannya terhadap komposisi gizi. Baca juga : Mandi Garam Bisa Hilangkan Letih dan Kurangi Lemak Keputusan untuk memasak sayur-sayuran atau membiarkannya tetap mentah saat dikonsumsi, bersipat personal. Itu sangat bergantung pada kandungan apa yang ingin tetap dijaga. Namun, secara umum, mengolah sayur sebenarnya tak akan merusak kandungan mineral dan seng. Saat mengonsumsi sayur, seseorang biasanya mencari mineral dan serat. Vitamin yang terkandung dalam sayuran bisa diganti dari buah-buahan dan jenis makanan lain. Jadi sah-sah saja jika sayur diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi jika yang diinginkan adalah mineral dan serat. Sementara itu, saat mengkonsumsi kacang-kacangan, kandungan yang bisa didapatkan adalah vitamin, mineral, lemak, dan protein. Namun, seluruh zat gizi dalam kacang-kacangan diliputi oleh dinding sel sehingga takmudah dicerna tubuh. Agar dinding sel mudah pecah, cara termudah yaitu memasaknya. Namun, ada cara lain untuk mengonsumsi kacang-kacangan ini secara mentah, yaitu direndam selama beberapa waktu sebelum dikonsumsi. Secara umum, definisi pola makan yang sehat adalah mengonsumsi makanan yang mengandung zat gizi cukup yang diperlukan tubuh. Konsumsi makanan mentah hanya satu dari beberapa metode yang bisa dilakukan seseorang untuk melakukan diet, menjaga kesehatan, sekaligus bentuk kepedulian linkungan. Intinya bukan mentah atau tidaknya makanan, tapi komposisi makanan utama dan camilan yang dikonsumsi seseorang, serta kebersihan makanan itu sendiri.