Waktu Posting : 04-08-2014 02:04 | Dibaca : 2718x
10-07-2018 22:51
Sebum merupakan kelenjar lemak alami dari tubuh kita yang membuat kelembaban kulit tetap terjaga. Akibat rendahnya tingkat minyak, kulit kering terlihat kusam, pecah-pecah, tingkat kelembaban rendah, dan terasa kencang. Namun jika ternyata anda pemilik kulit kering, tidak perlu khawatir. Karena ada beberapa cara perawatan kulit kering agar cantik. Permukaan kulit yang terasa dan terlihat kasar adalah gejala kulit kering yang sering muncul. Selain itu, pemilik kulit kering sering mendapati permukaan kulit mereka terasa kencang atau kaku saat mandi, setelah mandi, atau saat berenang. Bahkan kemerahan dan rasa gatal juga biasanya muncul. Berikut dijelaskan cara ampuh perawatan kulit kering yang alami. Perawatan kulit kering secara alami Gunakan sabun pelembap Penyebab kulit kering memang sangat bervariasi. Salah satu yang paling sering menyebabkan seseorang mengalami gangguan ini adalah sabun yang kurang cocok. Terutama jika sabun badan digunakan untuk muka. Mulai sekarang pastikan menggunakan sabun pelembap untuk menjaga kesegaran kulit. Apalagi khusus untuk sabun wajah, sebaiknya pilih yang mengandung pelembap yang tinggi. Pakai pelembap setelah mandi Ketika cuaca berubah-ubah seperti sekarang ini, penggunaan pelembap kulit setelah mandi akan membantu mengatasi kulit kering sepanjang hari. Ada banyak sekali produk pelembap kulit yang dijual di pasaran. Masing-masing merek tentu memiliki keunggulan tersendiri. Apapun pilihanmu, pastikan pelembap tersebut mengandung banyak nutrisi untuk kulit. Madu Kelembaban kulit kering bisa dikembalikan dengan menggunakan madu. Madu juga dapat mengatasi siku yang kasar, dan bibir & tumit yang kering. Tidak Mandi Terlalu Lama Mandi terlalu lama dapat menyebabkan kulit semakin kering, jadi jangan biasakan menghabiskan banyak waktu di kamar mandi. Waktu mandi terlama adalah 15 menit. Selain itu, tidak perlu menggosok badan dengan kuat hingga badan terasa benar-benar bersih, karena itu hanya akan menghilangkan minyak alami pelembab kulit. Hindari Mandi Air Panas Setelah beraktivitas seharian penuh, memang mandi air panas terasa menyegarkan. Namun ternyata, mandi air panas justru tidak baik untuk kulit, karena menyebabkan kulit kehilangan kelembaban dan kering, yang kemudian bisa menimbulkan gatal-gatal, ruam, dan infeksi. Jadi, sebaiknya anda menggantinya dengan air hangat. Mengatasi kulit kering sebenarnya cukup sederhana, namun juga perlu konsistensi. Hanya dengan mengubah beberapa kebiasaan hidup seperti yang sudah dijelaskan di atas tentang perawatan kulit kering, kebanyakan kulit kering bisa teratasi.
05-07-2016 10:25
Nih... Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke! Stroke memang menjadi momok menakutkan karena bisa menyebabkan kelumpuhan, bahkan kematian. Di Indonesia stroke menjadi penyakit utama penyebab kematian. Merujuk data Harian Kompas,tahun 2015 lalu dari 41.590 kematian sepanjang Januari sampai Desember 2014, stroke menyumbang angka kematian sebanyak 21,1 persen. Angka ini tertinggi dibandingkan penyakit lain, seperti jantung dan pembuluh darah 12,9 persen, serta diabetes melitus dan komplikasinya 6,7 persen. Angka penderita stroke di Indonesia juga meningkat. Dari data Riset Kesehatan Dasar (riskesdas) 2013, prevalensi stroke di Indonesia 12 orang per 1.000 penduduk. Jumlah itu naik dibandingkan data Riskesdas 2007 yang hanya 8 orang per 1000 warga. Baca juga : Durasi Tidur yang Tepat Cegah Diabetes Selain karena usia lanjut, perubahan gaya hidup masyarakat yang cenderung mengonsumsi makanan tak sehat adalah salah satu faktor penyebab meningkatnya jumlah penderita stroke. Berikut ini beberapa makanan pemicu serangan stroke: Makanan manis Makanan manis memang menggugah selera, tetapi mengonsumsinya secara berlebihan dapat meningkatkan glukosa-kadar gula dalam darah. Dalam jangka panjang, kadar gula darah tinggi pada tubuh akan merusak pembuluh darah dan jaringan, menyebabkan diabetes, gangguan penglihatan serta kerusakan saraf, juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Terlalu banyak asupan makanan manis juga dapat menyebabkan obesitas atau kelebihan berat badan. Obesitas dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah yang memicu terjadi stroke. Daging merah Riset Harvard School of Public Health mengungkapkan konsumsi sajian daging merah sebanyak dua porsi atau lebih setiap hari meningkatkan risiko terkena stroke hingga 28 persen bagi pria. Satu sajian daging merah setara dengan 4-6 ons daging. Sementara itu, wanita yang tiap hari makan dua sajian daging merah berisiko terserang stroke 19 persen lebih tinggi dibanding yang makan daging lebih sedikit. Kandungan lemak jenuh di daging merah mampu menimbulkan plak protein dalam pembuluh darah. Penumpukan plak ini dapat menyumbat arteri sehingga meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung. Keripik, kerupuk dan gorengan Beragam kudapan, seperti muffin, donat, keripik, kerupuk atau camilan panggang lain biasanya menjadi makanan wajib saat menemani aktivitas Anda. Padahal semua jenis kudapan itu mengandung lemak trans tinggi yang dapat meningkatkan risiko stroke. Lemak trans memiliki beberapa sifat jahat, seperti menyumbat saluran pembuluh darah dan meningkatkan konsentrasi lipid (lemak) pada tubuh. Lemak jenis ini juga dapat meningkatkan Kolesterol jahat dalam darah serta menurunkan Kolesterol baik. Minuman soda Menurut hasil studi Institute for Health Clinic dan Harvard University Cleveland, pemanis tambahan di soda dapat meningkatkan kadar gula darah dan insulin sehingga bisa memicu terjadinya peradangan dan resistensi insulin. Bila keadaan itu terus-terusan terjadi, suplai oksiden melalui pembuluh darah ke otak bisa mengalami penyumbatan akibat zat aktif yang terdapat dalam soda. Makanan kaleng dan cepat saji Makanan kaleng dan cepat saji umumnya mengandung kadar sodium dan garam tinggi. Konsumsi berlebihan dua zat ini dapat meningkatkan risiko terkena stroke. Namun, bila Anda ingin tetap mengonsumsi makanan dengan kandungan sodium dan garam maksimal adalah 1.500 miligram (mg) perhari. Hal ini sesuai dengan rekomendasi Asosiasi jantung dan Stroke Amerika Serikat. Oleh karena itu, sebelum Anda membeli makanan kaleng dan kemasan baca dahulu label makanan dengan teliti. Anda juga wajib waspada dengan sodium dalam bentuk lain, seperti baking soda, baking powder, MSG (monosodium glutamate), disodium phosphate, sodium alginate yang biasanya ada pada ragam kue kering, roti dan snack ringan dalam kemasan. Pola makan sehat Tapi, jika ingin meminimalisir risiko terserang stroke, ada baiknya Anda segera mengubah pola makan dari tak sehat menjadi sehat. Kurangi, bahkan bla perlu, tinggalkan jenis makanan berbahaya bagi kesehatan, seperti makanan manis, daging merah, gorengan, minuman soda, dan makanan kaleng. Perbanyaklah asupan makanan sehat, seperti buah-buahan, sayuran-sayuran hijau, dan makanan berserat tinggi. Untuk asupan protein hewani sebaiknya mengonsumsi daging ikan atau ayam. Bila rindu dengan kudapan manis, sebaiknya pilih camilan dengan kandungan gula alami. Jenis gula seperti ini biasanya berasal dari buah-buahan dan jagung. Lakukan perubahan pola makan secara teratur, mulai dari sarapan pagi, makan siang, dan makan malam. Apalagi saat ini sudah ada aplikasi mobile phone yang bisa membantu Anda menjalani pola makan sehat. Beberapa aplikasi bahkan bisa memasukkan menu makanan sehat dan jadwal konsumsinya. Sehingga saat tiba waktunya makan aplikasi ini dapat mengingatkan Anda melalui fitur reminder. Baca juga : Ingin Coba? Ini Ternyata Manfaat Pakai Kaos Kaki Isi Bawang Merah Tak hanya makanan, aplikasi itu juga memungkinkan Anda mengingat dan mengatur frekuensi minum air putih, kopi dan teh dalam satu hari. Aplikasi dengan detail seperti itu antara lain adalah Medcare. Selain membantu menjalankan pola makan sehat, aplikasi tersebut juga dapat mengatur rutinitas Anda berolahraga dan beristirahat. Aplikasi yang tersedia di Playstore dan App Store itu juga dapat memungkinkan Anda mengukur masa indeks tubuh dengan memasukkan tinggi dan berat badan. Nah, dengan begitu, pola makan sehat bukanlah perkara susah untuk Anda jalankan. Risiko Anda terserang stroke pun dapat diminimalisir.
06-08-2014 12:59
Penyakit kencing manis  atau diabetes ini sudah diderita umat manusia sejak 1500 SM. Usia penyakit yang begitu lama ternyata tidak membuat orang memahami bahaya penyakit ini dengan baik. Penderita penyakit ini setiap tahun selalu mengalami kenaikan signifikan. Bila anda sedang menderita diabetes sebaiknya terapkan obat herbal penyakit diabetes yang terbukti berkhasiat. Karena pengobatan kimiawi biasanya tidak menyentuh akar permasalahan penyakit dan bisa merusak organ tubuh lainnya. Baca juga : Pria Lebih Berisiko Kanker Hati  Kegemaran menyantap makanan manis dianggap sebagai penyebab terbesar serangan diabetes. Memang diabetes ditandai dengan kdar gula darah yang berlebihan. Kondisi ini dikarenakan tubuh mengalami kekurangan insulin. Hormon insulin ini berfungsi dalam menyeimbangkan kadar gula darah. Kekurangan insulin dikarenakan fungsi pankreas yang tidak optimal lagi. Sehingga insulin tidak bisa mengubah gula darah menjadi energi dengan optimal. Pola makan yang buruk dan gerak tubuh yang kurang sangat mencetus serangan diabetes. Baca juga : Tips Sehat dan Aman Mengkonsumsi Mie Instant Kegemukan juga merupakan salah satu pencetus serangan kencing manis. Oleh karenanya anda harus pandai dalam mengontrol pola makan agar tidak berlebihan. Selain menghindari makanan yang tinggi kadar gulanya, anda juga harus senantiasa menghindari konsumsi makanan tinggi garam, tinggi lemak dan tinggi kolesterol. Karena berbagai zat tersebut terbukti bisa merangsang serangan diabetes. Selalu konsumsi makanan dengan nutrisi dan gizi seimbang bisa melawan serangan diabetes. Konsumsi obat herbal penurun kadar gula darah juga bisa diterapkan.