Waktu Posting : 05-04-2016 22:24 | Dibaca : 1932x
14-06-2014 19:22
Kecuali melakukan pola hidup lebih sehat, sesungguhnya kanker kolon dapat dihindari dengan skrining serta deteksi awal. Sejumlah 95 % masalah kanker usus besar bisa diatasi, bila ditemukan awal melalui tes serta kontrol rinci. Tetapi, pantas disayangkan, banyak orang-orang malas melakukan deteksi awal lantaran terasa tak yakin terkena kanker usus besar. Serta yang terutama, sebelum saat Anda melakukan pemeriksaan-pemeriksaan itu, bacalah gejala-gejala yang didapatkan dari tubuh Anda. Dengarlah nada keluhan tubuh Anda. Bila ada yang lain dari pada lazimnya, mesti aware, janganlah didiamkan. Orang sakit perut itu umum. Namun bila telah tak hilang-hilang, mesti diwaspadai. ” Walau tak nyaman, atau barangkali menjijikkan, tiada kelirunya Anda memerhatikan feses yang Anda mengeluarkan waktu BAB. Lantaran pergantian pada pola BAB – frekuensi ataupun konsistensinya – adalah tanda awal yang vital. Baca juga : Migrain Lebih Suka Mengincar Perempuan Bila Anda alami persoalan dengan saluran cerna, berkonsultasilah ke dokter. Janganlah sangsi untuk kembali ke dokter itu kalau penyembuhan yang didapatkan tidak kunjung memperlihatkan hasil, atau persoalan Anda selalu berjalan. Bila butuh, datangi dokter lain untuk meminta second opinion, supaya Anda meyakini dengan apa yang tengah berlangsung di saluran cerna Anda. Dibawah ini ialah beberapa kontrol kanker kolon yang dapat Anda lakoni, demikian Anda mencurigai ada persoalan dengan usus besar Anda. Kontrol colok dubur serta darah samar. Langkah yang paling simpel ialah dengan kontrol colok dubur, dimana dokter bakal memasukkan jarinya ke rektum. Kontrol bisa dikerjakan di klinik rawat jalan. Walau cuma mengonsumsi saat kurang dari lima menit, tetapi bisa mengakibatkan sedikit ketidaknyamanan untuk beberapa orang yang melakukan. Cara tersebut umumnya cuma bisa mendeteksi kanker yang terdapat pada 5-8cm paling akhir dari rektum. Kecuali itu, Anda dapat juga melakukan kontrol darah samar di laboratorium pada misal feses Anda untuk mendeteksi ada darah yang datang dari polip. Baca juga : Cara Alami Redakan Sakit Gigi Photo ronsen dengan bahan kontras serta kontrol biomolukuler. Memasukkan barium cair lewat pipa sempit ke dalam rektum untuk melapisi semua usus, lalu diidentifikasi dengan photo ronsen (cahaya X), juga bisa dikerjakan untuk mendeteksi kanker serta polip yang besarnya melebihi satu sentimeter. Serta akhir-akhir ini, dikenalkan kontrol biomolekuler untuk kanker usus besar pada misal tinja pasien, yakni tes tumor M2-PK (M2 pyruvates kinase), yang disebut pemberi tanda (biomarker) metabolik tumor. Gen pemberi tanda itu ditemukan E. Eigenbrodt dari Jerman pada1992, lalu di kembangkan Schebo Biotech. Dalam kontrol diukur kesibukan metabolisme tumor usus besar pada stadium awal untuk mendeteksi polip atau adenoma yang tak berdarah. Kolonoskopi. Sedangkan untuk kanker yang terdapat lebih jauh didalam usus besar, Anda bisa melakukan kontrol kolonoskopi. Kontrol itu memakai teropok serat optik fleksibel yang dimasukkan lewat rektum ke dalam usus besar. Lewat teropong itu, bisa saja pengambilan potongan kecil dari jaringan tumbuh untuk pengujian. Prosedur itu bisa dikerjakan dengan bius minimum di klinik rawat jalan. Walau tak nyaman, prosedur berjalan kurang dari 30 menit. Bila Anda dikira berisiko tinggi menderita kanker kolon, baiknya pikirkan untuk melakukan kolonoskopi tiap-tiap tiga thn sekali. Sedang bila Anda mempunyai riwayat polip di kolon, kerjakan kolonoskopi serta penghapusan polip tiap-tiap th. sampai tiada polip baru tumbuh. Di sebagian negara, kolonoskopi direferensikan untuk mereka yang berumur 50-70, semacam skrining teratur tiap-tiap tiga th. sekali.
07-09-2014 23:46
Kanker serviks, atau yang dikenal juga dengan kanker mulut atau leher rahim, adalah jenis kanker yang paling umum terjadi pada wanita di dunia, termasuk di Indonesia. WHO pun mencatat bahwa kanker serviks merupakan jenis kanker penyebab kematian teratas pada wanita. Kanker serviks terjadi ketika sel-sel abnormal pada leher rahim tumbuh dan menyebar tanpa terkontrol. Serviks adalah bagian bawah rahim (leher rahim) yang membuka dan terhubung ke kemaluan wanita. Penyebab Kanker Serviks Umumnya–lebih dari 99,5%–kanker serviks disebabkan oleh human papilloma virus atau HPV. Virus ini sangat mudah menyebar, baik melalui sentuhan, perpindahan cairan, atau menyentuh tempat yang telah terjangkit dengan virus ini. Namun yang paling umum adalah ketika seorang wanita melakukan hubungan seksual dengan orang yang memiliki virus HPV. Ada banyak jenis virus HPV, dan tidak semuanya menyebabkan kanker serviks. Kebanyakan orang dewasa telah atau pernah terinfeksi virus HPV, namun infeksi virus ini bisa hilang dengan sendirinya. Tetapi terkadang infeksi virus ini bisa menyebabkan kutil pada daerah kelamin atau menyebabkan terjadinya ke kanker serviks. Baca juga : Kantung Mata, Penyebab dan Cara Mengatasinya Human papilloma virus (HPV) 16 dan 18 merupakan penyebab utama pada 70% kasus kanker serviks di dunia. Perjalanan dari infeksi HPV hingga menjadi kanker serviks memakan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 10 hingga 20 tahun. Namun proses penginfeksian ini sering tidak disadari oleh para penderita, karena proses HPV kemudian menjadi pra-kanker umumnya tidak menunjukkan gejala apapun. Itulah mengapa sangat penting bagi wanita melakukan tes PAP smear secara reguler untuk mendeteksi ketidaknormalan pada leher rahim sebelum mereka berubah menjadi kanker. Pada tes ini berlangsung, dokter akan mengorek sampel kecil dari sel-sel di permukaan leher rahim untuk melihat perubahan sel. Jika tes PAP menunjukkan perubahan yang abnormal, dokter akan melakukan tes lanjutan untuk mengetahui apakah perubahan tersebut berupa kanker atau dapat menyebabkan kanker di leher rahim. Gejala Kanker Serviks Perubahan abnormal pada sel serviks jarang menimbulkan gejala. Jika perubahan tersebut berkembang menjadi kanker, gejala yang timbul bisa berupa: Pendarahan tak normal pada vagina, misalnya di antara periode menstruasi, setelah berhubungan intim, atau setelah menopause. Merasa sakit ketika berhubungan intim atau ketika buang air kecil. Nyeri di perut bagian bawah atau panggul. Keputihan yang tidak normal, misalnya berlebih atau bercampur darah. Perubahan signifikan yang tak dapat dijelaskan pada siklus menstruasi. Pada tahapan yang lebih lanjut, gejala yang mungkin timbul antara lain: Anemia karena pendarahan berlebih pada kemaluan. Sakit berkelanjutan pada panggul, punggung dan juga kaki. Masalah urinasi/buang air kecil. Berat badan turun drastis. Baca juga : 10 Kebiasaan Yang Bisa Turunkan Berat Badan Melakukan screening dan tes sejak dini sangat berperan untuk mencegah kanker serviks. Di negara berkembang, penggunaan secara luas program pengamatan leher rahim mengurangi kasus kanker serviks yang invasif, yaitu sebesar 50% atau lebih. Penanganan Kanker Serviks Perawatan dan penanganan kanker serviks meliputi operasi pada kanker serviks stadium awal, dan kemoterapi serta radioterapi pada stadium yang lebih lanjut. Tergantung pada seberapa jauh kanker telah berkembang, penderita mungkin akan satu atau lebih penanganan (kombinasi). Jika dilakukan hysterectomy (operasi pengangkatan rahim) pada penderita, maka penderita tak bisa lagi memiliki anak. Namun hysterectomy tidak selalu dibutuhkan, khususnya jika kanker ditemukan masih pada tahap sangat awal.
05-10-2014 05:22
Turunkan berat tubuh kerapkali jadi masalah khusus untuk sebagian orang. Telah tahan lapar mati-matian, namun rupanya tujuan berat tubuh belum pula terwujud. Tak butuh cemas lebih jauh lagi, ikuti tulisan ini jadi Anda bakal tahu rahasia besar yang dipunyai pisang yang bisa menolong turunkan berat tubuh. Turunkan berat tubuh tak bisa dikira remeh. Seluruhnya segi kesehatan mesti dicermati, dari keadaan tubuh, tujuan laju penurunan berat tubuh sampai penentuan nutrisi dari pola makan. Lantaran turun berat tubuh terlampau cepat kurun waktu singkat tak baik pula untuk kesehatan.  Baca juga : Kenali 4 Gejala Limfoma Berikut Ini Bagaimanakah pisang bisa menolong diet turunkan berat tubuh Anda? Pisang adalah satu diantara buah yang paling banyak di mengkonsumsi orang. Bahkan juga di Amerika, mengkonsumsi pisang tambah lebih banyak dibanding mengkonsumsi dari apel ataupun jeruk. Kecuali lantaran terasa yang enak, pisang pula memiliki kandungan banyak vitamin yang berguna untuk tubuh. Nutrisi yang terdapat dalam pisang diantaranya : · Besi, - Protein - Serat - Karbohidrat - Vitamin C - Riboflavin - Vitamin B6 - Vitamin A, dan lain-lain Pisang pula dapat dibuktikan bisa turunkan depresi. Hal semacam ini dibuktikan dari kandungan triptofan yang banyak ada pada pisang. Triptofan ini lalu bakal dikonversi jadi serotonin yang bertindak semacam neurotransmitter untuk menyajikan rasa suka. Kecuali itu, mengonsumsi pisang dapat dibuktikan bisa menghindar keram waktu serta setelah berolahraga. Bahkan juga di Jepang, pisang jadikan semacam menu diet untuk turunkan berat tubuh yang di kenal dengan arti ‘Morning banana diet’. Di bawah ini paparannya :  Baca juga : Melalui Makanan Cegahlah Penuaan Dini Pisang untuk Turunkan Berat Tubuh Walau banyak terkandung karbohidrat, di Jepang pisang diakui bisa jadi satu diantara jalan untuk lakukan diet. Diet dengan pisang ini kerap dikatakan dengan ‘Morning banana diet’. Pada morning banana diet ini orang diperbolehkan untuk mengonsumsi pisang semacam sarapan mereka. Menu makan siang serta makan malam tak ditetapkan, tetapi untuk makanan selingan atau makanan ringan pula mesti konsumsi pisang saja. Dalam diet ini, orang tak diperbolehkan untuk makan kian lebih jam 8 malam serta mesti tidur saat sebelum tengah malam. Diet ini diakui bisa turunkan berat tubuh dalam kurun saat yang cukup singkat. Menurut peneliti, hal semacam ini bisa karena sebab berbagai hal : Pisang adalah sumber serat yang amat baik. Serat ini bisa perpanjang rasa kenyang serta ‘mendorong’ kalori menuju system pencernaan saat sebelum diserap oleh tubuh. Resistant starch (pati serta produk-produknya yang lolos dari proses pencernaan di usus halus serta masuk ke usus besar) yang diketemukan pada pisang diakui bisa tingkatkan pembakaran lemak sampai 20-25%.