Waktu Posting : 24-05-2014 08:33 | Dibaca : 3194x
Bersin, kulit memerah, kulit gatal, bengkak-bengkak, dan asma. Gejala-gejala itu adalah salah satu yang timbul akibat alergi. Sebenarnya, alergi bisa sembuh atau tidak, ya? Pertanyaan itu sering terlintas di benak mereka yang memiliki alergi pada satu atau bahkan beberapa hal. Respon tubuh akibat alergi biasanya akan membuat kegiatan sehari-hari tidak lagi nyaman dijalani. Efeknya juga membuat kerepotan orangtua yang memiliki anak beralergi.
Menurut dokter spesialis kulit, R. Amir Hamzah, bila seseorang memiliki bakat alergi (atopi), bakat tersebut akan selalu ada di dalam tubuhnya. Saat pencetusnya berada dekat dengannya, maka alergi pun muncul. Alergi tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dicegah dan dihindari faktor pemicu alerginya.
Saat reaksi alergi muncul, bentuknya bervariasi dari yang ringan seperti kaligata atau biduran sampai reaksi shock anafilaktik. Penyakit alergi di berbagai negara di dunia meningkat pesat selama dua dekade terakhir. Alergi adalah gejala klinis yang disebabkan oleh reaksi berlebihan atau hipersensitif dari sistem kekebalan tubuh seseorang terhadap masuknya bahan-bahan yang bersifat imunogenik atau antigenik.
Baca juga : Obat Herbal Tradisional Penyakit Diare
Bahan-bahan yang dapat menyebabkan alergi disebut sebagai alergen yang dapat berasal dari dalam tubuh sendiri ataupun lingkungan. Penyakit atopik yang sering terjadi antara lain dermatitis atopik (DA), alergi obat, alergi makanan, alergi terhadap alergen hirup, urtikaria (kaligata/biduran), dan angiodema (bengkak di tubuh, terutama mata atau bibir).
Keringat memang dapat merangsang gatal pada orang-orang yang memiliki DA. Namun, mekanisme yang mendasarinya belum diketahui. Pada sebuah penelitian dikemukakan bahwa penderita DA sensitif terhadap zat yang terdapat pada keringat itu sendiri yaitu antigen autolog pada keringat. Tubuh akan melepaskan zat histamin sebagai respons terhadap antigen tersebut melalui mekanisme hipersensitivitas.
Bila Anda memiliki alergi, terapi yang paling tepat dan utama adalah menghindari faktor pencetus yang menyebabkan alergi. Obat-obat pun dapat diberikan untuk membantu mengurangi gejala alergi. Pada anak-anak, seiring bertambahnya usia, terkadang alergi akan berkurang terutama pada makanan.
Baca juga : Cegah Myasthemia Grafis dengan Obat Herbal
Untuk mengatasi alergi, sebaiknya berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui jenis alergi, melakukan tes alergi, dan mendapatkan terapi. Namun, hal utama yang perlu dilakukan apabila kita tahu menderita alergi adalah menghindari faktor-faktor yang dapat mencetuskan reaksi alergi. Bila didiamkan, alergi itu dikhawatirkan dapat menimbulkan gangguan klinis pada berbagai organ tubuh seperti kulit, mata, dan saluran pernapasan. Dampak lanjutannya pun bisa muncul seperti lecet, jaringan parut, atau infeksi akibat garukan karena rasa gatal.
Alergi dapat pula mengganggu sistem susunan saraf pusat yang dapat mengganggu perkembangan dan perilaku seseorang. Selain itu, dampak alergi dapat menurunkan kualitas hidup, mengganggu pekerjaan, menimbulkan rasa malu, serta sulit konsentrasi. Pada anak-anak, dampak alergi itu dapat mengganggu proses belajar.
Namun, yang benar-benar butuh dikerjakan ialah mengidentifikasi aspek pemicunya. Sesudah itu, menaikkan ketahanan badan, seperti olahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, serta pastinya konsumsi makanan atau minuman kesehatan, satu diantaranya ialah Ultra Mangosteen. Ultra Mangosteen ini terbuat berbahan alami ekstrak kulit buah manggis serta daun sirsak. Dalam kulit buah manggis ada xanthone. Dengan cara khusus, manfaat utama xhantone itu ialah semacam antioksidan, yaitu semacam pelindung sel pada sistem oksidasi atau penuaan sel. Bahan aktifnya membuat perlindungan sel serta kurangi rusaknya sel disebabkan radikal bebas. Kecuali itu, ia juga bermanfaat semacam antibakteri, antikanker, serta antiradang. Beragam riset diluar negeri menuturkan, kulit buah manggis yang telah masak memiliki kandungan polyhydroxy-xanthone yang disebut derivat mangostin serta beta-mangostin. Senyawa-senyawa ini ialah turunan xanthone yang dalam badan bertindak semacam antikanker, antipenuaan awal serta antialergi.
15-07-2016 23:17
Perempuan harus menunjukkan sikap tidak suka bila pacar sampai berani memegang payudara apalagi bagian vagina. Terlalu sering memegang payudara, jelas Dr Boyke, bisa merangsang terjadinya kanker payudara. "Bila terlalu kencang pegangnya, bisa menimbulkan trauma," kata Boyke. Baca juga : Penyakit Akibat Telat Makan Sementara kalau mereka sampai berani memegang vagina pasangannya, bisa menimbulkan keputihan karena jari belum tentu bersih. Tak jarang sampai terjadinya infeksi, dan berisiko sulit punya anak. "Kalau jari sampai masuk bisa merobek selaput darah. Belum berhubungan seks sudah sobek, bayangkan saja. Bahkan ada sampai yang berdarah," kata Dr Boyke. "Di sinilah perempuan harus berani tegas mengatakan 'tidak'," kata Dr Boyke. Baca juga : Pikir Dulu Sebelum Pasang Tato Dr Boyke menyarankan agar perempuan menggunakan celana panjang jeans agar tangan pasangannya tidak ke mana-mana. "Kalau cuma pegang tangan, peluk sayang, itu merupakan ungkapan dari bahasa cinta. Kalau lebih dari itu, perempuan yang harus tegas. Bilang saja geli atau jujur bilang tidak suka," Dr Boyke menekankan.
21-06-2014 07:07
Kita hidup di zaman saat media sosial seperti Facebook, Twitter, YouTube, serta yang lain jadi sisi dalam hidup. Untuk beberapa orang, media sosial juga jadi sisi utama yang tidak cuma dipakai semacam hiburan tetapi semacam perpanjangan diri mereka untuk sharing pikiran, masa lalu, serta juga perasaan didunia maya. Dengan peran yang cukup besar yang didapatkan pada media baru ini, beberapa orang tidak mengerti efek dari media sosial pada hidup mereka, satu diantaranya pada kesehatan mental. Sudah banyak riset yang membuka kaitan pada media sosial dengan kesehatan mental. Di bawah ini ialah cara-cara media sosial dapat memengaruhi serta mengakibatkan kerusakan kesehatan Anda: 1. Terasa senantiasa kekurangan Media sosial dapat jadi arena pamer untuk pemakainya. Dengan cara tidak sadar terkadang Anda juga juga bakal membanding-bandingkan diri dengan citra yang di buat rekan Anda di media sosialnya. Memperhatikan orang lain lebih bahagia serta berhasil dengan hidupnya dapat bikin Anda terasa serba kekurangan serta tak sebagus mereka. Riset membuka bahwasanya kerap memperbandingkan diri dengan rekan di media sosial bakal mengakibatkan robohnya rasa yakin diri serta tidak tidak sering mengakibatkan stres atau depresi. Baca juga : 5 Kebiasaan yang Bisa Cegah Obesitas bagi Wanita Kantor 2. FOMO FOMO (Fears of Missing Out) ialah satu diantara efek dari biasanya memakai media sosial. FOMO adalah arti yang dipakai untuk menyebutkan ketakutan bakal ketinggalan info atau peluang berhubungan. Media sosial berikan akses yang terbuka untuk hubungan dengan adanya banyak orang. Tetapi saat pemakaian serta perannya terlalu berlebih, seorang bakal terasa terikat dengan media sosial lantaran takut melupakan peluang berhubungan dengan rekannya. Tidak heran bila beberapa orang yang terasa 'menempel' pada media sosialnya serta terasa tidak nyaman bila tidak mengecek media sosial tiap-tiap jam. 3. Takut sendirian Sesudah menggunakan banyak waktunya di media sosial, seorang bakal terasa kesepian. Media sosial tawarkan hubungan yang tidak terbatas. Aktif di media sosial seakan bikin Anda tidak sempat sendirian serta senantiasa dikelilingi oleh orang yang 'memperhatikan' Anda. Karenanya, terlampau banyak memakai media sosial bakal menyebabkan rasa takut sendirian. Anda bakal mulai susah menggunakan saat sendiri serta takut terasa sendirian. Baca juga : 8 Manfaat Sehat dari Minyak Ikan yang Sebaiknya Anda Tahu 4. Lepas dari kehidupan nyata Beberapa orang yang memakai jati diri mereka didunia maya serta media sosial selaku deskripsi yang ideal terhadap diri mereka serta kehidupan mereka. Sering kali mereka melakukan banyak usaha pada profil didunia maya sampai mereka sendiri terasing dari kehidupan mereka yang sebenarnya. Beberapa orang sejenis ini umumnya kesusahan untuk berhubungan dengan cara segera didunia riil. Mereka bakal terasa canggung serta kuatir, tetapi bakal jadi benar-benar nyaman saat berhubungan didunia maya. 5. Kecanduan Seluruh persoalan diatas selanjutnya bakal mengerucut pada satu persoalan yang paling beresiko, yakni kecanduan media sosial. Hasrat kita untuk selalu log in serta memakai media sosial selanjutnya bakal menyebabkan titik pada otak yang terkait dengan kecanduan. Tiada di sadari Anda pada akhirnya bakal jadi kecanduan serta mempunyai ketergantungan untuk selalu memakai media sosial. Demikianlah beberapa persoalan psikologis serta kesehatan mental yang dapat dikarenakan oleh adanya media sosial. Pakai media sosial dengan cara seperlunya serta sesuai sama keperluan Anda. Jangan sempat aktivitas di media sosial malah semakin banyak konsumsi saat Anda dibanding dengan kebutuhan didunia riil. Terdapat beberapa kesibukan lain yang lebih bermanfaat di banding dengan 'nongkrong' tiada maksud di media sosial.
11-06-2014 19:07
Bersamaan dengan pemanasan global yang berlangsung akhir-akhir ini, serta bikin matahari bercahaya dengan amat terik. Keadaan ini dapat bikin kulit Anda terbakar. Tetapi, apakah Anda mesti ada didalam rumah selalu untuk hindari paparan cahaya matahari yang bisa membakar kulit Anda? Pastinya tidak kan? Pasalnya Anda mesti terus bekerja serta mengerjakan sebagian kesibukan diluar rumah. Tetapi, bagaimana bila kulit Anda terbakar disebabkan terkena secara langsung cahaya matahari? Nah, sejumlah panduan di bawah ini dapat Anda kerjakan untuk menjaga kulit terbakar lantaran cahaya matahari. Air Dingin Kulit yang terbakar disebabkan terkena cahaya matahari pada intinya ialah satu reaksi inflamasi (reaksi radang) yang berlangsung pada kulit serta satu diantara langkah paling gampang untuk mengobatinya ialah dengan mendinginkan sisi yang mengalami peradangan. Anda dapat mengompresnya dengan air dingin, atau Anda dapat segera melompat ke dalam kolam renang untuk mendinginkannya. Tetapi, Anda butuh waspada bila kolam renang itu memiliki kandungan zat klorinasi, lantaran klorinasi bakal bikin kulit yang terbakar makin iritasi. Baca juga : Ini Dia Manfaat Tertawa Bagi Kesehatan Baking Soda serta Oatmeal Baking Soda serta oatmeal ialah satu diantara bahan yang bisa bikin kulit Anda yang terbakar makin membaik. Langkahnya ialah dengan menuangkan satu sendok makan baking soda kedalam bak mandi atau bathtube yang penuh air, lalu rendamlah badan Anda kira-kira 10 menit untuk menolong meminimalkan rusaknya kulit disebabkan cahaya matahari. Kecuali itu, Anda dapat juga memberikan oatmeal waktu mandi yang berperan untuk menjaga kelembapan kulit serta kurangi iritasi. Tetapi, janganlah gosok kulit dengan handuk waktu usai mandi. Usaplah dengan cara perlahan-lahan, untuk hindari gesekan yang terlampau keras pada kulit yang iritasi. Lidah Buaya Kecuali untuk menyuburkan rambut, lidah buaya nyatanya telah benar-benar populer berguna untuk menyembuhkan asam lambung. Langkahnya gampang, Anda bisa mengambil daging daun lidah buaya yang berwarna putih 3-4 kali sampai lendir yang menempel menyusut. Sesudah itu rebus daging lidah buaya sampai mendidih. Untuk menyingkirkan rasa pahit Anda bisa memberikan madu semacam pemanis. Chamomile Teh chamomile berperan untuk bikin tenang serta rileks orang yang meminumnya. Tak cuma itu saja, chamomile dapat juga menyembuhkan kulit yang iritasi disebabkan terbakar cahaya matahari. Langkahnya ialah dengan menyeduh teh chamomile, sesudah dingin rendam kain sampai menyerap air teh, lalu tempelkan kain itu di bagian kulit yang iritasi. Tetapi, bila Anda alergi pada serbuk sari kemungkinan Anda tak dapat memakai langkah tersebut, lantaran mungkin menyebabkan alergi Anda. Baca juga : Vertigo, Kenalilah Penyebabnya Pakai Baju Longgar Memakai baju longgar bisa kurangi gesekan pada kulit serta baju yang dapat bikin iritasi makin jelek. Kulit adalah sisi terluas dari badan Anda, oleh karenanya berikanlah sebagian area untuk kulit agar bisa bernafas dari baju yan terlampau ketat. Bahan baju seperti katun bisa dipakai waktu Anda keluar dari rumah, lantaran kecuali bisa membuat perlindungan kulit dari paparan cahaya matahari dengan cara segera, baju bernbahan katun bisa menyerap keringat. Konsumsi Lebih Banyak Air Putih Mengkonsumsi air putih semakin banyak dari lazimnya bakal menolong melindungi kelembapan kulit. Bila kulit sudah berjuang melawan cahaya matahari yang menyebabkan kulit jadi terbakar, maka Anda juga butuh membuat perlindungan kulit dari dalam dengan konsumsi air putih yang cukup untuk melindungi kelembapan kulit itu. Pakai Pelembab Dengan berbagai penyembuhan yang sudah dibicarakan di muka, Anda masih butuh memakai pelembab. Hal semacam ini untuk mencegah kulit terkelupas. Anda dapat memoleskan pelembab (body lotion) dengan cara teratur serta jauhi pelembab yang memiliki kandungan pewarna atau aroma yang malah bisa bikin kulit makin iritasi.