Cara Memanfaatkan Potasium Untuk Kesehatan Jantung

Additional Image

Waktu Posting : 14-05-2016 18:42 | Dibaca : 2061x

Potasium adalah satu diantara mineral utama yang diperlukan oleh badan kita. Dengan konsumsi potasium yang jitu, banyak penyakit jadi malas hinggap di badan. 

Potasium dibutuhkan untuk keseimbangan cairan pada badan, memecah serta memakai karbohidrat, bangun protein, membuat otot, melindungi perkembangan badan yang normal, serta mengontrol keseimbangan asam-basa badan ataupun kegiatan listrik di jantung. Bahkan juga karena mineral yang dikatakan pula semacam kalium ini, jantung, ginjal, serta organ badan lain dapat berperan dengan cara normal. Kecuali beragam faedah itu, potasium nyatanya pula sangat bermanfaat untuk menghindar beragam penyakit jantung, pembuluh darah, serta beragam penyakit yang lain. 

Tekanan darah tinggi 

Potasium berbentuk suplemen di duga dapat turunkan tekanan darah terlebih untuk mereka yang konsumsi makanan dengan kandungan garam tinggi. Bahkan juga, konsumsi makanan berpotasium pula disangka bisa menolong menghindar tekanan darah tinggi. 
 
Baca juga : 5 Cara Mudah Mendongkrak Energi

Penyakit jantung 

Suatu riset mengungkap kalau mengkonsumsi 4.069 mg potasium/hari bisa turunkan resiko kematian akibat penyakit jantung iskemik atau koroner sampai 40%. Kondisi hipokalemia, dimana pasien kekurangan kandungan kalium didalam badannya, di duga mempunyai peranan atas terjadinya kematian akibat aritmia jantung, pada pasien yang memanglah telah mempunyai permasalahan dengan jantungnya. Aritmia ialah keadaan dimana detak jantung tak teratur hingga kemampuannya memompa darah ke semua badan hilang serta ini menyebabkan kematian. 

Stroke 

Konsumsi makanan yang memiliki kandungan potasium disangka bisa menolong turunkan resiko stroke, terlebih stroke iskemik (stroke lantaran ada gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah). Seandainya diimbangi dengan kurangi konsumsi sodium, lemak jenuh, serta kolesterol. 

Menyetabilkan denyut jantung 

Satu diantara aspek resiko fibrilasi atrium (detak jantung tak teratur) ialah sangat banyak atau sangat sekurang-kurangnya konsumsi potasium pada badan. Kondisi hipokalemia, dimana pasien kekurangan kandungan kalium didalam badannya, disangka bertindak atas terjadinya kematian akibat aritmia jantung, pada pasien yang memanglah telah mempunyai permasalahan dengan jantungnya. Aritmia ialah keadaan dimana detak jantung tak teratur hingga kemampuannya memompa darah ke semua badan hilang serta ini menyebabkan kematian. Oleh karenanya, konsumsi penganan kaya potasium sehari-hari amat utama untuk melindungi denyut jantung jadi stabil. 

Kesehatan tulang 

Studi tunjukkan kalau konsumsi makanan kaya potasium disangka bisa menghindar osteoporosis, terutama di lingkungan wanita lansia. Potasium pula disangka dapat tingkatkan kepadatan tulang. Tetapi, masihlah diperlukan riset selanjutnya untuk menunjang pernyataan itu. 

Radang saluran pencernaan 

Pada badan pasien radang saluran pencernaan, nutrisi kerapkali susah diserap. Ini lantaran ada gejala diare maupun muntah-muntah. Dokter juga peluang bakal mengecek kandungan potasium pada badan serta mereferensikan untuk konsumsi makanan berpotasium. 
 
Baca juga : Inilah Olahraga untuk Menjaga Kesehatan Paru-paru Anda  

Batu ginjal 

Konsumsi makanan mengandung potasium disangka dapat turunkan kandungan kalsium dalam urine. Berlebihannya tingkat kalsium dalam urine adalah penyebabnya paling umum penyakit batu ginjal kalsium. 

Anda dapat memperoleh beragam faedah potasium itu dengan konsumsi sumber-sumbernya seperti pisang, susu, ikan, kerang, sapi, ayam, kalkun, roti, kentang, ubi, bayam, tomat, kedelai, kacang merah, kacang almond, buah apricot, jeruk, brokoli, kiwi, nanas, wortel, sayuran berdaun hijau, gandum utuh, alpukat, bit, jamur, yogurt, pir, mangga, kacang pistachio, kismis, anggur, serta lain sebagainya. 

Tetapi hati-hati, jangan pernah terlalu berlebih atau bahkan juga kekurangan dalam mengkonsumsi potasium. Badan Kesehatan Dunia atau WHO mereferensikan konsumsi potasium sekurang-kurangnya 3. 510 mg sehari-hari. Bila terlalu berlebih, bisa menyebabkan denyut jantung yang tak normal, fungsi ginjal lebih buruk, serta infeksi berat. Sedang kekurangan potasium dapat mengakibatkan otot melemah, denyut jantung tak teratur, tekanan darah sedikit naik, muntah, diare, atau masalah ginjal. 

Potasium benar-benar utama untuk badan, namun janganlah lupa untuk memelihara konsumsi nutrisi yang lain supaya selalu seimbang serta menyajikan faedah sebesar-besarnya untuk badan.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
2 Penyebab Vagina Bau Dan Cara Merawat Kebersihannya

22-03-2016 19:10

2 Penyebab Vagina Bau Dan Cara Merawat Kebersihannya - Vagina bau tak cuma bisa bikin seseorang wanita tak yakin diri, tetapi pula dapat jadi sinyal ada permasalahan dengan kesehatan vagina. Bau vagina seseorang wanita bisa tidak sama didalam satu siklus menstruasi. Anda pula tak usah cemas bila vagina Anda merasa bau sesudah lakukan kegiatan yang berkeringat. Walau demikian, vagina bau yang dibarengi dengan gejala lain butuh diwaspadai. Lantaran, itu berarti ada permasalahan pada kesehatan daerah kewanitaan Anda.  Kenali Penyebabnya Vagina Bau  Melindungi kesehatan serta kebersihan daerah kewanitaan atau vagina ialah hal yang utama. Kenali berbagai penyebabnya vagina bau berikut ini, serta bermacam gejala yang lain, manfaat tahu apakah bau pada vagina beresiko atau tak.    Baca juga : Inilah 5 Penyebab Menstruasi Tak Lancar dan Cara Mengatasinya   Vaginosis bakterialis  Pada intinya vagina memanglah memiliki kandungan satu tipe bakteri. Bakteri ini ada didalam rongga vagina normal serta berperan membuat perlindungan vagina dengan bikin situasi asam. Tetapi pada vaginosis bakterialis, jumlah bakteri normal sekan-akan menyusut hingga keasaman vagina alami penurunan serta bakteri spesifik malah alami penambahan. Berlangsung tidak seimbangan bakteri atau kimia didalam vagina. Vagina bau adalah satu diantara gejala yang nampak dari keadaan ini. Bila Anda alami vaginosis bakterialis, vagina bakal berbau amis atau seperti bau ikan sesudah lakukan jalinan intim. Kecuali itu, vagina bakal keluarkan keputihan berwarna abu-abu atau putih, yang berair serta/atau encer.    Trichomoniasis  Keadaan ini dikarenakan oleh parasit protozoa, serta adalah satu diantara penyakit menular seksual. Penularan penyakit ini bisa lewat jalinan pada penis dengan vagina atau vagina dengan vagina. Walau penyakit ini bisa sembuh, tetapi tak tutup peluang penyakit ini bakal kambuh lagi. Timbulnya penyakit ini kadang-kadang tak diakui oleh pasien, hingga menyebabkan peluang untuk menularkan pada orang lain. Gejala yang mungkin saja nampak diantaranya, vagina berbau tak enak atau busuk, vagina memerah, gatal, kerap terasa hendak buang air kecil, tak nyaman waktu buang air kecil, keputihan berwarna hijau atau kuning, dan pembengkakan di sekitaran selangkangan.    Kecuali berbagai hal diatas, walau tidak sering berlangsung atau termasuk tak umum berlangsung, penyebabnya munculnya vagina bau yang lain diantaranya ialah kanker vagina, kanker serviks, fistula rektovaginal.  Sayangi Daerah Kewanitaan Anda  Kurangnya melindungi kebersihan daerah kewanitaan pula dapat jadi penyebabnya munculnya vagina bau. Jagalah kebersihan daerah kewanitaan Anda dengan berbagai jalan berikut ini.  Jagalah kebersihan Miss V dengan benar  Cermati pemakaian pembalut. Bila Anda tengah dalam saat menstruasi, ingatlah untuk rajin ganti pembalut Anda dengan yang baru. Jauhi memakainya sepanjang sepanjang hari. Ingat pula untuk hindari pemakaian panty liners atau semacamnya bila tak tengah menstruasi. Lantaran pembalut atau panty liners bisa tingkatkan kelembaban pada daerah kewanitaan. Keadaan berikut yang bisa mengakibatkan masalah kesehatan pada vagina Anda. Kecuali itu, sesudah buang air besar, sebisa-bisanya jauhi mengusap dari belakang ke depan. Supaya bakteri yang ada di sekitaran anus tak masuk kedalam vagina. Ingatlah untuk mengusap dari depan ke belakang. Jalan ini pula bisa turunkan resiko infeksi kandung kemih.    Cermati kelembaban Miss V  Anda pula butuh melindungi sisi kewanitaan Anda tetaplah kering, serta pakai bahan yang nyaman seperti dalaman memiliki bahan katun. Jauhi memakai celana ketat untuk hindari meningkatnya kelembaban pada daerah kewanitaan yang bisa menyebabkan infeksi serta berkumpulnya bakteri.    Baca juga : Cara Mengembalikan Kualitas Hidup dengan Terapi Stroke     Jauhi cairan pembersih vagina  Vagina bau memanglah dapat bikin seseorang wanita jadi kurang yakin diri. Kadang-kadang cairan pembersih vagina dengan bermacam aroma juga jadi pilihan. Sayangnya, nyatanya cairan ini malah dapat mengacaukan kesehatan serta keseimbangan pH (situasi asam atau basa) pada vagina, yang wajarnya sekitar di angka 3, 8 – 4, 5. Cairan ini pula dapat menyebabkan infeksi bakteri didalam vagina. Tak cuma itu, bila bau pada vagina Anda nyatanya dikarenakan oleh bakteri atau masalah kesehatan vagina yang lain, cairan ini tak bisa menolong dalam mengobati permasalahan itu. Tetapi cuma menyingkirkan bau.    Kecuali berbagai hal diatas, manfaat melindungi kesehatan serta kebersihan daerah kewanitaan, jauhilah sex bebas. Lantaran lewat fasilitas ini, bakteri yang beresiko bisa mengintai Anda. Hingga pada akhirnya menyebabkan herpes, gonorea, HIV, klamidia, sifilis, serta kutil kelamin.  Vagina adalah organ badan yang amat utama untuk tiap-tiap wanita. Jaga kesehatannya dengan memerhatikan kebersihannya. Tangkal vagina bau yang dibarengi dengan gejala lain dengan mencegah berbagai hal yang bisa menyebabkan bakteri atau infeksi. Bila vagina bau yang Anda alami dibarengi dengan gejala yang lain, janganlah malu atau malas untuk bertanya pada dokter. Dengan mendiamkannya demikian saja malah dapat membahayakan kesehatan organ kewanitaan Anda.

Featured Image
Mengenal Penyebab Xerostomia (Mulut Kering) Dan Cara Mencegahnya

01-07-2014 09:29

Xerostomia atau yang lebih di kenal dengan mulut kering, bukan merupakan satu jenis penyakit. Xerostomia adalah tanda-tanda dari beragam penyakit atau keadaan kesehatan yang lain. Keadaan ini mengakibatkan produksi air liur jadi menyusut atau malahan tiada sepenuhnya. Air liur berperan untuk membasahi mulut, menolong menelan, serta mencicipi makanan. Air liur pula menolong mencegah pembentukan plak gigi yang dikarenakan oleh makanan. Kecuali itu, air liur pula menolong menetralkan asam mulut yang membahayakan enamel gigi. Xerostomia bisa berlangsung lantaran berbagai hal. Tersebut di bawah ini ialah 5 pemicu paling umum yang kerap menyebabkan xerostomia : 1. Efek Samping Obat Obat-obatan adalah pemicu paling umum terjadinya xerostomia. Beberapa ratus obat bisa mengakibatkan mulut kering. Terhitung salah satunya ialah obat pembasmi rasa sakit, obat-obatan untuk depresi, obat flu, obat kejang otot, serta obat alergi. Orang lansia kerap minum banyak obat-obatan, terhitung obat yang barangkali dapat mengakibatkan mulut kering. Oleh karenanya, banyak dari mereka yang alami keadaan mulut kering.   Baca juga : Waspadai Stroke di Usia Muda 2. Komplikasi dari Penyakit serta Infeksi Berbagai penyakit terkait dengan mulut kering. Salah satunya ialah diabetes, anemia, cystic fibrosis, rheumatoid arthritis, desakan darah tinggi, serta infeksi HIV. Xerostomia pula berlangsung pada sindrom Sjogren. Pada keadaan ini, antibodi badan menyerang kelenjar saliva serta kelenjar air mata. Berbagai infeksi virus, seperti penyakit gondok, pula merubah produksi air liur serta mengakibatkan xerostomia. 3. Dehidrasi Tiap-tiap keadaan yang mengakibatkan hilangnya cairan badan pula bisa mengakibatkan xerostomia. Keadaan ini terhitung demam, keringat terlalu berlebih, muntah, diare, kehilangan darah, atau kehilangan air lewat kulit lantaran luka bakar. 4. Terapi Radiasi Xerostomia ialah efek samping yang umum berlangsung lantaran terapi radiasi untuk menyembuhkan kanker di kepala serta leher. 5. Operasi Pengangkatan Kelenjar Ludah Bila berlangsung pembengkakan yang besar pada kelenjar ludah, operasi pengangkatan kelenjar barangkali mesti dikerjakan. Bila kelenjar ludah diangakat, maka sudah pasti produksi air liur bakal berhenti. Mulut kering ialah keadaan yang merubah seputar satu dari empat sampai lima orang dewasa, terlebih wanita. Mulut kering (xerostomia) dikarenakan terlebih lantaran kurangnya air liur untuk melindungi mulut terus basah. Berlangsung penurunan sekresi air liur dari kelenjar ludah, hingga mengakibatkan keadaan ini. Xerostomia biasanya berlangsung pada umur dewasa muda (seputar 20 tahun) serta umur lanjut (60-80 tahun). Tersebut ialah 6 tanda-tanda umum dari xerostomia : 1. Perasaan lengket serta kering di mulut serta lidah 2. Bibir pecah-pecah 3. Kesusahan dalam mengunyah, menelan, rasakan, atau berbicara 4. Mulut luka 5. Bau napas tidak enak 6. Gigi palsu yang jadi jadi tak nyaman   Baca juga : Mengenal 8 Jenis Penyakit Peredaran Darah Air liur menolong dalam mengunyah, menelan serta mengolah makanan. Air liur pula membuat perlindungan gigi dari pembusukan dengan jalan membersihkan bekas makanan, gula serta asam yang dihasilkan oleh bakteri. Saat kekurangan air liur, seperti dalam keadaan mulut kering, maka keadaan ini bisa mengakibatkan resiko kesehatan semacam ini: 1. Kurang air liur bakal turunkan pH mulut (mulut semakin asam) hingga menambah resiko rusaknya gigi, penyakit gusi, bau mulut, serta infeksi mulut. 2. Beberapa hal yang bisa diakibatkan oleh adanya mulut kering antara lain susah dalam mengunyah, menelan dan berbicara, gigi palsu jadi longgar, rasa terbakar, penurunan kepekaan akan rasa makanan, sakit mulut dan tenggorokan. Langkah tersebut bisa mencegah keadaan mulut kering atau xerostomia : 1. Tidur dengan mulut terbuka mengakibatkan mulut kering pada pagi hari. Sebisa-bisanya bernapaslah dengan hidung saat tidur. 2. Memakai buatan pencegah mulut kering. Untuk lebih aman, tanyakan dengan dokter tentang buatan yang paling jitu. 3. Melindungi kebersihan mulut. Sikat gigi serta berkumur dengan cara teratur. Pakai juga benang gigi (dental floss). 4. Minum air sekurang-kurangnya 8 gelas /hari. 5. Jauhi konsumsi kafein serta alkohol

Featured Image
Manfaat Luar Biasa Buah Pepaya untuk Kesehatan Tubuh

14-07-2023 09:27

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan tubuh adalah dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi, seperti buah-buahan, dan pepaya adalah buah yang sangat umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Buah pepaya mengandung beragam nutrisi yang baik bagi tubuh, seperti : Vitamin, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K Serat Kalsium Potasium Folat Magnesium Selain beragam vitamin dan mineral di atas, pepaya juga mengandung beragam antioksidan, seperti likopen. Di samping buahnya yang berutrisi, bunga pepaya juga dipercaya memiliki beragam nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan . Ragam Manfaat Pepaya Sebagian orang mungkin mengenal pepaya hanya sebagai buah yang dapat melancarkan pencernaan saja. Padahal, sebenarnya ada beragam manfaat lain dari buah pepaya dan baik untuk kesehatan tubuh, antara lain : Menjaga kesehatan mata Buah pepaya diketahui mengandung vitamin A yang baik untuk mata. Selain itu, kandungan vitamin A dalam buah ini juga dapat menurunkan risiko terjadinya gangguan penglihatan yang berkaitan dengan pertambahan usia, seperti degenerasi makula. Memelihara kesehatan rambut dan kuku Ragam vitamin dan mineral yang terkandung di dalam buah pepaya dipercaya dapat meningkatkan pertumbuhan rambut dan kuku. Buah dengan daging berwarna jingga ini bahkan bisa diolah menjadi masker rambut untuk menyuburkan dan melebatkan rambut. Memulihkan kulit yang terbakar sinar matahari Pepaya mengandung zat antioksidan yang bernama likopen. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung likopen dapat menjaga kesehatan kulit. Hal ini karena likopen dapat menangkal kerusakan sel akibat paparan sinar matahari dan mengurangi kulit kemerahan akibat terbakar sinar matahari. Melancarkan pencernaan Manfaat pepaya yang satu ini tentu tidak asing lagi. Hal ini karena pepaya mengandung tinggi serat dan enzim papain yang membuat protein lebih mudah dicerna. Penelitian mengungkapkan bahwa rutin mengonsumsi pepaya diketahui dapat meredakan konstipasi dan perut kembung. Menjaga kesehatan jantung Kandungan vitamin C dan likopen di dalam pepaya, menjadikan buah ini sebagai salah satu makanan yang baik untuk mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, kandungan antioksidan dalam pepaya juga dapat meningkatkan efek kolesterol baik (HDL) yang ada dalam tubuh. Menjaga kesehatan kulit Berbagai nutrisi dalam pepaya mampu membuat kulit tetap sehat dan terlihat muda. Misalnya, enzim papain yang dapat melembutkan kulit serta vitamin A dan C yang mengurangi kerutan dan memudarkan bintik hitam. Tak hanya itu, kandungan vitamin C juga berfungsi untuk membantu tubuh memproduksi kolagen yang dapat mengurangi keriput di kulit. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh Kaya akan kandungan vitamin A, vitamin C, dan vitamin E membuat pepaya menjadi salah satu buah yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan demikian, Anda akan terhindar dari penyakit infeksi, seperti pilek dan flu. Selain beberapa manfaat di atas, buah pepaya juga dapat mengurangi risiko terkena kanker. Hal ini berkat kandungan antioksidan likopen yang mampu menangkal radikal bebas penyebab kanker. Tak hanya buahnya, daun dari pohon pepaya juga baik untuk dikonsumsi, terutama jika Anda sedang menderita penyakit demam dengue. Daun pada buah pepaya dipercaya dapat meningkatkan trombosit lebih cepat. Untuk mendapatkan beragam manfaat pepaya bagi kesehatan tubuh, konsumsilah buah ini secara rutin, misalnya sebagai camilan atau pencuci mulut setelah makan. Dan bagi Anda yang ingin mengetahui lebih banyak mengenai informasi kesehatan, gadget , dunia otomotif maupun lainnya, kunjungi situs https://www.ireschannel.my.id/.

...